» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Pertambangan
19-08-2013
Freeport Langgar UU, Pemerintah Diminta Putus Kontrak

Pemerintah Indonesia diminta untuk tegas menindaklanjuti pernyataan dari PT Freeport Indonesia yang menolak melaksanakan UU Nomor 4 Tahun 2009 terkait pelarangan ekspor bahan mentah.


11-08-2013
70.000 Ton Uranium Indonesia Jadi Incaran Negara Penjajah

Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) memperkirakan terdapat cadangan 70 ribu ton Uranium dan 117 ribu Thorium yang tersebar di sejumlah lokasi di Indonesia, yang bisa bermanfaat sebagai energi alternatif di masa depan.


06-08-2013
Babat Alas di Provinsi Perawan
MENGHABISKAN MALAM di Mamuju, Sulawesi Barat, Scot Alan Marciel, Duta Besar Amerika Serikat, tetirah di tempat terbaik yang bisa diimpikan turis manapun. Presidential Suite Hotel d'Maleo, satu-satunya hotel berbintang 'tiga plus' di Mamuju, menawarkan pemadangan segar pantai Manakarra, kontur pesisir yang berbukit, lalu barisan sandeq dengan cadik-cadiknya yang berlumut. Jauh di horizon sana, Selat Makassar teduh dan tak pernah mengeluh atas kargo dan kapal-kapal barang manapun yang hilir mudik di atasnya atau, seperti sudah menjadi legenda kota di sini, pada kapal-kapal selam negara Amerika yang setiap sebentar menyeberangi palung-palungnya tanpa pernah bisa dideteksi militer Indonesia. 

03-08-2013
Wajib Bangun Smelter, Menteri ESDM: Tambang Mineral Dilarang Ekspor di 2014
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menegaskan, perusahaan tambang mineral tidak boleh ekspor di 2014 sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara.

25-07-2013
Siaran Pers IRESS: Blok Mahakam: Lawan Rekayasa dan Tekanan Asing!
Guna mempertahankan Blok Mahakam, pada 12 Juli 2017 Senior VP Total E&P, Jean-Marie Guillermou menyatakan bersedia mengalokasikan hak partisipasi 30 persen kepada Pertamina selama masa trasnsisi 2017-2022. Pada 18 Juli 2017 VP Human Resources Total, Arividya Noviyanto menyatakan: ”Kalau 2014 blok Mahakam belum diputuskan, 2015 mau tak mau kita turunkan investasinya”. Ditambahkan, "Apabila tidak ada kepastian masa depan Blok Mahakam, maka ada proyek-proyek yang tidak dapat kami kerjakan”.

22-07-2013
Kepentingan USA Di Bumi Papua (Indonesia)
Pemerintah tidak berani mengambil keputusan yang tegas, Rakyatlah yang harus bertindak sendiri!!! Dunia mengakui bahwa Indonesia adalah negara cinta damai dan pemimpin ASEAN yang memayungi. Sehingga bisa dipastikan “tidak akan terjadi” perang. Sangat menyedihkan bila melihat kasus “perampokan” paling akbar oleh Amerika di bumi Papua Indonesia. Freeport adalah pertambangan emas terbesar di dunia! Namun termurah dalam biaya operasionalnya, sebagian kebesaran dan kemegahan Amerika sekarang ini adalah hasil perampokan resmi mereka atas gunung emas di Papua tersebut.

21-07-2013
Oleh Irman Abdurrahman, Junaidi P Hasibuan, dan Fahmi W Bahtiar
Silau Emas Pegunungan Bintang

TANAH Papua belum habis. Padahal, gergasi pertambangan milik Amerika Serikat, Freeport McMoRan, sudah lebih daripada lima dekade menyedot emas, tembaga, perak dan mineral lain dari perut bumi di pegunungan tengah Papua. Pada 2009 perusahaan tambang pelat merah PT Antam menemukan potensi cadangan energi dan mineral sangat menjanjikan di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, persisnya di perbatasan Indonesia – Papua Nugini. Kabarnya, di sana ada emas, tembaga, batubara, dan juga thorium, unsur kimia radioaktif yang lebih aman ketimbang uranium. “Survei geologis menunjukkan potensinya bagus dan menjanjikan,” kata Direktur Utama PT Antam Tato Miraza yang saat itu menjabat Direktur Pengembangan.


18-05-2013
Industri Alumunum:
Indonesia Siap Ambil Alih Teknologi-Manajemen Inalum

Pemerintah Indonesia siap mengambil alih teknologi dan manajemen semua kepemilikan saham PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dari Jepang yang selama 30 tahun sebagai pemegang saham terbesar dan akan berakhir kontrak kerjasamanya pada 30 Oktober 2013.


19-03-2013
Rusia: Temuan Berlian Terbesar di Dunia
Rusia Temukan Ladang Berlian Terbesar di Dunia

Sebuah kawah raksasa di Rusia ternyata menyimpan harta karun yang tak terkira nilainya: simpanan berlian hingga triliunan karat. Kawah yang tercipta dari bekas tabrakan asteroid 35 juta tahun lalu di Siberia tersebut dipercaya memiliki cadangan berlian yang sangat besar, hingga mampu menyuplai pasar dunia selama 3.000 tahun ke depan.


23-11-2012
Pemerintah Harus Wujudkan Tata Kelola Tambang Yang Baik Untuk Berantas Pengemplang Royalti dan Birokrat Korup

Langkah pemerintah menerbitkan aturan Clear and Clean dipandang kalangan pengusaha sebagai salah satu cara efektif untuk mulai menertibkan industri tambang.

"Seharusnya langkah seperti ini dilakukan sejak dulu, sehingga pada akhirnya akan bermuara pada terciptanya sistem tata kelola tambang yang baik di negeri ini," tutur Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia (APEMINDO) Agus Suharsono  Kamis (22/11/2012) malam.




PREVIOUS   123   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Catatan Terkait Pilkada 2017

Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"

Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Bela Negara adalah Kewajiban bagi Setiap Warga Negara Menyikapi Anarkisme (Geo) Politik Global

Kaji Ulang Makna Globalisasi dan Implementasinya

China dan Rusia sepakat balas penempatan rudal AS di Korsel

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »