» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Industri Strategis
30-01-2015
Meski Tidak Bangun Smelter, Menteri ESDM Perpanjang Ijin Penambang PT Freeport Diperpanjang
"Pada tanggal 23 Januari kemarin, pemerintah telah sepakat dengan memberikan perpanjangan MoU terkait ekspor Freeport. MoU diperpanjang enam bulan," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dalam konferensi persnya di kantor ESDM, Jakarta Pusat, Minggu (25/1).

30-01-2015
Strategi Genjot Penerimaan Pajak 2015

Salah satu isu penting sekaligus strategis yang kerap terlewatkan dalam diskursus pembangunan nasional adalah sektor penerimaan pajak. Pasalnya, dalam berbagai wacana pembangunan nasional, isu tersebut terdengar sayup-sayup, sementara wacana yang nyaring gaungnya justru masalah kenaikan bahan bakar minyak (BBM), pembangunan infrastruktur, ataupun seteru antar-koalisi di parlemen. Padahal, pajak merupakan sumber utama penerimaan negara. Sebab, bila dirinci, sektor pendapatan suatu negara berasal dari penerimaan pajak, penerimaan bukan pajak (PNBP), penerimaan hibah, baik hibah dalam negeri maupun dari luar negeri.


26-01-2015
Migas Nasional
PSC dan Gagasan Penguasaan Negara di Sektor Migas: Menggugat “Kedaulatan” Pertamina

Industri minyak dan gas bumi di Indonesia menuntut penguasaan Negara atas sektor yang dinilai menguasai hajat hidup rakyat banyak. Mengingat sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui itu merupakan kekayaan alam terbesar Indonesia yang diharapkan dapat mendorong sekaligus mempercepat tangga kemakmuran bangsa. Sehingga pada awal kekuasaan Orde Baru, sekitar tahun 1973, pendapatan dari sektor minyak dan gas bumi sempat diandalkan sebagai penghasil devisa Negara terbesar, sekitar 60%. Saat ini pun, kendati sektor migas tinggal menyisakan kontribusi sekitar 11,79% dari total APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), Namun masih “dipaksa” menjadi andalan.


20-01-2015
Harga Minyak Turun di Bawah 49 Dolar per Barel

Harga minyak mentah Brend turun ke bawah 49 dolar per barel dan minyak mentah AS juga turun lebih dari 1 dolar pada Senin (Selasa dinihari WIB) setelah prospek ekonomi global gelap dan Irak mengumumkan angka rekor produksinya.


15-01-2015
Rekomendasi Migas dan Kondensat Ekspor
Permendag 03/M-DAG/PER/I/2015 Tamparan Bagi Kementerian ESDM

Pembatasan ekspor kondensat dengan terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 03/M-DAG/PER/I/2015 pada 5 Januari 2015 dengan merevisi Permendag Nomor 42 Tahun 2009 sejatinya menjadi tamparan keras bagi Kementerian ESDM dan stakeholders minyak dan gas (migas).  “Artinya, jajaran Kementerian ESDM jangan lagi sembarangan dan gampang meloloskan rekomendasi migas dan kondensat untuk diekspor hanya demi memuaskan sahwat serakah segelintir pengusaha tanpa memikirkan kepentingan nasional,” tegas Yusri Usman, pengamat kebijakan energi kepada theglobal-review.com, Kamis (15/1/2015) di Jakarta.


05-12-2014
Harga Minyak
Harga Minyak Dunia Terus Turun

Harga minyak mentah di Asia jatuh pada perdagangan hari ini setelah Saudi Aramco memangkas harga minyak mentahnya yang dijual ke Asia dan Amerika Serikat. Demikian dikatakan para analis seperti dikutip AFP.


04-12-2014
Blok Mahakam
Blok Mahakam Diserahkan ke Pertamina

Penguasaan Blok Mahakam pasca berakhirnya kontrak Total E&P Indonesie tiga tahun akan diberikan kepada PT Pertamina (Persero). Keputusan resmi pemerintah tentang penyerahan blok tersebut direncanakan terbit sebelum akhir tahun ini.


02-12-2014
Pemerintah Sama Sekali Tidak Memberikan Subsidi BBM
Berdasar sumber otentik, struktur harga BBP jenis premium, Harga Mogas Plats dengan FOB Singapura jarak waktu 11 Oktober hingga 17 November 2014, harga berkisar 89,05$/bbl hingga 85,43$/bbl, jadi kalau dirata-rata harga 88,88$/bbl.

30-11-2014
Korea Selatan
Harga BBM di Metropolitan Seoul Turun

Beberapa SPBU di wilayah metropolitan Seoul, Korea Selatan terlihat telah menurunkan harga BBM jenis bensin di kisaran 1.500 won per liternya. Langkah ini diambil karena turunnya harga minyak internasional di tengah keputusan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) tidak mengurangi produksi minyaknya.


28-11-2014
Minyak Indonesia
Surya Paloh, Rini Soemarno, dan Sudirman Said, Dibalik Kebohongan Publik Sonangol

Petral minta harga USD 15/bbl di bawah harga pasar sesuai janji Sonangol ketika berkunjung ke Indonesia dan telah melakukan deal dengan para pejabat di Indonesia seperti Surya Paloh, Sudirman Said dan lainnya.




PREVIOUS   1234567891011   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik ?

Merajut Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme

Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Catatan Terkait Pilkada 2017

Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"

Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Bela Negara adalah Kewajiban bagi Setiap Warga Negara Menyikapi Anarkisme (Geo) Politik Global

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »