» Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat » Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) » Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia » Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan » Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Afrika
24-12-2013
Militer Sudan Selatan Kehilangan Kendali Atas Bantiu

Militer Sudan Selatan, Senin (23/12), mengakui kehilangan kendali atas Bantiu, ibu kota negara bagian penghasil minyak, demikian laporan media setempat.


22-12-2013
Tiga Pesawat AS Ditembaki di Sudan Selatan

Tiga pesawat Amerika Serikat disambut serangan dari pasukan tidak dikenal Sabtu ketika mencoba mengevakuasi warga Amerika di negara yang sedang dilanda konflik spiral, Sudan Selatan.


17-12-2013
Mantan Wapres Pimpin Kudeta di Sudan Selatan

Tentara yang membangkang dan dibantu politisi melakukan upaya kudeta di Sudan Selatan dipimpin seorang mantan wakil presiden, kata Menteri Luar Negeri Barnaba Marial Benjamin, Senin (17/12).


14-12-2013
Kenya-Somalia
Bom Meledak di Perbatasan Kenya-Somalia

Bom kembar menghantam kota Wajir, Kenya dekat perbatasan Somalia, Jumat malam. Akibat kejadian itu seorang tewas dan tiga lainnya luka parah, kata polisi.


04-12-2013
Mampukah Delegasi UE Mereduksi Krisis Mesir?

Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton, yang saat ini berada di Mesir, mengungkapkan kekhawatirannya atas krisis di negara itu. Dikatakannya bahwa penggunaan kekerasan dan berlanjutnya penahanan warga akan menghalau perwujudan demokrasi.


27-11-2013
900 orang tewas dalam pertempuran Kongo sejak Mei

Pertempuran antara militer Republik Demokratis Kongo (DRC) dan pemberontak M23 menewaskan lebih dari 900 orang di wilayah timur yang bergolak, sebelum kelompok gerilya itu dikalahkan, kata seorang pejabat militer senior kepada AFP, Senin.


22-11-2013
38 Mahasiswa Al-Azhar Divonis 18 Bulan Penjara

Sebuah pengadilan di Kairo telah memvonis hukuman penjara terhadap puluhan mahasiswa Universitas al-Azhar karena bergabung dalam unjuk rasa mendukung Muhammad Mursi, Presiden teguling Mesir.


21-11-2013
Nigeria Perpanjang Keadaan Darurat di Wilayah Bergolak

Anggota-anggota majelis rendah parlemen Nigeria hari Rabu menyetujui permintaan Presiden Goodluck Jonathan memperpanjang keadaan darurat di wilayah bergolak timurlaut selama enam bulan lagi untuk mengatasi kekerasan militan.


18-11-2013
Oposisi Mesir Bersikeras Menuntut Mursi Dikembalikan ke Jabatannya

Seorang pemimpin Aliansi Nasional untuk Mendukung Legitimasi Mesir bersikeras menekankan kembalinya Muhammad Mursi ke jabatannya sebagai persyaratan utama dalam perundingan.


16-11-2013
Pemilu di Maladewa
Presiden Maladewa Tinggalkan Negaranya Jelang Pemilu

Presiden Maladewa meninggalkan negara menjelang pemilihan umum yang sudah tiga kali ditunda, kata juru bicara kepresidenan, Jumat, sehingga menyebabkan kekosongan kepemimpinan di tengah krisis konstitusional.




PREVIOUS   1234567891011   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
Ini Sikap AS Terkait Serangan Ke Suriah

China Kembalikan Batu Bara asal Korea Utara

Malala Utusan Perdamaian PBB untuk Pendidikan Perempuan

Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Panglima TNI: Generasi Penerus TNI Harus Sensitif Terhadap Isu Global

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »