» Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat » Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) » Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia » Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan » Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Kejahatan Transnasional
26-08-2013
Indonesia-Kanada: Penanganan Kejahatan Transnasional
Kerja Sama dalam Penanganan Kejahatan Transnasional Perkuat Hubungan Bilateral RI-Kanada

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Marty Natalegawa, dan Menteri Luar Negeri Kanada, John Baird, telah menyaksikan penandatanganan memorandum saling pengertian di bidang Penanggulangan Terorisme yang dilakukan di Ottawa, Kanada oleh Deputi BNPT, Dubes Harry Purwanto dengan Assistant Deputy Secretary Departemen Luar Negeri, Perdagangan dan Pembangunan Kanada (DFATD), Mr. Peter McGovern, Jumat, (23/08/2013)


22-05-2013
Kepentingan AS dalam Bom Boston

Dalam sebuah pernyataan di televisi segera setelah penangkapan Dzhokhar Tsarnaev (19), pemuda Muslim yang dituduh AS sebagai pelaku Bom Boston, Obama mengatakan kepada publik Amerika: “Jelas, malam ini masih banyak pertanyaan yang belum terjawab. Diantaranya, bagaimana para pemuda yang tumbuh dan belajar di sini, sebagai bagian dari masyarakat dan negara kita, melakukan kekerasan seperti itu? Bagaimana mereka merencanakan dan melakukan serangan ini, dan apakah mereka mendapat bantuan? “


13-05-2013
Oleh Hendrajit dan M Arief Pranoto, Analis Senior Global Future Institute
Malaysia, Sarang Baru Perdagangan Narkoba di Asia Tenggara?

Terbetik kabar, Malaysia sekarang jadi sarang jual beli narkoba di Asia Tenggara. Karakterisitiknya maupun pencitraannya sebagai negara Religius Islam, sepertinya jadi samaran yang sempurna buat dijadikan sebagai episentrum jaringan perdagangan narkoba yang notabene masuk kategori kejahatan lintas negara. Menurut sumber GFI yang terpercaya, Singapura rupanya sudah dianggap terlalu terbuka dan mudah dilacak sebagai basis jaringan kejahatan yang mata-rantainya sudah membentang sampai ke Indonesia, dan disinyalir melibatkan para pejabat tinggi pemerintahan baik sipil maupun militer. Adakah indikasi yang memperkuat pandangan tersebut?


16-10-2012
Permasalahan Kejahatan Transnasional
Dubes Rachmat Terpilih Sebagai Presiden Konferensi Negara Pihak UNTOC

Dubes RI untuk Austria Rachmat Budiman, secara aklamasi terpilih sebagai Presiden pada Konferensi Negara Pihak Konvensi PBB Menentang Kejahatan Lintas Negara Terorganisir atau Conference of the Parties to the United Nations Convention against Transnational Organized Crime (COP-UNTOC) pada hari pertama penyelenggaraan konferensi (15/10) di Wina, Austria. Konferensi yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 19 Oktober 2012.




PREVIOUS   123


Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
Ini Sikap AS Terkait Serangan Ke Suriah

China Kembalikan Batu Bara asal Korea Utara

Malala Utusan Perdamaian PBB untuk Pendidikan Perempuan

Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Panglima TNI: Generasi Penerus TNI Harus Sensitif Terhadap Isu Global

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »