» Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik » Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik » Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Diplomasi
07-04-2016
Kembalikan Hubungan RI-RRC ke Format Kerjasama Strategis di Era Pemerintahan Sukarno
Ada kawan yang ingin minta klarifikasi lebih jauh mengenai tesis saya bahwa para Taipan itu telah menjadi Daerah Penyangga antara Pemerintah RI dan Pemerintah RRC. Menurut kawan saya ini, lho bukankah RRC telah mempersilahkan para Taipan seberang lautan itu untuk mengatur arah kebijakan luar negeri negara-negara lain?

23-03-2016
Aksi Teror di Brussels
Info Terbaru Serangan Teror di Brussel

Dua ledakan yang terjadi di Brussel pada Selasa (22/03/2016) sekitar pukul 8 pagi waktu setempat terjadi dua ledakan di main departure hall di Bandara Zaventem, Brussel menyebabkan setidaknya 14 orang tewas. Kemudian ledakan yang terjadi di metro stasiun Malbeek satu jam kemudian menewaskan 20 orang.


23-03-2016
Aksi Teror di Brussels
Indonesia Kecam Keras Aksi Teror di Brussels

Indonesia mengecam keras aksi teror di beberapa lokasi di Brussels, Belgia yang menyebabkan korban tewas maupun luka-luka pada Selasa (22/03/2016).


22-03-2016
Indonesia-Papua Nugini
Indonesia-Papua Nugini Akan Resmikan Monumen Perbatasan

Indonesia dan Papua Nugini (PNG) pada akhir Maret 2016 berencana meresmikan salah satu monumen yang menandakan perbatasan kedua negara. Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, dan Menteri Luar Negeri PNG, Rimbink Pato dalam pernyataan pers bersama seusai pertemuan bilateral kedua menteri di sela-sela Regional Ministerial Conference of the Bali Process on People Smuggling, Trafficking in Persons and Related Transnational Crime ke-6 atau BRMC VI di Bali, Selasa (22/03/2016).


22-03-2016
Menlu Minta Tiongkok Hormati Kedaulatan Indonesia

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengajak Tiongkok untuk menghormati hukum internasional, termasuk kesepakatan dalam konvensi laut internasional, pascainsiden penggagalan penyitaan KM Kway Fey 10078 berbendera Tiongkok di Laut Natuna.


21-03-2016
Diplomasi Rahasia dan Perdagangan Israel-Indonesia
Pada tanggal 6 Maret 2016 Presiden Joko Widodo dihadapan KTT Organisasai Konperensi Islam di Jakarta menyerukan pemboikotan barang-barang Israel tetapi kemudian dikoreksi juru bicara Istana bahwa presiden menyerukan pemboikotan kebijakan Israel bukan barang-barang Israel Kemudian Deputi Menlu Israel Tzipi Hotovely pada 15 Maret 2015 menyatakan ada diplomasi rahasia antara Indonesia dan Israel.Tzipi menyatakan bahwa kunjungan Menlu RI Marsudi ke Ramallah untuk melantik konsul RI dI Palestina melanggar "kesepakatan diplomatik". Timbul pertanyaan bagaimana sebenarnya kebijakan pemerintah R.I. Pada 16 Maret 2016 koran The Times of Israel memberitakan bahwa Kepala Divisi Asia Kementerian Luar Negeri Israel Mark Sofer secara rahasia pada minggu kedua Maret 2016 datang ke Jakarta untuk bertemu para pejabat Indonesia untuk meluruskan persoalan hubungan RI-Indonesia (Tidak ada beritanya di media massa Jakarta). 

15-03-2016
Hubungan Diplomatik Iran dan Selandia Baru
Menyimak Lawatan Zarif ke Selandia Baru
Zarif Senin (14/3) bertemu dengan Perdana Menteri Selandia Baru, John Key di Wellington serta membahas mekanisme perluasan kerjasama bilateral, regional dan internasional. Di pertemuan tersebut, John Key mengatakan, “Saya mendukung perluasan hubungan Iran dan Selandia Baru serta siap memberikan instruksi yang diperlukan untuk menghapus kendala yang ada di sektor hubungan perdagangan dan ekonomi kedua negara.”

14-03-2016
Indonesia-Palestina
Pasca KTT OKI, Menlu RI Gelar Pertemuan dengan Menlu Palestina

Menindaklanjuti hasil pertemuan KTT Luar Biasa OKI ke-5 yang berlangsung di Jakarta, 6-7 Maret 2016, Menlu RI Retno Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Palestina Riad Al Malki sebelum pelantikan Konsul Kehormatan Indonesia di Ramallah.


10-03-2016
Prancis Upayakan Mediasi Israel-Palestina Sebelum Agustus
Menteri Luar Negeri Prancis Jean Marc Ayrault menyatakan akan mengupayakan mediasi antara Israel dan Palestina pada musim panas tahun ini, yakni sebelum Agustus 2016.

23-02-2016
Kerjasama Pertahanan RI dan Malaysia
Perkuat Pertahanan Maritim, Malaysia Kunjungi Indonesia
Panglima Tentara Laut Malaysia, Laksamana Datok Seri Panglima Ahmad Kamarutzaman melakukan kunjungan resmi ke Indonesia. Ia mengunjungi Kepala  Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Ade Supandi di Mabes TNI.



PREVIOUS   123456789   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik
Belakangan ini, persaingn global AS versus Cina di Asia Pasifik semakin menajam. Indonesia, yang sejatinya merupakan pelopor strategi perimbangan kekuatan di antara dua kutub yang sedang ...

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Lihat lainya »
   Arsip
Iran Harap Perang Yaman Tidak Sulut Konfrontasi Iran-Saudi

RI -Jepang Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Kesehatan

Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing

Pemerintah Pastikan Blokir Telegram

Dilihat Dari Gelagatnya, NATO Memang Ingin Agresi Militer ke Rusia

KPK Dalami Proses Penentuan Opini Kasus Kemendes-BPK

Anggaran Polri Naik di Masa Presiden Jokowi

Ketua OPEC Optimistis Stok Minyak Global Turun

Mengunjingkan Epistemologi Keraton

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »