» Asia Pasifik dalam Pusaran Kekuatan-kekuatan Global » Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea » Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points » Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia » Berebut Kedaulatan Spratly, Memicu Ketegangan Baru di Asia Tenggara Pada Era Donald Trump
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Geopolitik
11-09-2013
Sail Komodo 2013
Sail Komodo 2013: Satgas SBJ Gelar Pengobatan Gratis di Labuan Bajo

Satuan Tugas (Satgas) Surya Bhaskara Jaya (SBJ) LXII/2013 yang merupakan bagian dari kegiatan Sail Komodo 2013 menggelar pengobatan gratis di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (11/9/2013). 


10-09-2013
Sail Komodo 2013
Sail Komodo 2013: Puluhan Kapal Perang Padati Pantai Pede-NTT

Puluhan Kapal Perang TNI Angkatan Laut yang diperkuat berbagai jenis kapal laut milik pemerintah dan swasta, serta sejumlah kapal perang dari beberapa negara sahabat, sudah mulai memadati Pantai Pede, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (9/9/2013) untuk mengikuti Sail Komodo 2013.
 


29-08-2013
Empat Kapal Perang Diberangkatkan Untuk Kegiatan Sail Komodo 2013

Dalam rangka mendukung berbagai kegiatan Sail Komodo 2013, Menko Kesra H.R. Agung Laksono secara resmi telah melepas keberangkatan 4 kapal perang milik TNI Angkatan Laut di Jakarta International Container Terminal (JICT) II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (28/8/2013).


25-08-2013
Misi Pelayaran Freedom Flotila ke Papua
Pelayaran Freedom Flotila ke Papua Barat Bertujuan Strategis

Dukungan internasional terhadap Organisasi Papua Merdeka(OPM) semakin intensif. Solidaritas sesama ras Melanesia atau Melanesian Brotherhood nampaknya dijadikan alat politik menggalang dukungan berskala regional di Pasifik untuk dukung internasionalisasi Papua.  Sebuah ancaman nasional nyata bagi Indonesia.


24-08-2013
Misi Pelayaran Freedom Flotila ke Papua
Sikap Australia Terkesan Mendua Dalam Soal Freedam Flotila

Kedubes Australia di Jakarta, menegaskan bahwa Pemerintah Australia tidak mendukung rencana misi pelayaran kelompok aktivis Australia “Freedom Flotilla” ke wilayah Papua, karena selain misinya itu ilegal, juga pandangannya tidak mewakili sikap politik pemerintah, yang selama ini mendukung penuh kedaulatan RI di Papua.


24-08-2013
Misi Pelayaran Freedom Flotila ke Papua
Pelayaran Freedom Flotila, Pelayaran Subversi Politik

Misi pelayaran dari Freedom Flotila  adalah subversi politik untuk mempersatukan  sikap rakyat Papua menyuarakan tuntutan dilakukannya perundingan  penyelesaian masalah Papua secara damai.


21-08-2013
Indonesia Harus Memanfaatkan Keanggotaan pada Organisasi Internasional

“Indonesia menjadi anggota lebih dari 200 organisasi internasional (OI). Keanggotaan tersebut harus dapat dimanfaatkan secara optimal guna memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia di tataran internasional.”


18-08-2013
Papua Merdeka
Tidak Perlu Fact Finding Pihak Asing di Papua

Persoalan dugaan adanya pelanggaran HAM di Papua masih jadi perhatian pihak asing baik dari kalangan civil society-nya maupun dari kalangan pemerintahan itu sendiri.
 


17-07-2013
Siapa Pro Asing: Negara atau Ormas?

Sebuah diskusi bertema “Siapa Pro Asing : Negara atau Ormas?” pada 14 Juli 2013 di Jakarta menjadi ajang “buka-bukaan” soal keterlibatan kepentingan asing dalam berbagai sektor kehidupan di Indonesia. Kelompok NGO atau civil society menuding pemerintah sudah lama pro kepentingan asing, sedangkan pihak pemerintah karena tidak ada yang diundang dalam diskusi tersebut (atau tidak ada yang hadir), otomatis “tidak ada yang membela”.


30-05-2013
Rijal Mumazziq Z, Direktur Penerbit Imtiyaz Surabaya.
Upaya Me-Yugoslavia-kan Indonesia Ada Semenjak Peristiwa Sambas, Sampit, Ambon, dan Poso!

Setelah tercabik Perang Dunia II, stabilitas Eropa dan AS cenderung terjaga, kecuali Inggris yang masih direcoki pemberontak Irlandia Utara (IRA). Sisanya adem. Negara-negara eks penjajah poros kapitalis seperti Inggris, Belanda, Perancis, Italia, AS, Portugis, Spanyol memilih mengembangkan ekonomi internal dan memainkan politik secara terselubung di negara-negara bekas koloninya.




PREVIOUS   12345678   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia
Pada 2014 lalu, Global Future Institute sempat menyorot secara khusus etnis Tatar yang bermukim di Crimea. Waktu itu, beberapa tokoh etnis Tatar dari seluruh dunia berkumpul ...

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Tiga Negara Ajukan Pertemuan Darurat untuk Bahas Rudal Balistik Korut

Membendung Radikalisme dan Mempertahankan Keutuhan NKRI

Benarkah Kebebasan Pers Makin Memburuk?

Menyimak Konflik Sosial di Indonesia

Menjaga dan Merawat Kerukunan Beragama di Papua

Membendung Radikalisme dan Mempertahankan Keutuhan NKRI

Lewat Sepucuk Surat Trump Cairkan Hubungan dengan China

Khayalan Tingkat Dewa, Komunis Bangkit Lagi

Pilkada: Untuk Rakyat atau Politisi

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »