» Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia? » Embargo dan Isolasi Qatar, Tahapan Awal Aksi Destabilisasi Inggris-AS di Timur Tengah » Kemana Isu Qatar Hendak Berlabuh? » Turki Kembali Mempolitisasi Islam dan Isu Tatar Untuk Kepentingan Ukraina » Indonesia Harus Desak Dewan Keamanan PBB Mengusut Serangan Rudal AS ke Pangkalan Udara Shayrat, Suriah
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Sejarah Nusantara
03-02-2015
Perang Diponegoro (1825~1830)
Pangeran Diponegoro merupakan salah satu tokoh nasionalis bangsa yang independen, merdeka dan loyal terhadap bangsanya sendiri yang sempat mengegerkan percaturan global.

30-01-2015
Pesan Simbolik Prabowo-Jokowi Melalui Pencak Silat
Kita pada terpaku pada berita pertemuan Prabowo-Jokowi seputar isu politik apa yang mereka bahas. Sehingga lupa, pesan sesungguhnya justru di soal pencak silat yang seakan cuma berita sampingan. Padahal itulah pesan sesungguhnya dari pertemuan mereka berdua. Coba baca lagi deh berita-berita di media dengan seksama. To read between the line, kalau istilah orang bule. Membaca yang tersirat melalui pertemuan tersurat Prabowo-Jokowi di Istana Bogor, Kamis 29 Januari 2015. 

16-11-2014
Seri Nusantara
SANEPO atau Ungkapan Rahasia Nusantara

Banyak yang bertanya-tanya tentang negeri nusantara ini. Candi itu sebenarnya apa sih? dan hampir semua buku-buku sejarah yang kebanyakan mengacu ke sumber luar (penjajah) justru makin mendangkalkan makna sebenarnya dan cenderung dibuat makin samar atau mistis yang dalam bahasa belandanya disebut Klenik.


07-11-2014
Napak Tilas Kejayaan Nusantara di wilayah Gempol - Pasuruan
Tak komplit kiranya kalau kita melewati lumpur Lapindo di Porong tanpa pergi ke wilayah kecamatan Gempol yang hanya berjarak 5 km dari lumpur Lapindo. Selain terkenal dengan makanan khasnya yaitu cenil dan klepon, di wilayah ini kita akan menemukan banyak sekali situs sejarah peninggalan era Mpu Sendok di abad ke 9 hingga peninggalan Airlangga dan Majapahit.

15-09-2014
Pemilihan Kepala Desa

Kalau kita simak The History of Java yang ditulis Raffles, tradisi pemilihan kepala desa dulunya menggunakan sistem musyawarah mufakat. Baru setelah kedatangan Belanda, sistem itu berubah.


25-08-2014
Gunung Padang
Panglima TNI Terima TTRM Gunung Padang

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko didampingi Kasum TNI, Asintel Panglima TNI, Asops Panglima TNI, Aster Panglima TNI dan Kapuspen TNI menerima Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) Gunung Padang yang dipimpin oleh Dr. Danny Hilman mewakili Andi Arief selaku Staf Khusus Presiden RI Bidang Bantuan Sosial dan Bencana beserta 12 personel TTRM, di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Senin (25/8/2014).


30-05-2014
Ianfu di Indonesia
JSII Dorong Jepang Bertanggung Jawab Terhadap Kejahatan Perang di Indonesia

Jaringan Solidaritas Ianfu Indonesia (JSII) akan terus mendorong pemerintah Jepang melaksanakan tanggung jawab politik terhadap kejahatan perang selama perang Asia Pasifik pada acara Asian Solidarity Conference 12th untuk penyintas "ianfu" korban perbudakan seksual militer Jepang di seluruh Asia Pasifik dan Belanda yang akan diadakan di tiga kota yaitu Tokyo, Osaka dan Fukuoka dari 30 Mei hingga 4 Juni.


27-05-2014
Konferensi Pers Asian Solidarity Conference 12th

Dalam rangka menggalang kekuatan masyarakat internasional untuk memperjuangkan keadilan bagi seluruh penyintas “ianfu”, Asian Solidarity sebagai sebuah gerakan masyarakat internasional untuk memperjuangkan keadilan bagi para penyintas "ianfu" di seluruh Asia Pasifik dan Belanda mengundang komponen masyarakat yang peduli dan concern terhadap isu "ianfu" untuk menghadiri konferensi pers Asian Solidarity Conference 12th pada hari Rabu, 28 Mei 2014 Pukul 13.00 WIB bertempat di Aula Kantor Indonesia untuk Kemanusiaan (IKA), Jl. Cikini Raya No. 43, Jakarta Pusat (Depan Menteng Huis).


21-05-2014
Ianfu Indonesia
SRI SOEKANTI IANFU PALING MUDA DI DUNIA: “SAYA DIPERLAKUKAN SEPERTI KUDA”

Saya dilahirkan di Desa Gundi, Purwodadi, Jawa Tengah berasal dari keluarga besar sebagai anak ke-11 dari 12 bersaudara. Bapak seorang Wedana di Purwodadi bernama Soedirman, orang-orang memanggilnya Den Dirman (Den kepanjangan dari Raden yang merupakan gelar kebangsawanan dalam kebudayaan Jawa), sedangkan Ibu bernama Sutidjah anak seorang Lurah (Kepala Desa). Bapak mempunyai kereta kuda (dokar) dan saisnya (pengemudi) sebagai kendaraannya bekerja. Seingat saya ketika kecil kerjanya ayah hanya perintah-perintah orang saja. Mereka takut dengan ayah, karena ia tidak banyak bicara, wajahnya pun yang jarang tersenyum membuahnya terkesan galak dimata mereka.


21-05-2014
PRESS RELEASE Asian Solidarity Conference 12th Gerakan Internasional Menuntut Keadilan bagi Para Penyintas Ianfu Di Asia Pasifik & Belanda

Kasus “ianfu” di Indonesia mulai terkuak tahun 1992, ketika seorang teolog dari Universitas Seinan Gakuin Dr. Koichi Kimura bertemu dengan Tuminah, penyintas “ianfu” dari Solo yang bersedia berbicara secara terbuka mengenai perkosaan yang ia alami ketika pendudukan Jepang di Solo tahun 1942-1945. Tidak lama kemudian koran harian Suara Merdeka memuat sekelumit kisahnya secara bersambung dituliskan keponakannya yang bernama Joko Santoso atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gojek.




PREVIOUS   12345678910   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina
Dalam beberapa bulan belakangan ini, Presiden AS Donald Trump dengan sengaja membesar-besarkan ancaman senjata nuklir dan serangkaian uji coba rudal jarak menengah Korea Utara (Korut) meskipun ...

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Lihat lainya »
   Arsip
Holding BUMN dan Bancakan Kekuasaan

Federasi Nusantara dan Segala Hal yang Perlu Diperjuangkan

Nahdha Project Iringi Naiknya Morsi Menjadi Presiden Mesir

Presiden Lantik 9 Pengarah dan Kepala UKP PIP

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Embargo dan Isolasi Qatar, Tahapan Awal Aksi Destabilisasi Inggris-AS di Timur Tengah

7 Negara Arab Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Qatar

Perdana Menteri Malaysia Resmikan Siaran TV Digital

KPK Tetapkan 6 Tersangka Kasus Suap DPRD Jatim

Kemana Isu Qatar Hendak Berlabuh?

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »