» Indonesia Harus Desak Dewan Keamanan PBB Mengusut Serangan Rudal AS ke Pangkalan Udara Shayrat, Suriah » Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina » Antara Balkanisasi, Musuh Imajiner dan Pahlawan Fiktif » Membaca Pulau Reklamasi dari Perspektif Geopolitik » Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Media
05-05-2014
Kebebasan Pers di Indonesia
Peringkat Kebebasan Pers di Indonesia Meningkat

Lembaga pemantau media Reporters Without Borders (RSF-RWB) menyebutkan, kebebasan pers di Indonesia meningkat tujuh poin dibandingkan tahun sebelumnya. Indonesia berada di peringkat 132 di Indeks Kebebasan Pers Dunia.


30-04-2014
Liputan Media:
Krisis Ukraina yang Menyadarkan Geopolitik bagi Indonesia

Senin 7 April 2014, Global Future Institute (GFI) meluncurkan edisi kelima jurnal berkalanya, The Global Review Quarterly dengan mengangkat tema: Gagalnya Revolusi Warna di Ukraina. Dilanjutkan diskusi terbatas yang diikuti beberapa elemen strategis baik dari jajaran birokrasi pemerintahan, perguruan tinggi, organisasi massa, kamar dagang dan industri (KADIN), maupun dari kalangan mahasiswa.


22-04-2014
Mengembalikan Fungsi Media, Ciptakan Pemilu Sehat

Perkembangan media/jejaring sosial dewasa ini sangat signifikan, berbagai macam jenis media/Jejaring Sosial diantaranya Facebook, Twitter, Path, Blog, youtube dan lain sebagainya telah merambah seluruh lapisan masyarakat, baik dikalangan pelajar/mahasiswa, karyawan, pejabat negara maupun politisi. Keberadaan media/jejaring sosial dalam perkembangannya juga telah banyak disalahgunakan untuk kepentingan-kepentingan kelompok tertentu dengan menebar fitnah dan menyampaikan kampanye-kampanye hitam (black campign) kepada kelompok yang di anggap rival bagi kelompoknya.


21-04-2014
Penutupan Koran di Kuwait
Beritakan Dugaan Kudeta, Dua Surat Kabar di Kuwait Ditutup

Gara-gara melanggar larangan pemberitaan mengenai dugaan rencana kudeta, dua surat kabar di Kuwait ditutup sementara oleh seorang hakim.


18-04-2014
Penghargaan Pulitzer
Penghargaan Pulitzer untuk The Guardian dan Washington Post

The Guardian dan Washington Post memenangi Pulitzer kategori layanan publik untuk laporan terkait bocoran yang dilakukan oleh bekas kontraktor Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (National Security Agency/NSA) Edward Snowden.


15-04-2014
Wikileaks versus Openleaks

Situs kontroversial Wikileaks yang didirikan hacker berusia 40 tahun asal Australia, Julian Assange yang sangat populer semenjak mempublikasi video penembakan militer AS terhadap wartawan dan anak-anak di Bagdad nampaknya akan mendapat saingan dari suatu media baru yang didirikan oleh mantan awaknya sendiri yaitu Daniel Domscheit Berg. Ia terlibat perbedaan pendapat mengenai informasi yang patut dipublikasi dan mana yang harus tetap dijaga, yang selama ini Wikileaks tak pernah pandang bulu mengenai tingkat kerahasiaan informasi, namun hal ini ditentang oleh beberapa anggotanya termasuk  Daniel Domscheit Berg. Selain itu Daniel tak menyukai gaya kepemimpinan Julian Assange yang dinilai sangat otoriter dan tak menghargai perbedaan pendapat.


08-04-2014
Diskusi Terbatas Global Future Institute (GFI)
Foto Berita: Peluncuran dan Diskusi Jurnal The Global Review Quarterly Edisi V

Senin (7 April 2014) Global Future Institute (GFI) menggelar Peluncuran dan Diskusi Jurnal The Global Review Quartely edisi V bertajuk "Gagalnya Revolusi Warna di Ukraina". Turut hadir menjadi peserta pada acara diskusi ini KADIN, Kementerian Dalam Negeri RI, Kantor Setwapres, perwakilan PBNU, dosen, mahasiswa, pengiat hubungan internasional, jurnalis, dan budayawan.


04-04-2014
GFI Angkat Ukraina Melalui The Global Review Quarterly Edisi Kelima

Selalu ada orang-orang yang sanggup menangkap tanda, memperhatikan gejala, dan menyerap makna.

Mengkaji perkembangan politik negara lain, kadang bisa menjadi sarana untuk mengenali apa yang sesungguhnya sedang kita alami di negeri sendiri. Inilah yang mendorong the Global Review Quarterly edisi kelima kali ini, mengupas dan membedah perkembangan terkini di Ukraina, salah satu negara pecahan Uni Soviet. Menyusul tumbangnya Presiden Viktor Yanukovich dari kursi kepresidenan melalui sebuah konspirasi politik di sidang parlemen Ukraina.


27-03-2014
Peran Media Jelang Pemilu 2014
Penelitian: Jelang Pemilu 2014, Media Indonesia Belum Independen

Empat lembaga publik menyimpulkan, menjelang pemilu 2014 sebagian besar media di Indonesia belum menunjukkan independensi dan berpihak kepada kepentingan publik.


24-03-2014
Tidak Diperhatikannya Teguran Dewan Pers dan KPI

Dalam sebuah jumpa pers di Kantor Dewan Pers, Ketua Dewan Pers, Bagir Manan mengatakan, Dewan Pers menghimbau para pengelola pers untuk mampu menjaga integritas dan independensi perusahaannya dalam memberitakan Pemilu 2014. Sebab, sekalipun beberapa pengelola atau pemilik media terjun ke dalam politik praktis, sikap adil dan independen pers merupakan harga mati yang harus ditegakkan sebagai wujud upaya menjaga integritas pers. Ada sebagian media kita yang dimiliki oleh mereka yang ikut terjun ke dalam politik bahkan ingin mengelola negara ini dengan menjadi (calon) presiden-wakil presiden. UU memang tidak melarang, tetapi, sepanjang itu terkait dengan media, kita harap pemilik-pemilik itu tetap menjunjung tinggi kaidah-kaidah pers itu sendiri. Menurutnya, adanya pemilik media yang terjun ke dunia politik praktis dikhawatirkan bakal berdampak kepada tidak hanya pemberitaan yang berat sebelah, tetapi mengganggu profesionalitas pers terkait pelaksanaan pemilu.




PREVIOUS   1234567891011   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Pembentukan Citra Negatif Indonesia di Luar Negeri

Antara Balkanisasi, Musuh Imajiner dan Pahlawan Fiktif

ASEAN-Kanada Sepakat Perkuat UMKM dan Lindungi Pekerja Migran

Wikipedia segera Disaingi Ensiklopedia Daring China

Kuba Pasar Potensial bagi Amerika Serikat

Moon Jae-in Menjadi Presiden ke-19 Korea Selatan

Warga Korsel Pilih Presiden Baru

GFI Ingatkan 5 Poin Pesan Panglima TNI

Wapres Buka Peringatan Hari Pers Sedunia 2017

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »