» Asia Pasifik dalam Pusaran Kekuatan-kekuatan Global » Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea » Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points » Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia » Berebut Kedaulatan Spratly, Memicu Ketegangan Baru di Asia Tenggara Pada Era Donald Trump
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Kepolisian
06-11-2013
Polri Didesak Tunjuk Kabareskrim Baru

Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk menunjuk Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menggantikan Komisaris Jenderal (Pol) Sutarman yang saat ini telah dilantik menjadi Kapolri.


10-10-2013
Sutarman Diharapkan Mampu Memperbaiki Citra Polisi

Suksesi Kapolri yang telah beralih ke tangan Jenderal Sutarman. Tantangan terjal dan tak mudah sedang menunggunya. Beban beratnya adalah mengembalikan kepercayaan publik terhadap kepolisian yang penuh bau tengik korupsi. Tapi sangsi dan cemas masyarakat tetap saja tak mengendur terhadap komitmen pemberantasan korupsi di Polri karena baru saja permintaan Komisi Informasi Publik untuk mengungkapkan identitas dari 17 petugas yang diyakini memiliki rekening gendut diabaikan begitu saja. Celoteh Sutarman terhadap isu-isu tersebut akan menentukan apakah keragu-raguan publik itu salah.


16-09-2013
Oleh : T. HardiSujono *)
Perang Asimetris Penembakan Aparat

Di hutan Teutoburg, dekat dengan Detmold, Jerman sekarang, pada 9 M, lebih dari 20.000 tentara Romawi terbantai oleh pemberontak Germania. Peristiwa kekalahan Romawi di hutan Teutoburg adalah contoh perang asimetris, yaitu perang yang tidak mengandalkan kekuatan yang berimbang dan aturan main yang sama. Mereka menanti untuk menyerang di medan yang tidak dikuasai lawan, sehingga segala kekuatan lawan menjadi tidak relevan. Dalam sejarah, kejadian seperti itu berulang. History repeats for those who don’t learn. Pihak yang lemah selalu melancarkan strategi perang asimetris untuk menghadapi lawan yang lebih kuat.


14-09-2013
Polisi Ditembak Lagi di Depok

Penembakan polisi kembali terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kali ini korbannya adalah anggota Sabhara Mabes Polri bernama Briptu Ruslan.


22-08-2013
Teroris Masih Bertumbuh

Tertangkapnya terduga teroris Imam Syafei oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri pada 17 Agustus 2013 karena diduga terlibat dengan jaringan kelompok teroris yang dipimpin Rohadi dan Sigit Indrajit, yang telah ditangkap sebelumnya. Berita mengenai peristiwa penggerebegan, penyergapan, atau berbagai informasi tentang terjadinya ketegangan dan tindak kekerasan sebagai ekses dari aksi Densus 88 menghadapi unsur-unsur teroris yang dikejarnya,  disamping membangkitkan rasa syukur juga keprihatinan yaitu mengapa berbagaikelompok masyarakat menerjunkan dirinya dalam aksi-aksi teror yang jelas menjadi musuh aparatur keamanan masih terus bermunculan.


22-08-2013
Pelaku Penembakan Polisi Musuh Negara

Dilihat dari  angka, korban yang terjadi sehubungan dengan tewasnya sejumlah anggota Polri karena ditembak oleh orang-orang yang tidak dikenal belum  mengesankan menyolok, tetapi dekatnya peristiwa yang satu dengan peristiwa yang lain, bentuk kejadian dan teknik yang digunakan mengesankan adanya persamaan. Oleh karena itu, peristiwa penembakan beberapa anggota Polri bisa diduga adalah sebuah aksi dengan skenario tertentu, dengan pemicu penyebabnya adalah para korban adalah anggota Polri, yang dipersepsikan pelaku penembakan sebagai unsur negara.


21-08-2013
Oleh: Ananda Rasti
Awasi Peredaran dan Penyalahgunaan Senpi Ilegal dan Airsoft Gun

Penembakan oleh kelompok orang tidak dikenal yang terjadi sebulan terakhir di Indonesia, terutama di Yogyakarta, telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Pelaku penembakan cenderung menyerang aparat keamanan dan fasilitas umum dengan menggunakan senjata api dan airsoft gun. Padahal, peraturan terkait kepemilikan senjata api sudah jelas. Terlepas dari motif para pelaku, hal ini menandakan senjata api ilegal masih banyak beredar di Indonesia .


20-08-2013
Oleh : Otjih Sewandarijatun *)
Kemungkinan Penyebab Pokok Penembakan Terhadap Polisi

Dari minggu terakhir Juli 2013 sampai pertengahan Agustus 2013, sudah terjadi tiga kali penembakan terhadap anggota kepolisian. Pada Sabtu 27 Juli 2013, anggota polisi lalu lintas Polres Metro Jakarta Pusat, Aipda Patah Saktiyono juga ditembak orang tak dikenal. Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di Jalan Cirendeu Raya, Ciputat, Tangerang Selatan. Setelah itu, anggota satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polsek Metro Cilandak,  Aiptu Dwiatno, Rabu 7 Agustus lalu sekitar pukul 05.00 WIB tewas setelah ditembak orang tak dikenal.


18-12-2012
Indonesia-Belanda
Republik Indonesia-Belanda Tandatangani Perjanjian Pelatihan Kepolisian

Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Keamanan dan Keadilan Kerajaan Belanda serta Akademi Kepolisian Kerajaan Belanda menandatangani Perjanjian tentang Realisasi Pelatihan Kepolisian untuk tahun 2013 (14/12). Upacara penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Dubes RI untuk Kerajaan Belanda Retno L.P. Marsudi.




PREVIOUS   12


Advance Search

   Isu Hangat »
Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia
Pada 2014 lalu, Global Future Institute sempat menyorot secara khusus etnis Tatar yang bermukim di Crimea. Waktu itu, beberapa tokoh etnis Tatar dari seluruh dunia berkumpul ...

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea

Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points

Tiga Negara Ajukan Pertemuan Darurat untuk Bahas Rudal Balistik Korut

Membendung Radikalisme dan Mempertahankan Keutuhan NKRI

Benarkah Kebebasan Pers Makin Memburuk?

Menyimak Konflik Sosial di Indonesia

Menjaga dan Merawat Kerukunan Beragama di Papua

Membendung Radikalisme dan Mempertahankan Keutuhan NKRI

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »