» Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat » Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) » Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia » Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan » Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Militer
27-05-2015
Pasukan Perdamaian Indonesia di Darfur
Dubes Jepang di Darfur kunjungi Satgas Batalyon Komposit TNI

Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Sudan Hideki Ito mengunjungi Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt), Selasa (26/5/2015).


23-05-2015
Pasukan Perdamaian Indonesia di Afrika
Satgas Indobatt Bantu Warga Lokal di Darfur Barat

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt (Indonesian Battalion) dibawah pimpinan Letkol Inf M. Herry Subagyo selaku Komandan Satgas (Dansatgas), selain bertugas sebagai pasukan perdamaian yang membawa nama baik bangsa dan negara, juga melaksanakan kegiatan Cimic (Civil Military Coordination) dalam bentuk kegiatan sosial di El Geneina, Darfur Barat, Afrika, Kamis (21/5/2015).


15-05-2015
Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
Ini 7 Hal Menarik Markas Sudirman Camp di Lebanon

Keberadaan Kontingen Garuda pada misi perdamaian di Lebanon di bawah naungan UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) sudah menginjak tahun ke-9, dan selama itu pula sudah banyak prestasi yang ditorehkan oleh para Prajurit TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda. Keberadaan Kontingen Garuda juga sangat diperhitungkan dan disegani selain karena jumlah pasukan terbanyak kedua setelah Kontingen Italia, Kontingen Garuda juga sangat diterima oleh masyarakat Lebanon karena keramahtamahannya.


13-05-2015
Rudal Korea Utara
AS Klaim Sudah Antispasi Uji Rudal Balistik Korut

Amerika Serikat klaim sudah mengetahui sebelumnya bahwa Korea Utara akan menguji rudal balistik kapal selam (SLBM) yang dilontarkan pada Sabtu lalu (9/5/2015). Demikian dilaporkan Washington Free Beacon mengutip petugas tanpa identitas pada Selasa (12/5/2015).


13-05-2015
Pasukan Perdamaian Indonesia di Afrika
Satgas Kizi TNI di Afrika Terima Ranpur Anoa

Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-A/Minusca (Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic) yang sedang melaksanakan tugas sebagai peacekeepers misi PBB di Central African Republic (CAR), Afrika, menerima bantuan Kendaraan Tempur (Ranpur) Anoa jenis V2 6x6 buatan Pindad dan kendaraan alat berat lainnya yang telah tiba di Camp Garuda, Bangui, Afrika, Senin (11/5/2015).   


09-05-2015
Peninjauan Perbatasan RI-Papua Nugini
Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pos Perbatasan RI-Papua Nugini

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko dan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti meninjau Pos Perbatasan Satgas Pamtas Republik Indonesia (RI) - Papua Nugini (PNG) Batalyon Infanteri (Yonif) 323/Raider. Kunjungan keduanya di perbatasan diantaranya memberikan pengarahan kepada personel TNI dan Polri yang sedang bertugas di Pos Kotis (Skouw), Jayapura, Papua, Jumat (8/5/2015).


10-05-2015
Korea Utara
KCNA: Korut Berhasil Uji Rudal Balistik Bawah Air

Korea Utara berhasil menembakkan uji coba rudal balistik bawah air dari kapal selam. Demikian dilaporkan Kantor Berita Sentral Korea (KCNA) pada Sabtu (9/5/2015).


07-05-2015
Pasukan Perdamaian Indonesia di Afrika
Prajurit TNI Bantu Pembangunan Barak di Afrika

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-A/MINUSCA (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) yang dipimpin oleh Letkol Czi Alfius Navirinda K. selaku Komandan Satgas (Dansatgas) dipercaya oleh UN dan Pemerintahan Transisi CAR untuk membantu dalam pembangunan fasilitas-fasilitas rumah/barak bagi para prajurit pasukan perdamaian yang sedang melaksanakan misi PBB di Central African Republic (CAR), Afrika.

 

05-05-2015
Pasukan Elite
TNI Akan Bentuk Pasukan Elite Gabungan dari Tiga Matra

Markas Besar Tentara Negara Indonesia (TNI) akan membentuk Komando Operasi Khusus Gabungan yang merupakan pasukan elite dari tiga matra, darat, laut dan udara.


05-05-2015
peresmian Polisi Militer (POM) TNI
Lakukan Restrukturisasi, Panglima TNI Resmikan POM TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko pada Senin (4/5/2015) memimpin upacara peresmian Polisi Militer (POM) TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. Dikatakan Panglima TNI bahwa restrukturisasi merupakan konsekuensi dari tuntutan revitalisasi di tengah demokratisasi kehidupan berbangsa saat ini, yang meminta TNI harus fokus dan lebih banyak bermain di wilayah tugasnya secara lebih baik, dan dapat menyesuaikan dengan setiap kebijakan pemerintah.




PREVIOUS   1234567891011   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
Ini Sikap AS Terkait Serangan Ke Suriah

China Kembalikan Batu Bara asal Korea Utara

Malala Utusan Perdamaian PBB untuk Pendidikan Perempuan

Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Panglima TNI: Generasi Penerus TNI Harus Sensitif Terhadap Isu Global

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »