» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Hukum
14-03-2015
TNI Serahkan Barang Bukti Narkoba dan Dollar Palsu ke Polri

Penyidik Polisi Militer Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspomal)  Brigjen TNI (Mar) Gunung Heru menyerahkan tersangka warga sipil dan barang bukti berupa narkoba dan black dollar senilai 6.900 dollar kepada penyidik Polri Direktur Tindak Pidana  Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Kombes Pol Viktor Edison Simanjuntak di Markas Puspomal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jum’at (13/3/2015).


05-03-2015
Eksekusi Mati Dua Warga Australia
Amnesty International Desak Indonesia Hentikan Eksekusi

Lembaga pegiat hak asasi manusia Amnesty International mendesak Indonesia untuk menghentikan eksekusi terpidana mati dua terpidana mati warga Australia.


03-03-2015
Opini
Benarkah Perpres No. 26/2015 Jadi Payung Hukum "Wapres Bayangan?"

Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 26 Tahun 2015 yang memperluas peran Kepala Staf Kepresidenan (Luhut Panjaitan) untuk mengevaluasi para menterinya. Tentu saja bukan sekadar mengevaluasi tetapi dapat memberikan arahan kemana sesungguhnya kabinet ini akan dibawa.


26-02-2015
Polemik Penundaan Eksekusi “Bali Nine”

Media 22 Februari 2015 memberitakan, bahwa Presiden Joko Widodo menegaskan eksekusi mati tahap II tertunda bukan karena permintaan pemerintah Australia, dan dua keluarga terpidana mati, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan. Penundaan bukan untuk memenuhi permintaan PM Australia, Tony Abbott, Namun, hanya masalah teknis di lapangan. Sementara, publik berasumsi jika penundaan eksekusi mati “Duo Bali Nine” adalah kemenangan konspirasi politik Australia, benarkah?


20-02-2015
Polemik KPK VS Polri dan Pembelajaran Hukum Indonesia
Beberapa minggu ini masyarakat masih disibukkan dengan kisruh antara Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kasus yang bermula dari penetapan Komjenpol Budi Gunawan (BG) sebagai tersangka oleh KPK dan direspons dengan aksi penangkapan terhadap salah satu komisioner KPK, Bambang Widjojanto (BW) oleh Polri tersebut kini justru semakin menghangat ke permukaan. Berbagai komisioner KPK lainnya pun mendapat tuntutan dari beberapa pihak terkait kasus-kasus yang harus dibuktikan kebenarannya, seperti beredarnya foto syur antara Ketua KPK Abraham Samad (AS) dengan Putri Indonesia 2014, Elvira Devinamira dan banyak wanita lainnya serta keterlibatan AS dalam politik praktis pada Pilpres 2014 perlu dibuktikan kebenarannya agar masyarakat benar-benar tahu apa yang terjadi dikedua lembaga penegak hukum tersebut.

18-02-2015
What next Mr President?

Dengan diterimanya gugatan Praperadilan Budi Gunawan (BG) hari ini maka status atau label "tersangka" yang dinobatkan KPK bagi Kapolri yang belum dilantik ini menjadi gugur. Jadi  "what's next Mr President?"


17-02-2015
Jangan Paksa Jokowi

Adegan terakhir dari drama panjang yang mengisahkan perseteruan antara Kepolisian Negara dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah,  tuntasnya sidang pra pengadilan yang diajukan Komjen BG terhadap KPK. Diujung adegan itu, jutaan pasang mata publik, baik mereka yang mendukung  Komjen BG maupun mereka yang mendukung KPK menyaksikan pembacaan putusan hakim yang menangani perkara tersebut.


16-02-2015
Saya anti korupsi?

Ada yang menarik dari gerakan Save KPK yaitu membuat semacam meme berupa foto diri dan sebelahnya tertulis "Saya perempuan anti korupsi". Bagus dan perlu, tapi saya tidak mau ikut dalam kampanye tersebut. Dari dulu saya tidak berani bilang, "Saya anti korupsi." Baik sebagai person ataupun sebagai gender perempuan.


08-02-2015
MoU Kalahkan UUD & UU
PRANATA HUKUM HANCUR LEBUR, MoU DIJADIKAN LANDASAN PENYELENGGARAAN NEGARA MENGALAHKAN UUD & UU
 
Negara Indonesia dianggap bubar oleh menteri ESDM Sudirman Said. Kebijakan melalui MoU dengan Freeport telah mencampakkan dan mengalahkan UUD 1945, dan Peraturan Perundangan lainnya.

30-01-2015
Refleksi 100 Hari Jokowi-JK: Kebijakan Hukum untuk Keterpaduan Arah Berbangsa dan Bernegara dalam Transmisi Kultural Global

Refleksi pemikiran atas berbagai fenomena dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam masa 100 Hari kepemimpinan Jokowi-JK yang telah dilandasi oleh berbagai pertimbangan dan keputusan penting atas berbagai warna peristiwa untuk dapat melompat ke masa depan yang lebih baik. Landasan utamanya tentulah tetap pada pencapaian tujuan berbangsa dan bernegara sebagaimana diatur di dalam UUD 1945. Maka itu, kebijakan hukum menjadi salah-satu persoalan yang sangat penting. Apalagi demokrasi telah menjadi harapan dalam menggapai kehidupan nasional yang sejahtera dan berkeadilan.




PREVIOUS   123456789   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi

Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik ?

Merajut Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme

Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Catatan Terkait Pilkada 2017

Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"

Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »