» Memberi Makna Baru tentang Motif Politik Di Balik Pembunuhan Presiden Panama Omar Torrijos » Membaca Langkah Trump dari Perspektif The Power of Oil » Membaca IORA dari Sisi Lain Geopolitik » Indonesia dan Geopolitik Samudra Hindia » Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Analisis
26-01-2017
Berebut Kedaulatan Spratly, Memicu Ketegangan Baru di Asia Tenggara Pada Era Donald Trump

Memahami geopolitik, antara lain, berarti yang semula tidak menyadari suatu daerah atau kepulauan punya ekonomis dan strategis, kemudian menyadari ternyata punya arti strategis dan ekonomis.


18-01-2017
Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi

Geoposisi (silang) Indonesia diantara dua samudera dan dua benua, selain dinilai sangat strategis dalam perspektif (geo) politik global, tetapi ia dapat berubah menjadi "kritis" jika pemerintah tidak memanfaatkan faktor geopolitical leverage dimaksud. Kenapa? Kita ulas sekilas titik-titiknya baik titik strategis maupun yang kritis.


16-01-2017
Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Di sela-sela kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Shinzo Abe ke Indonesia, kiranya perlu mengingatkan kembali tiga kejahatan perang Jepang di Indonesia pada periode 1942-1945.


09-01-2017
Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia

Ketika Jepang dan Korea Selatan bersepakat pada 28 Desember 2015 untuk menyelesaikan masalah Jugun Ianfu alias “para korban perbudakan seks” tentara Jepang di negara-negara jajahannya, yang mana Korea pada waktu itu merupakan negara eks jajahan Jepang, kami dari Global Future Institute menyikapi kesepakatan Jepang-Korea Selatan ini secara skeptis dan meragukan itikad baik di balik kesepakatanya dengan Korea Selatan.Ketika Jepang dan Korea Selatan bersepakat pada 28 Desember 2015 untuk menyelesaikan masalah Jugun Ianfu alias “para korban perbudakan seks” tentara Jepang di negara-negara jajahannya, yang mana Korea pada waktu itu merupakan negara eks jajahan Jepang, kami dari Global Future Institute menyikapi kesepakatan Jepang-Korea Selatan ini secara skeptis dan meragukan itikad baik di balik kesepakatanya dengan Korea Selatan. 


07-01-2017
Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai)

Sesungguhnya tidak ada perang agama di muka bumi melainkan karena faktor (geo) ekonomi. Isu agama, atau demokrasi, isu HAM, lingkungan hidup, dan isu-isu lainnya hanya sekedar dalih, tema atau modus ---istilah kerennya: 'geostrategi'--- dalam rangka memasuki kedaulatan negara lain atas nama isu-isu dimaksud, sedang tujuannya tak lain guna menguasai serta mencaplok geoekonomi.


04-01-2017
Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina
Angkatan Bersenjata Cina saat ini memang tidak main-main. Sejak 1979 Cina sudah menetapkan program militer jangka panjang yang diproyeksikan hingga tahun 2050.

20-12-2016
Donald Trump Membuka Babak Baru Konflik AS-Tiongkok di Asia Tenggara dan Semenanjung Korea
Pendahuluan
 
Ada beberapa tren yang harus kita cermati dengan seksama menjelang serah-terima jabatan dari Preesiden Barrack Obama kepada Presiden baru Amerika Serikat Donald Trump Januari tahun depan. Harian Kompas Kamis 15 Desember lalu mewartakan  mengenai pernyataan Trump bahwa Amerika Serikat tidak merasa perlu terikat degan kebijakan Satu Tiongkok atau One China Policy. Kecuali jika AS bisa memperoleh keuntungan dari Tiongkok dalam perdagangan atau bidang lain. Dengan tak ayal Juru Bicara pemerintah Cina An Fenghan pada 14 Desember lalu memperingatkan Washington bahwa perdamaian dan stabilitas di wilayah Selat Taiwan akan rusak jika kebijakan Amerika berubah dengan secara formal mengakui eksistensi Taiwan. 

19-12-2016
Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru
Akibat mesin-mesin (media) propaganda yang beroperasi secara sistematis lagi masif guna membelokkan opini publik ---soal Aleppo--- agaknya, publik pun terbelah menjadi dua kelompok saling berhadapan, meskipun ada kelompok lain yang memilih menjauh dari hiruk-pikuk propaganda serta ingin secara jernih mencermati kejadian dari sisi "mengapa ia terjadi," bukan sekedar "apa yang terjadi."

14-12-2016
Surat Terbuka Kepada Presiden Jokowi Terkait Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI yang Bebas dan Aktif

Kepada Yang Terhormat Presiden RI Joko Widodo

Di Tempat.

Salam Hormat.

 


12-12-2016
Simpul-Simpul Penting dan Rekomendasi dari Seminar Terbatas Global Future Institute 5 Desember 2016

Senin 5 Desember 2016 Global Future Institute (GFI) bekerjasama dengan beberapa mahasiswa Fakultas Ilmu Hubungan Internasional Universitas Nasional yang tergabung dalam Vox Muda, menggelar Seminar Terbatas Bertema MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN KEMBALI POLITIK LUAR NEGERI RI YANG BEBAS DAN AKTIF.




PREVIOUS   1234567   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing
Sebenarnya para olahragawan dan olahragawati yang “ketangkap basah” menggunakan doping, bukan hal baru terjadi di dunia olahraga. Ketika olahraga dewasa ini semakin erat kaitannya dengan prestise ...

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Mahasiswa Papua Minta Freeport Ditutup

Membaca Langkah Trump dari Perspektif The Power of Oil

Kontroversi Keberadaan Freeport

Penyebaran Paham Radikalisme: Ancaman Nyata Kedaulatan NKRI

Menyikapi Kasus Freeport

Bangkitnya Komunisme dalam Konstelasi Politik Indonesia

Bom Panci di Cicendo, Pesan Eksistensi Kelompok Radikal

Mewujudkan Spirit Demokrasi Pancasila

Perilaku Barbaristik dalam Politik Aceh

Saatnya Mengambil Alih Freeport

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »