» Indonesia Harus Desak Dewan Keamanan PBB Mengusut Serangan Rudal AS ke Pangkalan Udara Shayrat, Suriah » Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina » Antara Balkanisasi, Musuh Imajiner dan Pahlawan Fiktif » Membaca Pulau Reklamasi dari Perspektif Geopolitik » Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Asean
01-03-2015
Pertemuan ASEAN di Malaysia

Pertemuan para menteri ekonomi 10 negara anggota ASEAN dimulai hari Sabtu (28/2) di Malaysia. Agenda utama pertemuan dua hari ini membahas pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC) yang akan diterapkan mulai 31 Desember 2015 mendatang.


11-02-2015
Timor Leste
Mantan Menkes Timor Leste Dipilih Menggatikan Xanana

Presiden Timor Timur pada Selasa (10/02/2015) memilih mantan Menteri Kesehatan Rui Araujo menjadi perdana menteri baru menggantikan Xanana Gusmao.


09-02-2015
Timor Leste
Akhirnya Presiden Timor Leste Terima Penguduran Diri Xanana

Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak pada Senin (09/02/2014) akhirnya menerima pengunduran diri Xanana Gusmao dari jabatan perdana menteri. Selanjutnya, memberikan jalan bagi perombakan pemerintahan dan babak baru dalam sejarah negara tersebut.


06-02-2015
Timor Leste
Jubir Pemerintah: Xanana Kirim Surat Pengunduran Diri

Juru bicara pemerintah Timor Leste mengatakan Perdana Menteri (PM) Timor Leste, Xanana Gusmao, telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada presiden.


12-01-2015
AirAsia QZ8501
Black Box Pesawat AirAsia QZ8501 Diserahkan ke KNKT

Pasca 15 hari kecelakaan jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 di perairan Karimata, black box atau kotak hitam berhasil sudah ditemukan dan diangkat oleh tim penyelam TNI Angkatan Laut. Black box merupakan Flight Data Recorder (FDR) yang merupakan data penerbangan.


10-01-2015
AirAsia QZ8501
Pencarian Black Box AirAsia QZ8501 Akan Terus Dilanjutkan

Pencarian black box AirAsia QZ8501 akan terus dilanjutkan setelah Basarnas menyatakan kotak hitam tidak berada di tempatnya lagi.


09-01-2015
AirAsia QZ8501
Panglima TNI: Arus Deras Dasar Laut Penyebab Sulitnya Angkat Ekor AirAsia

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengatakan proses pelaksanaan operasi pengangkatan bagian ekor pesawat AirAsia QZ-8501 belum berhasil. Pasalnya, faktor arus yang cukup deras berkisar 4 sampai dengan 5 knot di dasar laut perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah, Kamis (8/1/2015).


07-01-2015
Konflik di Filipina
Indonesia Tetap Kirim Pengamat ke Filipina Selatan

Indonesia mengirimkan tiga orang Tim Pengamat Indonesia (TPI)tetap melanjutkan komitmennya untuk berpartisipasi dalam International Monitoring Team (IMT) di Filipina Selatan. Rencananya tim ini bertolak ke Filipina pada 8 Januari 2015 dan bergabung dengan 6 orang TPI-IMT unsur militer yang tengah bertugas.


05-01-2015
Konflik Laut Cina Selatan
ASEAN terbelah mengenai sengketa Laut Tiongkok Selatan

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara [ASEAN] telah gagal menghasilkan strategi gabungan yang kredibel untuk untuk mencegah Tiongkok, sehingga menyebabkan Filipina, Indonesia dan Vietnam saling mendekatkan diri satu sama lain, dan Jepang sebagai gantinya. Oleh karenanya, Amerika Serikat, Jepang dan kemungkinan India akan diuntungkan akibat ASEAN yang tidak efektif.


30-12-2014
AirAsia QZ8501
Basarnas Temukan Puing dan Jenazah Pesawat AirAsia QZ8501

Basarnas beberapa waktu lalu memastikan puing-puing dan jenazah yang ditemukan di perairan Pangkalan Bun, berasal dari pesawat AirAsia QZ8501.




PREVIOUS   12345678910   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
Moon Jae-in Menjadi Presiden ke-19 Korea Selatan

Warga Korsel Pilih Presiden Baru

GFI Ingatkan 5 Poin Pesan Panglima TNI

Wapres Buka Peringatan Hari Pers Sedunia 2017

Top! Pelajar Indonesia Gelar Festival Budaya di Manchester

Kehadiran Kapal Induk Cina Terbaru Menuai Spekulasi

Membaca Pulau Reklamasi dari Perspektif Geopolitik

Kongres Ulama Perempuan di Cirebon Dihadiri oleh 15 Negara

Sekjen PBB Serukan Penyelesaian Politik bagi Krisis Yaman

China Luncurkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »