» Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat » Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) » Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia » Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan » Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Migas
06-01-2014
Menata Ulang Kekayaan Energi Nasional

Bulan Maret 2013,  Bank dunia mengeluarkan laporan yang mengejutkan “Perekonomian Indonesia, Tekanan Meningkat”. Tidak biasanya lembaga keuangan yang setia mengucurkan utang bagi Indonesia tersebut mengeluarkan nada pesimis tentang keadaan ekonomi Indonesia, biasanya Bank Dunia selalu menghembuskan “angin surga”.


09-12-2013
"Blok Mahakam harus Kembali ke Ibu Pertiwi"

Kejelasan status perpanjangan Blok Mahakam yang akan habis kontrak pada 2017 belum ada keputusan dari Pemerintah. PP Muhammadiyah mendesak Pemerintah untuk tidak memperpanjang pengelolaan Blok Mahakam yang dipegang oleh Total E&P Indonesia.


04-12-2013
Iran Genjot Ekspor Minyak hingga Empat Juta Barel Perhari

Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh mengatakan negaranya akan  segera meningkatkan ekspor minyak mentah hingga empat juta barel per hari (bph) pasca pencabutan sanksi minyak yang dipimpin AS.


09-11-2013
Liberalisasi Migas Hancurkan Kedaulatan Energi

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menilai liberalisasi minyak dan gas (migas) dapat menghancurkan kedaulatan energi nasional.


03-10-2013
Ketahanan Energi Indonesia
Permasalahan Pelik Ketahanan Energi Indonesia

Ketahanan energi adalah persoalan serius yang  perlu mendapat penanganan komprehensif. Ketahanan energi, khususnya bahan bakar minyak  (BBM) terus menekanpertumbuhan perekonomian nasional. Impor BBM yang melambung kini menjadi salah satu  pendongkrak kenaikan defisit neraca perdagangan.Untuk menuju ketahanan energi yang prima bergantung  kebijakan pemerintah harus  memperioritaskan pembangunan kilang menyusul kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi.


13-09-2013
Hingga Agustus 2013, Pemerintah Terima 171 Permintaan Buka Data Migas
Hingga Agustus tahun 2013, pemerintah telah menerima 171 permintaan pembukaan data untuk 53 blok yaitu 47 blok migas konvensional dan 6 blok migas non konvensional. Dari jumlah tersebut, telah dihasilkan 23 kesepakatan bisnis.

24-08-2013
Jalur Pipa Gas Iran-Pakistan akan Sampai ke Cina

Kendati mendapat penentangan keras dari Amerika Serikat, program koridor ekonomi Islamabad-Beijing memungkinkan terbukanya peluang jalur pipa gas Iran-Pakistan menjangkau wilayah Barat Cina.


24-08-2013
PetroChina dan Pertamina Gabung Exxon di Ladang Minyak Raksasa Irak Bernilai USD 50 Milyar

China dan Indonesia akan bergabung Exxon Mobil dalam proyek bernilai US$ 50 milyar untuk mengembangkan Ladang Minyak Irak Barat Qurna-1, demikian reuters mengutip sumber perusahaan dan industri, Kamis (22/8).


20-08-2013
Oleh: Kusairi, Pemimpin Redaksi Indopetro.News
Kisah Naiknya Rudi Rubiandini: “The Accident Man” atau Simbol Konspirasi?

Rudi Rubiandini, mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang ditangkap (13/8) lalu karena terkena OTT (Operasi Tangkap Tangan) KPK, hingga kini masih menjadi buah bibir. Guru Besar Teknik Perminyakan Intitut Teknologi Bandung yang lahir 9 Februari 1962 tersebut menyisakan cerita “keterkejutan” tersendiri. Terkait atas naik dan jatuhnya dia di “kursi panas” nan “licin” dunia migas Indonesia.


16-08-2013
Penangkapan Rudi Rubiandini dan Kasus Blok Mahakam

Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi untuk memeriksa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, Wamen ESDM Susilo Wiro Utomo dan Kepala Satuan Kerja Khusus Migas Rudi Rubiandini. IRESS meminta ketiga orang tersebut diusut terkait dengan pernyataan dan sikap mereka, mengenai penolakan hak pengelolaan migas di Blok Mahakam yang akan dilakukan oleh Pertamina. Bahkan, salah satu pejabat tersebut, sempat mengeluarkan steatment jika Pertamina tidak cukup mumpuni jika mengelola Blok Mahakam.




PREVIOUS   123456789   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
Ini Sikap AS Terkait Serangan Ke Suriah

China Kembalikan Batu Bara asal Korea Utara

Malala Utusan Perdamaian PBB untuk Pendidikan Perempuan

Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Panglima TNI: Generasi Penerus TNI Harus Sensitif Terhadap Isu Global

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »