» Memberi Makna Baru tentang Motif Politik Di Balik Pembunuhan Presiden Panama Omar Torrijos » Membaca Langkah Trump dari Perspektif The Power of Oil » Membaca IORA dari Sisi Lain Geopolitik » Indonesia dan Geopolitik Samudra Hindia » Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Politik
19-01-2017
Mencermati Dinamika Radikalisme, Ekstrimisme dan Komunisme di Media Sosial

Di era Medsos sekarang ini, banyak diwarnai dengan munculnya berbagai kasus berbasis agama di Indonesia, dengan mengamati media sosial yang ada antara lain facebook, youtube, twitter, blog, WA, telegram dan sebagainya. Setidaknya, beberapa daerah yang dijadikan penelitian berbagai kelompok peneliti ataupun civil society lainnya, antara lain di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surakarta, Pontianak, Makasar, dan Surabaya.


18-01-2017
Oleh : Ferdiansyah, Pemerhati Sosial dan Politik
Orang Cerdas, Tak Terpovokasi Hoax

Hoax selalu menjadi trending topic di berbagai media massa maupun media sosial belakangan ini, karena disebut-sebut sebagai salah satu alat pemecah persatuan baik antar bangsa maupun antar umat beragama di Indonesia.


18-01-2017
Oleh : Wildan Nasution *)
Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik ?

Pilkada 2017 sudah ditekadkan untuk dilaksanakan secara demokratis dan harus berintegritas, karena kita tidak menginginkan outcome Pilkada 2017 hanya menghasilkan koruptor-koruptor baru, karena fakta sebelumnya menunjukkan banyak pemenang Pilkada yang tidak lama menjabat tersangkut kasus korupsi, karena dengan sistem Pemilu yang mahal dan budaya korupsi, maka yang terpilih atau menjadi pemenang Pilkada belum tentu Paslon yang baik, sebab mereka bisa saja seperti musang berbulu ayam.


18-01-2017
Oleh : Otjih Sewandarijatun *)
Merajut Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme

Globalisasi menyebabkan kaburnya batasan antar negara. Pasca perang dingin yang dimenangkan blok barat, AS menjadi negara super power yang mampu mengintervensi negara lain pada awalnya dengan menggunakan empat isu yakni Demokratisasi, lingkungan hidup, HAM dan terorisme, dan dalam perkembangannya ditekankan pada tiga isu strategis dan “lebih seksi” yaitu pangan, air bersih dan energi. Dalam menanamkan pengaruhnya di negara berkembang, negara adidaya menggunakan proxy war dan asimetris dengan memanfaatkan pihak ketiga.


18-01-2017
Oleh : Kurniadi*)
Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Tidak ada sebuah bangsa yang lepas dari pengaruh dan jebakan globalisasi, sehingga hanya kecerdasan dan persatuan dalam bangsa tersebut yang akan menentukan apakah bangsa tersebut akan menjadi pemenang atau pecundang (Stiglitz, 2006).

Merefleksi keadaan sekarang ini, banyak dinamika persoalan yang harus kita hadapi dengan adanya asing yang telah membuat tidak kenyamanan  bagi negara kita dan pemuda sekarang adalah pemimpin masa depan atau penerus bangsa kita ini, dan tentu ini sesuai dengan konteks saat ini 71 tahun Indonesia merdeka banyak dinamika yang menyertainya mulai dari awal ala berdirinya negara ini dibentuk, proses proklamasi kemerdekaan hingga dinamika setelah merdeka hingga sekarang yang penuh dengan polemik yang dirasakan oleh masyarakat.


18-01-2017
Amril Jambak*)
Catatan Terkait Pilkada 2017

Menurut catatan penulis, ada beberapa permasalahan Pilkada Serentak 2017 yang belum terselesaikan masih dapat ditemukan di Provinsi, Kabupaten, dan Kota yang akan menyelenggarakan pesta demokrasi 5 tahunan tersebut. Permasalahan yang paling krusial dan perlu mendapatkan perhatian antara lain berlanjutnya permasalahan anggaran, ketidakvalidan DPT; sengketa Pilkada; serta gangguan keamanan. Permasalahan tersebut dipandang perlu mendapat arahan atau perintah Presiden RI sebagai Kepala Negara kepada pemangku kepentingan Pilkada Serentak 2017 untuk segera diselesaikan, agar Pilkada Serentak 2017 dapat berjalan secara demokratis dan berintegritas.


09-01-2017
Oleh Batara R. Hutagalung
KEMBALI KE UUD 45 yang disahkan pada 18.8.1945 Mengembalikan Kewibawaan NEGARA (Pemerintah, TNI dan POLRI)
Pendahuluan
 
Biasanya mereka yang gemar menulis, setiap akhir tahun menulis refleksi atau catatan akhir tahun, untuk memberikan penilaian dari sudut pandangnya, atau hanya sekadar menulis kronologi/kaleidoskop berbagai peristiwa yang menurut pendapatnya penting.Juga ada yang di awal tahun menyampaikan harapan-harapannya untuk masa yang akan datang. 

02-01-2017
Oleh : Herdiansyah Rahman
SEMRAWUTKAH PERSIAPAN PILKADA 2017?

Jika tidak ada aral melintang, Pilkada serentak 2017 akan diselenggarakan pada 15 Februari 2017 di 7 provinsi yang akan menyelenggarakan Pilgub yaitu Aceh, Papua Barat, Papua, Sulawesi Barat, Banten, DKI Jakarta dan Babel, 76 kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada bupati dan 18 kota yang akan menyelenggarakan Pilkada walikota.


16-12-2016
Oleh : Kurniadi *)
Generasi Muda, Bela Negara dan Keutuhan NKRI
Berbicara tentang bela negara di era global saat ini sungguh sangat mendalam esensi dan signifikansinya, terutama bagi generasi muda mengingat hambatan, tantangan dan ancaman yang cukup beragam. Melalui bela negara diharapkan dapat meningkatkan rasa pesatuan dan kesatuan, baik di lingkungan tingkat pelajar maupun di kalangan masyarakat. Bagaimanapun juga, yang mendasar dari bela negara adalah taat dan setia kepada Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. 

25-11-2016
Jangan Adu TNI-POLRI, Jangan Benturkan Negara cq Aparatnya dengan Umat Islam!

Agaknya, hiruk-pikuk jagad politik di Tanah Air yang dipicu oleh "kasus pulau seribu" kian memanas. Tidak cuma pemain lokal berkecimpung memanfaatkan moment, aktor-aktor global pun turut bermain. Itu keniscayaan. Kenapa? Jelas. Bicara Jakarta berarti berbicara tentang Indonesia, karena ia (Jakarta) adalah etalase negeri ini. Mengkaji Indonesia, artinya juga membahas (geo) politik global, oleh sebab banyak kepentingan para adidaya disini. Kenapa demikian, Indonesia dalam perspektif geopolitk global, selain didudukkan sebagai pemasok raw material, pasar yang tak pernah kenyang, tempat putar ulang kapital para negara produsen (apapun) ---karena cangkul dan ikan asin saja harus impor--- juga yang terkini bahwa faktor geografi memposisikan sebagai lintasan sealanes of communication/transportatian (SLOC/T). Jalur distribusi (pangan, minyak, dll) dan lintasan barang dan jasa berbagai negara yang tak pernah sepi.




PREVIOUS   123456789   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing
Sebenarnya para olahragawan dan olahragawati yang “ketangkap basah” menggunakan doping, bukan hal baru terjadi di dunia olahraga. Ketika olahraga dewasa ini semakin erat kaitannya dengan prestise ...

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Mahasiswa Papua Minta Freeport Ditutup

Membaca Langkah Trump dari Perspektif The Power of Oil

Kontroversi Keberadaan Freeport

Penyebaran Paham Radikalisme: Ancaman Nyata Kedaulatan NKRI

Menyikapi Kasus Freeport

Bangkitnya Komunisme dalam Konstelasi Politik Indonesia

Bom Panci di Cicendo, Pesan Eksistensi Kelompok Radikal

Mewujudkan Spirit Demokrasi Pancasila

Perilaku Barbaristik dalam Politik Aceh

Saatnya Mengambil Alih Freeport

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »