» Indonesia Harus Desak Dewan Keamanan PBB Mengusut Serangan Rudal AS ke Pangkalan Udara Shayrat, Suriah » Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina » Antara Balkanisasi, Musuh Imajiner dan Pahlawan Fiktif » Membaca Pulau Reklamasi dari Perspektif Geopolitik » Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Asean
31-07-2015
ASEAN Day
Sambut Hari Jadi ASEAN ke-48, Kemlu Gelar Seminar

Kementerian Luar Negeri menggelar seminar bertajuk “Penguatan Peran Pemuda dalam Menghadapi Persaingan Pasar Tenaga Kerja di Era Masyarakat ASEAN 2015.” Seminar yang berlangsung di Ruang Nusantara Kemlu ini merupakan bagian kegiatan dalam rangka menyambut hari jadi ASEAN ke-48 (ASEAN Day).


30-07-2015
ASEAN-Tiongkok komitmen jaga stabilitas Laut China Selatan

ASEAN dan Tiongkok kembali menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keamanan di Laut China Selatan dengan mengedepankan berbagai kerja sama dan mempercepat penyelesaian kesepakatan kode etik (code of conduct/CoC) untuk mengatasi sengketa Laut China Selatan.


11-07-2015
Masyarakat Ekonomi ASEAN
Press Briefing: Pemahaman yang kurang, Tantangan Utama Indonesia Hadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN

Tantangan utama Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) adalah awareness (pemahaman) masyarakat mengenai MEA. Demikian disampaikan oleh Direktur Kerja Sama Ekonomi ASEAN, Ina Krisnamurthi pada press briefing mingguan yang juga dihadiri Jubir Kemlu, Arrmanatha Nasir pada Kamis (09/07/2015).


23-06-2015
Jepang Khawatir Dominasi Laut Cina Selatan

Angkatan Laut Filipina mengadakan latihan gabungan dengan pasukan AS dan Jepang di pulau dekat wilayah Laut Cina Selatan yang masih sengketa, Senin (22/6).


15-05-2015
ASEAN-Kanada
ASEAN dan Kanada Perkuat Komitmen Bersama dalam Rangka 40 Tahun Kerja Sama Kemitraan di Tahun 2017

"Indonesia mengusulkan tiga hal utama dalam kerja sama penanggulangan pandemi dan bencana antara ASEAN dan Kanada. Pertama, perlunya mekanisme pencegahan bencana yang memuat proses mitigasi, kontigensi, dan rehabilitasi. Kedua, perlunya peningkatan kapasitas dan fasilitasi tenaga personel di kawasan. Ketiga, pentingnya latihan penanggulangan bencana bersama, serta saling tukar pengetahuan dan informasi", demikian disampaikan M.I. Derry Aman, Direktur Mitra Wicara dan Antar Kawasan (MWAK), Kementerian Luar Negeri RI, mewakili Ketua SOM ASEAN-Indonesia, dalam Pertemuan 12th ASEAN-Canada Dialogue di Vancouver, Kanada (10-12/5/2015)


29-04-2015
KTT ASEAN ke-26
KTT ASEAN ke-26 Lahirkan Tiga Deklarasi

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-26 ASEAN yang berlangsung di Kuala Lumpur dan Langkawi, Malaysia  melahirkan tiga deklarasi dokumen penting.


28-04-2015
Komunitas ASEAN 2015
Menlu RI: Komunitas ASEAN 2015 Harus Dapat Dirasakan Rakyat

Menlu RI menekankan bahwa komunitas ASEAN 2015 merupakan kenyataan yang dapat dirasakan rakyat dan tidak hanya di atas kertas. Hal tersebut ditekankan Menlu RI dalam pertemuan tingkat Menteri ASEAN (26/4), di Kuala Lumpur, Malaysia.


27-04-2015
KTT ASEAN KE-26
Indonesia Ajukan Empat Poin ke KTT ASEAN

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, ada empat poin yang akan disampaikan Indonesia dalam gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-26 ASEAN di Kuala Lumpur-Langkawi, Malaysia.


27-04-2015
Filipina Serukan ASEAN Desak Cina Hentikan Reklamasi di Laut Cina Selatan

Filipina menyerukan negara-negara tetangganya di ASEAN untuk bersatu mendesak Cina menghentikan reklamasi pulau karang di Laut Cina Selatan (LCS). Namun, seruan itu gagal mendapatkan dukungan luas menjelang dilangsungkannya pertemuan puncak, demikian seperti dilaporkan Antara, Senin (27/4).


27-04-2015
KTT ASEAN ke-26
KTT ASEAN ke-26 di Malaysia Fokus Pada Kerja Sama Ekonomi

Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) ke-26 pada Minggu (26/04/2015) dimulai di Kuala Lumpur, Malaysia. KTT ASEAN kali ini terfokus pada agenda utama kerja sama ekonomi. Sepuluh kepala negara anggota, termasuk Presiden Joko Widodo, direncanakan hadir.




PREVIOUS   123456789   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
Moon Jae-in Menjadi Presiden ke-19 Korea Selatan

Warga Korsel Pilih Presiden Baru

GFI Ingatkan 5 Poin Pesan Panglima TNI

Wapres Buka Peringatan Hari Pers Sedunia 2017

Top! Pelajar Indonesia Gelar Festival Budaya di Manchester

Kehadiran Kapal Induk Cina Terbaru Menuai Spekulasi

Membaca Pulau Reklamasi dari Perspektif Geopolitik

Kongres Ulama Perempuan di Cirebon Dihadiri oleh 15 Negara

Sekjen PBB Serukan Penyelesaian Politik bagi Krisis Yaman

China Luncurkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »