» Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik » Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik » Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Sejarah Nusantara
21-05-2014
PRESS RELEASE Asian Solidarity Conference 12th Gerakan Internasional Menuntut Keadilan bagi Para Penyintas Ianfu Di Asia Pasifik & Belanda

Kasus “ianfu” di Indonesia mulai terkuak tahun 1992, ketika seorang teolog dari Universitas Seinan Gakuin Dr. Koichi Kimura bertemu dengan Tuminah, penyintas “ianfu” dari Solo yang bersedia berbicara secara terbuka mengenai perkosaan yang ia alami ketika pendudukan Jepang di Solo tahun 1942-1945. Tidak lama kemudian koran harian Suara Merdeka memuat sekelumit kisahnya secara bersambung dituliskan keponakannya yang bernama Joko Santoso atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gojek.


21-05-2014
Asian Solidarity Conference 12th Gerakan Internasional Menuntut Keadilan bagi Para Penyintas Ianfu Di Asia Pasifik & Belanda Kawan-kawan Jaringan Solidaritas Ianfu Indonesia (JSII)

Berikut ini saya sampaikan mengenai rencana konferensi pers yang akan dilaksanakan tanggal 28 Mei 2014, dimana tanggal 29 Mei Sri Soekanti akan berangkat ke Jepang menghadiri Asian Solidarity ke-12 bersama saya dan Anugrah (peneliti romusha) yang akan bertugas membantu Sri Soekanti selama berada di Jepang. Oleh karena kondisi fisik Sri Soekanti yang sudah tidak terlalu fit, untuk itu perlu asisten yang menolongnya untuk dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lain.


23-04-2014
Politik Tan Malaka (1945)

Ditulis oleh Tan Malaka di Surabaya, 24 November 1945

Sumber: Tulisan ini diambil dari buku Merdeka 100%, cetakan pertama, Oktober 2005, dengan ijin dari penerbit Marjin Kiri. Buku ini mengandung tiga tulisan Tan Malaka: Politik, Rencana Ekonomi Berjuang, dan Muslihat.


15-04-2014
Soekarno Membubarkan Fremasonry

Bercerita soal Rotary Club, Freemason masuk ke Indonesia ada banyak cerita. Banyak sisi dan banyak hal yang belum terungkap. Pada Februari 1961, lewat Lembaran Negara nomor 18/1961, Presiden Soekarno membubarkan dan melarang keberadaan Freemasonry di Indonesia. Lembaran Negara ini kemudian dikuatkan oleh Keppres Nomor 264 tahun 1962 yang membubarkan dan melarang Freemasonry dan segala derivatnya seperti Rosikrusian, Moral Re-armament, Lions Club, Rotary Club, dan Bahaisme. Sejak itu, loji-loji mereka disita oleh negara.


24-03-2014
Tuna Sejarah Benar-Benar Melanda Bangsa

Buku paling gres, "Takdir: Riwayat Pangeran Diponegoro (1785-1855)" (Penerbit Kompas: 2014) karya Peter Carey adalah mukhtashar alias ringkasan padat dari "Kuasa Ramalan: Pangeran Diponegoro dan Akhir Tatanan Lama di Jawa, 1785-1855" sebanyak 3 jilid yang juga karya Carey, pria yang hampir 40 tahun meneliti sosok Diponegoro.


05-03-2014
Musuh VOC dari Tjiandjoer

Seratus tahun lebih sebelum Pangeran Diponegoro  mengobarkan Perang Jawa, di tatar Pasundan seorang menak (bangsawan) bernama Haji Prawatasari telah memimpin sebuah pemberontakan besar terhadap kompeni (VOC). Bagaimana perlawanan itu berlangsung? Hendi Jo dari Islam Indonesia coba menyajikan hasil penelusurannya terhadap sepak terjang  pejuang yang namanya hampir tak dikenal oleh generasi sekarang tersebut


08-02-2014
Usman Harun, Antara Bom 12,5Kg, Kapal Perang dan Galaunya Singapura

Mungkin nama Usman dan Harun identik dengan orang Indonesia atau Melayu namun dua nama ini ternyata mampu membuat takut sebuah negara hingga saat ini.


04-02-2014
Research Associate GFI Di Undang Launching Buku Hasil Riset

Global Future Institute sejak tahun 2010, bekerjasama dengan Eka Hindra (Peneliti Independen Ianfu), mulai memberikan perhatian serius terhadap perkembangan ianfu Indonesia pada khususnya ataupun ianfu di Asia pada umumnya. Semenjak itulah Eka Hindra bergabung menjadi Research Associate GFI, kemudian bersama GFI saling tukar informasi dan diskusi mengenai perkembangan ianfu. Kerjasama ini dilakukan dalam bentuk penyadaran publik tentang bagaimana sejarah ianfu sebenarnya dan sejauhmana perkembangan kondisi para korban-korban ianfu yang masih hidup.


03-01-2014
Hakekat Perayaan Tahun Baru adalah ISLAM

Adalah keniscayaan dimanapun diseluruh dunia bahwasanya sejak zaman dahulu kala manusia itu pada dasarnya memerlukan sebuah acuan atau pegangan hidup dalam bermasyarakat terutama dalam menggerakkan roda pemerintahan, keagamaan hingga acara kebudayaan yang bisa mengayomi seluruh lapisan masyarakatnya. Munculnya peperangan demi peperangan pada zaman dahulu adalah demi pengakuan sebuah “tanda” atau “ayat” yang kiranya akan membawa kebaikan ummat manusia itu sendiri.


30-11-2013
Babad Diponegoro dan Nagarakretagama
Babad Diponegoro dan Nagarakretagama Diakui Sebagai Ingatan Kolektif Dunia

Babad Diponegoro dan Nagarakretagama diakui sebagai Ingatan Kolektif Dunia atau Memory of the World (MOW). Program Ingatan Kolektif Dunia (MOW) United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) bertujuan untuk melindungi dan melestarikan warisan sejarah dunia dan memfasilitasi akses universal terhadap warisan dokumenter dunia tersebut.




PREVIOUS   12345678910   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik
Belakangan ini, persaingn global AS versus Cina di Asia Pasifik semakin menajam. Indonesia, yang sejatinya merupakan pelopor strategi perimbangan kekuatan di antara dua kutub yang sedang ...

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Lihat lainya »
   Arsip
Iran Harap Perang Yaman Tidak Sulut Konfrontasi Iran-Saudi

RI -Jepang Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Kesehatan

Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing

Pemerintah Pastikan Blokir Telegram

Dilihat Dari Gelagatnya, NATO Memang Ingin Agresi Militer ke Rusia

KPK Dalami Proses Penentuan Opini Kasus Kemendes-BPK

Anggaran Polri Naik di Masa Presiden Jokowi

Ketua OPEC Optimistis Stok Minyak Global Turun

Mengunjingkan Epistemologi Keraton

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »