» Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia » AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang » Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Sejarah Nusantara
02-12-2015
Negeri Bijak Indonesia Jaya

Guruku pernah bercerita tentang pengelompokan negara-negara di dunia. Ada negara Teknologi. Ada negara Keyakinan. Ada pula yang disebut negara Bijak atau negeri Filsafat katanya.

Inilah sekilas pituturnya pada suatu ketika.


19-11-2015
Serangan 6 Jam di Yogyakarta Yang Membuka Mata Dunia
Saya suka menulis. Menulis apa saja yang terlintas di pikiran. Tidak melulu tentang cinta pastinya. Benar-benar apa saja, bahkan terkadang hal sepele sekalipun saya tulis. Salah satu yang saya suka adalah menulis sejarah. Tidak mudah menuliskannya, karena terlebih dulu saya harus membaca banyak buku dan informasi yang bertebaran untuk kemudian merangkumnya menjadi satu.

28-08-2015
Mengukir Sejarah Baru Melalui Generasi Baru

Dalam perjalanan zaman, sejarah baru selalu ditandai dengan lahirnya generasi baru. Dalam kancah sejarah, generasi baru yang mengukir sejarah baru itu adalah dari kalangan kaum muda. Perputaran sejarah juga telah membuktikan bahwa setiap generasi itu ada umurnya. Dengan demikian, nama-nama yang muncul sekarang sebagai calon pemimpin yang sebenarnya adalah satu generasi, juga ada umurnya. Inilah peluang yang mesti dijemput oleh kaum muda saat ini. Sebuah peluang untuk mempertemukan berakhirnya umur generasi itu dengan muara dari gerakan kaum muda untuk menyambut pergantian generasi dan menjaga perputaran sejarah dengan ukiran-ukiran prestasi baru.


03-08-2015
Sejarah Aceh, Fondasi Hubungan Luar Negeri Ri-Turki?

30 Juli hingga 1 Agustus 2015, Presiden Turki Tayyip Erdogan berkunjung ke Indonesia. Secara geografis jarak Indonesia dan Turki memang berjauhan. Tapi kalau menengok ke belakang, di era abad ke-16 dan abad ke-19, Aceh pernah menjadi "Sahabat terjauh Turki" (Secara geografis) dalam konstalasi global saat itu.


24-07-2015
Pandangan Habib Luthfi Bin Yahya Pekalongan tentang NKRI dan Islam Nusantara

Lebaran ketiga kemarin saya berkesempatan bersilaturahim dengan Habib Muhammad Luthfi bin Yahya di Pekalongan. Menuntut kesabaran memang ketika harus bersilaturahim dengan beliau. Mengingat begitu banyak tamu yang datang dan perlu "matur-matur" dengan beliau; dari soal uang hilang, anak mau nikah, panitia wisudaan, anak mau sekolah, Islam Nusantara, Sunii-Syiah hingga persoalan insiden Tolikara Papua.


10-06-2015
Menyerap Insipirasi dari Aliansi Strategis Raden Wijaya-Aria Wiraraja

Kerajaan Singasari dalam kurun waktu antara 1268-1292, belum banyak kajian yang mendalami politik luar negeri kerajaan Singasari di era Kertanegara dalam menghadapi Cina, yang kala itu dikuasai oleh Mongol atau Dinasti Yuan. Yang banyak dibahas umumnya soal peristiwa kronologis menjelang tewasnya Kertanegara akibat penghianatan orang-orang dekatnya sendiri, seperti Jayakatwang.


06-06-2015
Kapal Junyo Maru
Tragedi Tenggelamnya Kapal Junyo Maru yang Tenggelam di Perairan Sumatra

Latar belakang
Selama Perang Dunia II, sekitar 70.000 atau lebih tawanan perang yang terdiri dari tentara sekutu dan Romusha (buruh paksa) dari Asia termasuk Indonesia dipindahkan ke kapal dagang Jepang dan dikirim ke daerah pendudukan untuk bekerja paksa membangun lapangan terbang, jalur kereta api, dll.


02-06-2015
Seri Nusantara
“NEGERI SHIND”

Atas dasar membaca komen-komen dari para sahabat yang sering kali menyebutkan bahwa : “Tuntutlah ilmu sampai negeri China” maka saya berkehendak untuk menyampaikan:


01-06-2015
Membaca Ulang Prediksi Sam Ratulangi Soal Asia Pasifik

Buku Karya Dr Sam Ratulangi yang diterbitkan pada Juni 1937—dialihbahasakan oleh Prof. Poeradisastra dan diterbitkan kembali dengan judul Indonesia di Pasifik. Analisa Masalah-Masalah Pokok Asia Pasifik (1982)— Menarik untuk dikupas kembali. Mari kita kutip paragraf pembuka berikut:

"Pada saat ini diketahui oleh hampir setiap orang, bahwa di Pasifik telah terbentuk sebuah kawasan politik tersendiri. Kawasan itu mengesampingkan, malah melebihi arti dunia lama Samudra Atlantik. …”


19-05-2015
Pembantaian Westerling dan Puputan Margarana, Bali: Australia Dan Inggris Ikut Bertanggungjawab

Pengantar

Akhir Februari 2012 yang lalu berbagai media di Indonesia dan Australia memberitakan, bahwa sejumlah anggota parlemen Australia mendorong dilaksanakannya referendum di Papua Barat. Langkah ini sangat jelas bentuk intervensi terhadap masalah internal Indonesia. Dan tentu saja makin memperkeruh situasi yang sedang memanas lagi di bumi cendrawasih.




PREVIOUS   12345678   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak
Kalau benar manuver diplomatik AS melalui DK-PBB tersebut dimaksudkan untuk mengajak seluruh dunia mengisolasi dan mengembargo Korea Utara, lantas bagaimana sikap Indonesia? ...

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara

Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia

AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang

Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Turki Dukung RI Jadi Anggota DK PBB

Dibalik Sukses Pengendalian Harga-harga Pangan pada Idul Fitri 2017

Freeport: Memperpanjang Pelecehan dan "Freedom of Looting"

Arab Saudi dan Sekutu Beri Tambahan Waktu Dua Hari kepada Qatar

TNI Belum Berencana Kirim Pasukan ke Marawi

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »