» Membaca Pulau Reklamasi dari Perspektif Geopolitik » Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat » Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) » Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia » Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Industri Strategis
19-11-2015
Freeport
Hendrajit: Freeport Berhasil Adu Domba Pemerintah dan DPR

Pengkaji geopolitik dan Direktur Eksekutif Global Future Institute (GFI) Hendrajit menilai PT Freeport Indonesia berhasil mengadu domba antara pemerintah dan DPR terkait kasus perpanjangan kontrak PT Freeport. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said secara resmi melaporkan Ketua DPR Setya Novanto kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR atas dugaan mencatut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk memperpanjang kontrak Freeport. Akibat pengaduan Sudirman tersebut, hubungan pemerintah dan DPR memanas.


19-11-2015
Audit Forensik Petral
Audit Forensik Petral Separoh Hati dan Lips Service

Audit forensik Petral mencederai keadilan masyarakat sebagai konsumen BBM Pertamina yang korban permainan mafia minyak dan gas selama lebih 10 tahun.


02-11-2015
Freeport, Janji Palsu dan Ancaman Investasi
Seperti dilansir VoA Indonesia, saat mendampingi Presiden Jokowi pada acara di Wisma Tilden, Washington DC, pada minggu sore (25/10) Menteri ESDM Sudirman Said kembali menggembar-gemborkan rencana bisnis 18 miliar dollar AS dari Freeport. Hal ini merupakan perulangan dari isi surat Sudirman Said kepada James Moffett yang ditembuskan ke Presiden Jokowi pada 7 Oktober 2015, yang menyatakan bahwa PTFI berkomitmen untuk berinvestasi sebesar 18 miliar dollar AS bila kontraknya diperpanjang Pemerintah Indonesia setelah tahun 2021.

06-10-2015
PHK Massal
Ancaman PHK Massal Bayangi Industri Migas

Paket kebijakan ekonomi tahap I dan II yang digulirkan pemerintah pun belum bisa memperbaiki kondisi perekonomian yang makin meredup.

Meredupnya bisnis migas di Tanah Air, seiring anjloknya harga minyak dunia, sejatinya menjadi fokus perhatian Kementerian ESDM/Dirjen migas. Apalagi ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal kian membayangi perusahaan-perusahaan di sektor hulu minyak dan gas (migas) sebagai imbas sepinya tender proyek, hampir semua KKKS mengurangi aktifitas pemboran pengembangan untuk meningkatkan produksi maupun untuk kegiatan eksplorasi menemukan cadangan migas yang baru.


15-09-2015
Gas
Beragam Investasi Bermasalah di PGN

Surat pengaduan terkait dugaan terjadinya kekeliruan (mismanagement) dalam pengelolaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) oleh manajemen, mendapat respon tidak hanya dari Kementerian BUMN, tetapi juga kalangan DPR.


11-09-2015
Masalah Utama di Priok, Bagaimana Clearence Document Bisa Dipercepat

Semalam saya denger wawancara metroTV dengan Rizal Ramli (RR). Kesan saya, RR memang dengan sengaja menyerang JK. Sebagian besar ide-idenya  JK dan Rini diserang habis. Disitu saya bener-benar melihat RR sebagai pengamat dan bukan anggota kabinet.


26-08-2015
Belajar dari Insiden Trigana Air

Dunia penerbangan Indonesia kembali dirundung duka. Pada 16 Agustus 2015, sebuah pesawat tipe ATR-42 milik Maskapai Trigana Air yang melayani rute Sentani-Oksibil jatuh menabrak tebing di kawasan Pengunungan Bintang, Papua. Semua penumpang yang berjumlah 49 orang dan lima orang awak pesawat dipastikan meninggal dunia. Dan dapat ditebak, semua mata kini menyoroti kualitas pelayanan penerbangan, khususnya daerah terpencil yang cenderung terabaikan.


25-08-2015
Menanti Intervensi OPEC Kendalikan Harga Minyak

Pasar minyak dunia kembali menghadapi penurunan harga secara signifikan dan tren ini menciptakan kekhawatiran bagi para produsen. Jika tren penurunan terus berlanjut, dorongan investasi untuk mempertahankan produksi secara praktis akan hilang.


24-08-2015
Petrochina Temukan Cadangan Migas Baru di Jabung

PetroChina International Jabung Ltd. berhasil menemukan cadangan minyak dan gas baru di Sumur Panen-3, Blok Jabung. Hasil tes pengeboran yang dilakukan di Panen-3 menunjukkan adanya cadangan minyak sebesar 1.849 BOPD (Barrels of Oil Per Day) dan gas sebesar 1,7 MMCFD (Million Cubic Feet per Day).


07-08-2015
Revisi UU Minerba Bakal Molor Hingga 2016

Keinginan pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mempercepat revisi Undang-Undang No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara nampaknya sulit terealisasi. Paling cepat revisi UU tersebut baru bisa digarap  tahun 2016 mendatang.




PREVIOUS   12345678   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
Iran Tingkatkan Pembelian Minyak Sawit Indonesia

Myanmar Bantah terjadi Pembersihan Suku Rohingya

Ini Sikap AS Terkait Serangan Ke Suriah

China Kembalikan Batu Bara asal Korea Utara

Malala Utusan Perdamaian PBB untuk Pendidikan Perempuan

Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »