» Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia » AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang » Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Diplomasi
07-02-2017
Indonesia dan Korsel Bahas Kerjasama Bilateral

Indonesia dan Korea Selatan bahas kerjasama bilateral bidang pertahanan, ekonomi, sosial budaya, konsuler dan tenaga kerja. Agenda kerjasama tersebut muncul di Pertemuan Pertama High Working Level Strategic Dialogue (HWLSD), Senin (6/2/2017) di Jakarta. 


26-01-2017
Presiden Optimis Hubungan Indonesia-AS Tetap Baik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, terpilihnya Donald Trump sebagai presiden baru Amerika Serikat tidak akan memengaruhi hubungan kedua negara, bahkan akan lebih baik.


27-12-2016
Pemukiman Ilegal Israel di Palestina
Indonesia Apresiasi Resolusi DK PBB Terkait Pemukiman Ilegal Israel

Indonesia menyambut baik dan mengapresiasi disahkannya Resolusi Dewan Keamanan PBB tanpa adanya veto pada Jumat, 23 Desember 2016 di Markas Besar PBB New York, terkait pemukiman ilegal Israel yang dibangun di wilayah Palestina (Tepi Barat, Gaza, dan Jerusalem Timur).


23-12-2016
Indonesia Berhasil Gagalkan Separatis Papua Masuk di Forum MSG

Gencarnya united liberation movement for west papua (ulmwp) atau kelompok separatis Papua di luar negeri untuk menjadi anggota penuh Melanesian Spearhead Group (MSG) akan tertutup selamanya. Hal ini ditegaskan Dirjen Asia Pasifik dan Afrika, Kemlu RI, Duta Besar Desra Percaya, Ketua Delegasi RI pada Foreign Ministers Meeting (FMM) MSG, yang berlangsung di Port Vila, Vanuatu, 21 Desember 2016.


23-12-2016
Indonesia-Jepang Bentuk Forum Maritim

Indonesia dan Jepang menandatangi Memorandum Kerjasama Pembentukan Forum Maritim Indonesia Jepang di Tokyo, Rabu (21/12/16). Pembentukan forum itu terjadi saat kunjungan kerja Menko Maritim, Luhut B. Panjaitan, ke Jepang.


16-12-2016
Jokowi Bertemu Rouhani Bahas Kerjasama Ekonomi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (14/12) menemui Presiden Hassan Rouhani di Teheran, Ibukota Iran untuk membahas kerjasama kedua negara di bidang ekonomi.


13-10-2016
Indonesia-Rumania Sepakat Perluas Kerja Sama Infrastruktur

Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menyatakan Indonesia dan Rumania sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam bidang infrastruktur.


28-09-2016
Kuba Berkomitmen Perkuat Hubungan Antar Masyarakat dengan Indonesia

Kuba berkomitmen untuk mempererat hubungan dengan Indonesia melalui koneksi "people to people" atau hubungan antarmasyarakat yang akan diperkuat dengan menggandeng media di Indonesia untuk menyebarluaskan informasi mengenai negara tersebut.


20-09-2016
Dinamika Hubungan Internasional Rusia dan Negara Gulf Cooperation Council
Pengaruh Rusia dari waktu ke waktu semakin terbangun di kawasan Timur tengah, yang merupakan salah satu daerah yang potensial dengan banyak kedistabilitasan di dunia, yang semakin tampak jelas mengancam keutuhan negara-negara di kawasan tersebut. Berbagai langkah diplomatik dan juga intervensi militer yang dilakukan Rusia di Timur Tengah belakangan ini telah membuat beberapa kalangan analis berpendapat bahwa Rusia telah mencatat poin dalam membangun suara, eksistensi dan pengaruhnya di kawasan yang dulu kental akan pengaruh dari negara-negara barat.Dimana dalam tulisan ini penulis akan mengambarkan dengan jelas hubungan atau relasi yang dijalin Rusia di timur tengah khususnya dengan negara-negara teluk (Gulf States) seperti , Bahrain, Kuwait,Qatar, Oman, UAE, dan lain sebagainya. 

08-08-2016
Berangkat ke Rusia, Erdogan Sebut Putin “Sahabatku”
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan partisipasi Rusia dalam penyelesaian krisis Suriah sangat penting, dan tanpa upaya Rusia krisis ini tidak mungkin akan terpecahkan.



PREVIOUS   1234567   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak
Kalau benar manuver diplomatik AS melalui DK-PBB tersebut dimaksudkan untuk mengajak seluruh dunia mengisolasi dan mengembargo Korea Utara, lantas bagaimana sikap Indonesia? ...

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara

Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia

AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang

Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Turki Dukung RI Jadi Anggota DK PBB

Dibalik Sukses Pengendalian Harga-harga Pangan pada Idul Fitri 2017

Freeport: Memperpanjang Pelecehan dan "Freedom of Looting"

Arab Saudi dan Sekutu Beri Tambahan Waktu Dua Hari kepada Qatar

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »