» Asia Pasifik dalam Pusaran Kekuatan-kekuatan Global » Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea » Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points » Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia » Berebut Kedaulatan Spratly, Memicu Ketegangan Baru di Asia Tenggara Pada Era Donald Trump
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Kesehatan
29-05-2015
Bakteri Antrax
Tindakan Ceroboh Militer AS Kirim Bakteri Antrax yang Masih Hidup

Militer Amerika Serikat mengirim bakteri anthrax yang masih hidup ke lembaga-lembaga riset negaranya. Kementerian Pertahanan AS menilai hal ini adalah tindakan ceroboh.


11-01-2015
Wabah Virus Influenza di Yunani
Virus Influenza Menyebar Cepat di Yunani, Empat Orang Meninggal

Pusat bagi Pemantauan dan Pencegahan Penyakit di Yunani (KEELPNO) melaporkan virus influenza menyebar dengan cepat di Yunani pada musim dingin tahun ini. Akibatnya empat orang sejauh ini dilaporkan meninggal.


26-12-2014
Obat Antibiotik Super-Bakteri
Peneliti Korsel Berhasil Kembangkan Teknologi Obat Antibiotik Super-Bakteri

Peneliti di Korea Selatan berhasil mengembangkan teknologi obat antibiotik yang sangat cocok memusnahkan super-bakteri.


10-12-2014
Mythomania ~ Penyakit Suka Berbohong

Mythomania. istilah ini pertama kali diperkenalkan pada thn 1905 oleh seorang psikiater bernama Ferdinand dupré.

Mythomania adalah kecenderungan berbohong yang dimaksudkan bukan untuk menipu/mengelabuhi orang lain, tetapi justru untuk membantu dirinya sendiri mempercayai/meyakini kebohongannya sendiri.

06-12-2014
Virus Ebola
Perangi Ebola, Belgia Kirim Laboratorium Bergerak

Dewan Menteri Pemerintah Belgia, Jumat, menyetujui pengiriman satu laboratorium bergerak B-LIFE di Guinea guna membantu memerangi penyebaran wabah Ebola. Demikian pernyataan yang dikeluarkan Layanan Urusan Luar Negeri Belgia.


03-12-2014
Rombak Sistem Pelayanan Kesehatan Liberal!
Rentang sebulan terakhir, sejak Jokowi mengeluarkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), salah satu "kartu sakti" andalannya, tercatat beberapa anak balita keluarga miskin menjadi korban kesewenangan pihak Rumah Sakit yang menerapkan sistim pelayanan kesehatan liberal terhadap pasienya. 

03-11-2014
Vaksin untuk Obati Kanker Mulut Rahim
Peneliti Korsel Berhasil Kembangkan Vaksin Obati Kanker Mulut Rahim

Sebuah tim peneliti Korea Selatan dikabarkan berhasil mengembangkan vaksin yang dapat mengobati kanker serviks atau kanker mulut rahim.


13-10-2014
Rahasia Umur Panjang Li Qun Yun (Berusia 256 Tahun)
Menurut legenda, Li Qing Yun (1677-1933) adalah seorang ahli pengobatan Cina, ahli herbal, guru Qi Gong, hidup dalam masa sembilan kaisar Dinasti Qing, berumur 256 tahun.

10-10-2014
Marinir Amerika Diterjunkan Perangi Ebola
Pentagon mengirimkan 100 Marinir Amerika Serikat bersama dengan enam pesawat ke Liberia untuk memperkuat upaya Amerika memerangi wabah Ebola. 

07-10-2014
Kasus Virus Corona Sudah Terjadi di Arab Saudi

Satu kasus Sindrom Pernafasan Coronavirus baru Timur Tengah dilaporkan di kota Taif, Arab Saudi, namun tidak ada kematian telah dikonfirmasi, menurut statistik terbaru oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi.




PREVIOUS   1234567   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia
Pada 2014 lalu, Global Future Institute sempat menyorot secara khusus etnis Tatar yang bermukim di Crimea. Waktu itu, beberapa tokoh etnis Tatar dari seluruh dunia berkumpul ...

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea

Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points

Tiga Negara Ajukan Pertemuan Darurat untuk Bahas Rudal Balistik Korut

Membendung Radikalisme dan Mempertahankan Keutuhan NKRI

Benarkah Kebebasan Pers Makin Memburuk?

Menyimak Konflik Sosial di Indonesia

Menjaga dan Merawat Kerukunan Beragama di Papua

Membendung Radikalisme dan Mempertahankan Keutuhan NKRI

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »