» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Iptek
22-09-2014
IMF Tawarkan Pinjaman US$127 Juta untuk Tangani Ebola

Guinea, Liberia, dan Sierra Leone dapat menerima pinjaman US$127 juta dari Dana Moneter Internasional (IMF). Pinjaman itu, dikutip laman Reuters, Kamis, 18 September 2014, untuk membantu mereka menangani wabah terburuk virus Ebola.


19-09-2014
Membaca Skema Global di Balik Merebaknya Isu Virus Ebola

Jika kita cermati, isu yang ditebar Amerika Serikat saat ini, tidak lagi soal Boko Haram, ISIS, Islam Radikal atau HAM. Sekarang nampaknya kembali ke isu lama yaitu soal bahaya virus Ebola yang mewabah ke berbagai kawasan dunia. Namun tetap saja, agenda strategis yang diusung  sama yaitu mengkondisikan kehadiran pasukan asing di negeri-negeri yang berdaulat. Yang kemudian bermuara pada melayani skema besar negara-negara adidaya yaitu penguasaan dan pencaplokan sumberdaya alam di negeri-negeri berdaulat yang menjadi sasaran mereka.


17-09-2014
Obama: Ebola Ancaman Keamanan Global

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengatakan penyebaran virus mematikan ebola menjadi ancaman terhadap keamanan global.


16-09-2014
Virus Ebola
PBB Butuh Dana 10 Triliun Melawan Ebola

Koordinator PBB untuk Ebola, David Nabarro mengatakan, lebih dari US$1 miliar atau sekitar 10 triliun rupiah dibutuhkan untuk melawan wabah Ebola di kawasan Afrika Barat.


16-09-2014
Teknologi Produksi Hidrogen dari Air
Tim Peneliti Korsel Kembangkan Teknologi Produksi Hidrogen dari Air

Tim peneliti Korea Selatan berhasil mengembangkan teknologi energi konsep baru yang memproduksi hidrogen secara massal dari air dengan menggunakan sinar matahari.


11-09-2014
Eropa Tenggara
Website PM Albania Diserang Hacker

Website kantor Perdana Menteri Albania pada Rabu (10/9/2014) mendapat serangan dari hacker. Para perentas ini meninggalkan pesan untuk masyarakat sipil dan menyerukan kehidupan yang lebih baik.


10-09-2014
Virus Ebola
WHO: Jumlah Korban Tewas Akibat Ebola Menjadi 2.296 Orang

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa mengatakan jumlah korban tewas dari wabah terburuk Ebola telah meningkat menjadi sedikitnya 2.296 dari 4293 kasus di lima negara Afrika Barat.


09-09-2014
WHO: Perkembangan Virus Ebola Sangat Cepat

Badan Kesehatan Dunia WHO menyatakan perkembangan wabah virus ebola saat ini sangat cepat. WHO menyebutnya sebagai “eksponensial” atau berlipat ganda.


05-09-2014
Mengenal dan Mewaspadai Virus Ebola: Bekal bagi para Jemaah Haji Indonesia

Dunia telah digemparkan dengan munculnya virus baru yang sangat mematikan, bernama Zaire Ebolavirus (EBOV). Virus Ebola pertama kali muncul pada tahun 1976 di Zaire dan Sudan. Zaire merupakan salah satu tingkat fatalitas kasus tertinggi dari virus patogen manusia, yaitu sekitar 90%. Dengan rincian tingkat fatalitas kasus di 88% pada tahun 1976, 59% pada tahun 1994, 81% pada tahun 1995, 73% pada tahun 1996, 80% pada 2001-2002, dan 90% pada tahun 2003. Sedangkan di Sudan tingkat fatalitas kasus sekitar 50%.


30-08-2014
Virus Ebola
WHO Perkirakan Dua Puluh Ribu Dapat Terinfeksi Virus Ebola

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam laporannya menyebutkan wabah mematikan Ebola di Afrika Barat dapat menginfeksi lebih 20.000 orang.




PREVIOUS   1234567891011   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi

Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik ?

Merajut Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme

Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Catatan Terkait Pilkada 2017

Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"

Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »