» Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia » AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang » Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Asean
24-11-2015
Presiden Tegaskan India sebagai Mitra Maritim ASEAN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan India sebagai mitra kerja sama di bidang maritim bagi negara-negara ASEAN.


03-11-2015
Sengketa Spratly Jadi Bahasan Utama di Pertemuan Menhan ASEAN ke-13
Sengketa Spratly Jadi Bahasan Utama di Pertemuan Menhan ASEAN ke-13

Pertemuan tingkat menteri pertahanan 10 negara ASEAN ke-3 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia pada Selasa (3/11/2015) di hadiri juga oleh perwakilan tingkat tinggi mitra ASEAN seperti Cina, Jepang, India, Korea Selatan, Australia dan Amerika Serikat. Isu perbatasan seperti sengketa kepulauan Spratly di laut Cina Selatan menjadi bahasan utama pada forum yang akan berlangsung Kamis (5/11/2015).


02-10-2015
Bambang Kesowo, mantan Menteri Sekretaris Negara era Megawati
Saudara Kita Kian Tumbuh Jadi Bangsa Yang Tinggi Hati
PENGANTAR: Tulisan ini merupakan respon dari tulisan Teuku Kemal Fasya yang berjudul "Malaysia Is (indeed) Not Truly Asia."
 
Mas Kemal, saya tidak bisa mengartikulasikan pikiran saya tentang karakter bangsa tetangga kita itu sebaik anda. Tetapi saya setuju dan sejalan dengan apa yang anda ungkap. Yang mengganjal dalam penilaian saya, saudara kita itu kian tumbuh menjadi bangsa yang tinggi hati. 

02-10-2015
Malaysia Is (indeed) Not Truly Asia
Sebelum sampai ke Malaysia, saya hampir percaya bahwa tak ada bangsa di Asia yang boleh mengklaim the truly Asia selain Malaysia. Iklan sepanjang tahun 2008 yang memakai trade mark “Malaysia is a Truly Asia” (Malaysia adalah Asia sesungguhnya) memang mampu menyedot kunjungan utama internasional di tahun itu. Selama ini kunjungan wisata Asia berpusat di China dan India untuk kunjungan kultural-historis, dan Jepang dan Korea Selatan untuk kunjungan modern-teknologi.

11-09-2015
Singapura Gelar Pemilu Parlemen Hari Ini
Seluruh tempat pemungutan suara di Singapura mulai dibuka Jumat pagi ini untuk pemungutan suara bagi Pemilu yang telah diseru Perdana Menteri Lee Hsien Loong di tengah melesunya perekonomian.

13-08-2015
Hubungan regional Myanmar-Thailand
Myanmar-Thailand Kembangkan Zona Ekonomi Khusus Dawei
Myanmar dan Thailand menekankan pengembangan Zona Ekonomi Khusus Dawei (SEZ) di selatan wilayah Taninthayi Myanmar.
 
 
Pejabat-pejabat Myanmar dan Thailand pada Senin (10/8) mengatakan, pengembangan Zona Dawei yang memiliki luas lebih dari 200 km persegi akan dilakukan dalam dua tahap. Demikian dilansir Xinhua.

11-08-2015
ASEAN peringati hari jadi ke-48

Sekretariat ASEAN memperingati hari jadi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Association of Southeast Asian Nations/ASEAN) ke-48, yang jatuh pada 8 Agustus.


07-08-2015
Menteri ASEAN: Pembangunan di Laut Tiongkok Selatan "Tingkatkan Ketegangan"

Kegiatan reklamasi di Laut Tiongkok Selatan telah "meningkatkan ketegangan" di kawasan, kata para menteri Asia Tenggara, Kamis, saat mereka menutup pertemuan yang didominasi oleh diskusi tentang keprihatinan atas pembangunan pulau Beijing.


06-08-2015
Konflik Korsel-Korut
Menlu Korsel Desak ASEAN Kirim Kesan yang Kuat ke Korut

Menteri Luar Negeri Korea Selatan Yun Byung-se mendesak Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) harus mengirim pesan yang kuat ke Korea Utara terkait provokasi yang mungkin dilakukannya.


05-08-2015
Jepang-ASEAN Tingkatkan Kerjasama Keamanan Maritim

Diplomat-diplomat senior Jepang dan anggota Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) saling bertemu di Kuala Lumpur, ibuota Malaysia.




PREVIOUS   12345678   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak
Kalau benar manuver diplomatik AS melalui DK-PBB tersebut dimaksudkan untuk mengajak seluruh dunia mengisolasi dan mengembargo Korea Utara, lantas bagaimana sikap Indonesia? ...

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara

Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia

AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang

Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Turki Dukung RI Jadi Anggota DK PBB

Dibalik Sukses Pengendalian Harga-harga Pangan pada Idul Fitri 2017

Freeport: Memperpanjang Pelecehan dan "Freedom of Looting"

Arab Saudi dan Sekutu Beri Tambahan Waktu Dua Hari kepada Qatar

TNI Belum Berencana Kirim Pasukan ke Marawi

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »