» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Media
07-07-2014
Netralitas LIPI Dalam Pilpres Dipertanyakan ?
Juni 2014 lalu,  Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P LIPI) merilis hasil survey terkait peta dukungan kepada dua pasangan calon presiden dan wakil presiden 2014. Survey tersebut dilaksanakan pada 5 s/d 14 Juni 2014 dengan 790 responden berusia diatas 17 tahun, pada 33 propinsi,  melalui wawancara tatap muka. Hasil survey menempatkan pasangan Jokowi/JK unggul dengan 43 persen, sementara pasangan Prabowo/Hatta mendapat 34 persen dibawah pasangan nomor urut dua, Jokowi/JK. Dalam survei ini juga masih ada 23 persen responden yang belum menentukan pilihan atau undecided voters. Pemilihan sampel dilakukan melalui metode multistage random sampling. Berdasarkan jumlah sampel tersebut, diperkirakan margin of error sebesar kurang lebih 3,51 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Tingkat keterpilihan ini didasarkan pada pertanyaan penelitian, jika pemilihan presiden dan wakil presiden diselenggarakan hari ini, siapa yang akan dipilih. Survey ini hanya bertujuan untuk memotret persepsi masyarakat dalam  rentanag waktu tertentu, dengan  menggunakan dana negara yang berasal dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2014. 

17-06-2014
Polemik Tabloid "Obor Rakyat"

Pemimpin Redaksi Tabloid Obor Rakyat Setyardi Budiono ternyata adalah asisten staf khusus presiden bidang otonomi, Velix Wanggai. Kendati demikian, Setyardi membantah tabloid buatannya ada sangkut paut dengan jabatannya saat ini di pemerintahan. "Saya nyatakan secara terbuka saya memang salah satu asisten staf khusus presiden bidang pembangunan dan otonomi daerah. Tapi saya ingin katakan di sini, ini sama sekali tidak terkait dengan institusi saya," ujar Setyardi seusai diskusi di Jakarta, seperti dikutip dalam kompas.com edisi Sabtu (14/6/2014). Menurut dia, setiap individu punya hak politik untuk menyatakan pendapat, termasuk kegiatannya di Obor Rakyat. Meski bekerja di pemerintahan, Setyardi menyatakan dirinya bukanlah pegawai negeri sipil.


02-06-2014
Pilpres dan Media Sosial

PEMILIHAN Presiden (Pilpres) yang digelar 9 Juli 2014 mendatang merupakan tonggak sejarah bagi perkembangan dan kemajuan bangsa ini lima tahun mendatang. Pasalnya, pilpres kali ini diikuti dua pasangan calon presiden dan wakil presiden yang sama-sama akan berjuang keras meraih simpati rakyat Indonesia.


14-05-2014
Kebijakan Pers Indonesia Menyambut MEA 2015?

MENJELANG 40 tahun ASEAN tahun 2015 dan dimulainya ASEAN Economic Community (Masyarakat Ekonomi ASEAN/MEA) tahun depan, peran pers menjadi siginifikan. Potensi ekonomi ASEAN akan memberikan manfaat timbal balik bagi setiap negara jika pers bertindak objektif dan tidak menyalahgunakan kebebasan yang dimiliki.


14-05-2014
Netralitas Pers Menjelang Pilpres 2014

Dalam sistem politik yang terbuka, pers berperan sangat penting dalam menentukan berkembang atau tidaknya demokrasi. Itu sebabnya, Edmund Burke tak segan menyebut pers sebagai pilar keempat demokrasi setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Hal itu merujuk pada empat peran ideal pers yang antara lain sebagai sumber informasi yang berimbang dan mendidik masyarakat (pendidikan politik), menjadi pengawas penguasa (watchdog) dalam menjalankan pemerintahan, sebagai penyambung lidah (mediator) publik dengan pemerintah, dan sebagai ruang advokasi publik.


13-05-2014
Media Massa di Daerah Konflik dan Perbatasan

Media massa memiliki peranan sentral dalam kehidupan masyarakat demokratis.  Selain sebagai sarana informasi pada publik, media massa juga menjalankan fungsi ekonomi, kontrol sosial, menghibur dan edukasi pada masyarakat.  Hal itulah yang membuat media massa menjadi penting untuk dipastikan dapat menjalankan peranannya sehingga turut serta memberikan kontribusi dalam membangun bangsa (UU Pers No. 40 Tahun 1999).  Bahkan, begitu kuatnya posisi media massa telah membuatnya diperhitung sebagai salah satu kekuatan politik keempat selain Eksekutif, Yudikatif dan Legislatif.


05-05-2014
Kebebasan Pers di Indonesia
Peringkat Kebebasan Pers di Indonesia Meningkat

Lembaga pemantau media Reporters Without Borders (RSF-RWB) menyebutkan, kebebasan pers di Indonesia meningkat tujuh poin dibandingkan tahun sebelumnya. Indonesia berada di peringkat 132 di Indeks Kebebasan Pers Dunia.


30-04-2014
Liputan Media:
Krisis Ukraina yang Menyadarkan Geopolitik bagi Indonesia

Senin 7 April 2014, Global Future Institute (GFI) meluncurkan edisi kelima jurnal berkalanya, The Global Review Quarterly dengan mengangkat tema: Gagalnya Revolusi Warna di Ukraina. Dilanjutkan diskusi terbatas yang diikuti beberapa elemen strategis baik dari jajaran birokrasi pemerintahan, perguruan tinggi, organisasi massa, kamar dagang dan industri (KADIN), maupun dari kalangan mahasiswa.


22-04-2014
Mengembalikan Fungsi Media, Ciptakan Pemilu Sehat

Perkembangan media/jejaring sosial dewasa ini sangat signifikan, berbagai macam jenis media/Jejaring Sosial diantaranya Facebook, Twitter, Path, Blog, youtube dan lain sebagainya telah merambah seluruh lapisan masyarakat, baik dikalangan pelajar/mahasiswa, karyawan, pejabat negara maupun politisi. Keberadaan media/jejaring sosial dalam perkembangannya juga telah banyak disalahgunakan untuk kepentingan-kepentingan kelompok tertentu dengan menebar fitnah dan menyampaikan kampanye-kampanye hitam (black campign) kepada kelompok yang di anggap rival bagi kelompoknya.


21-04-2014
Penutupan Koran di Kuwait
Beritakan Dugaan Kudeta, Dua Surat Kabar di Kuwait Ditutup

Gara-gara melanggar larangan pemberitaan mengenai dugaan rencana kudeta, dua surat kabar di Kuwait ditutup sementara oleh seorang hakim.




PREVIOUS   12345678910   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik ?

Merajut Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme

Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Catatan Terkait Pilkada 2017

Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"

Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Bela Negara adalah Kewajiban bagi Setiap Warga Negara Menyikapi Anarkisme (Geo) Politik Global

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »