» Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia? » Embargo dan Isolasi Qatar, Tahapan Awal Aksi Destabilisasi Inggris-AS di Timur Tengah » Kemana Isu Qatar Hendak Berlabuh? » Turki Kembali Mempolitisasi Islam dan Isu Tatar Untuk Kepentingan Ukraina » Indonesia Harus Desak Dewan Keamanan PBB Mengusut Serangan Rudal AS ke Pangkalan Udara Shayrat, Suriah
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Hankam
27-09-2016
Oleh : I Nurdin dan Linda Rahmawati *)
Nasionalisme Buta Mahasiswa Papua

Aksi tuntutan kemerdekaan West Papua masih terus diupayakan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB), dengan memanfaatkan masyarakat Papua, khususnya kaum muda dan mahasiswa Papua. Aksi sering diikuti dengan penggunaan berbagai atribut yang seolah-olah menunjukkan kebebasan berekspresi mahasiswa Papua sesuai dengan gaya masing-masing. Akan tetapi, apakah mahasiswa-mahasiswa Papua tersebut mengetahui apa yang diperjuangkan oleh mereka dengan dalih Nasionalisme Papua? Atau, mahasiswa-mahasiswa Papua (lagi-lagi) hanya dimanfaatkan oleh segelintir oknum yang ingin mendapatkan keuntungan dari “teriakan lantang” kemerdekaan Papua.


26-09-2016
Oleh : Kurniadi*)
Negara di Kepulauan Pasifik masih Percaya kepada Indonesia

Upaya ULMWP untuk menginternasionalisasikan masalah Papua tampaknya akan banyak menghadapi kendala secara internal maupun secara eksternal. Kendala internal yang paling menonjol walaupun terkesan disembunyikan oleh kalangan aktivis Papua adalah kecurangan dan melunturnya figur Benny Wenda, dan secara eksternal banyak permasalahan dikawasan Kepulauan Pasifik yang menyebabkan negara-negara Pasifik Selatan akan sangat tergantung kepada Indonesia.


21-09-2016
Panglima TNI: Kunjungan Pangab Pakistan Tingkatkan Kedekatan Dua Sahabat

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menilai bahwa kehadiran Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Pakistan Jenderal Rashad Mahmood, NI(M) merupakan kunjungan yang sangat khusus.


09-09-2016
Wiranto Sebut Keamanan Laut Sulu Akan Dibahas Jokowi-Duterte
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, masalah keamanan Laut Sulu di Filipina akan dibahas Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Presiden Filipina, Rodrigo Roa Duterte.

01-09-2016
Wadan PMPP TNI Lepas Keberangkatkan Satgas Kizi TNI ke Afrika

Wakil Komandan (Wadan) Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Kolonel Pnb Engkus Kuswara melepas keberangkatan 200 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Konga XXXVII-C/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta timur, kemarin malam.


01-09-2016
Satgas Yonif 509/Raider Bentuk Kelompok Tani di Papua

Prajurit TNI Batalyon Infanteri (Yonif) 509/ Kostrad yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) di wilayah Papua  bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Pendidikan Kabupaten Puncak Jaya, beberapa waktu lalu membentuk Kelompok Tani dalam rangka meningkatkan mutu dan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.


26-08-2016
Strategi Pencegahan dan Penanganan Terorisme
Terorisme sebagai suatu aktifitas menggunakan kekerasan untuk menciptakan ketakutan kepada banyak orang demi tujuan tertentu seperti politik dan ideologi dapat terjadi di mana saja. Negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Perancis tidak luput dari aksi teror. 

23-08-2016
Kepala BNPT: Terorisme Butuh Penanganan Lintas Sektoral

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius mengajak kementerian dan lembaga negara bersinergi menanggulangi terorisme di Tanah Air.


18-08-2016
Stanislaus Riyanta *)
Fusi Informasi Intelijen untuk Memberantas Terorisme
Belum ada sebuah negara yang bisa bebas dari ancaman terorisme. Negara adidaya seperti Amerika Serikat dan negara besar lainnya seperti Perancis justru kerap menjadi sasaran terorisme. Terorisme terjadi lintas negara, melibatkan jaringan yang besar, hal ini yang membuat aksi teror tidak bisa dicegah dengan mudah.

11-08-2016
Testimoni Freddy Budiman Momentum Benahi Polri

Ketua Setara Institute Hendardi berharap kesaksian Freddy Budiman yang disampaikan Koordinator Kontras Haris Azhar menjadi momentum untuk evaluasi dan pembenahan Polri.




PREVIOUS   12345678   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina
Dalam beberapa bulan belakangan ini, Presiden AS Donald Trump dengan sengaja membesar-besarkan ancaman senjata nuklir dan serangkaian uji coba rudal jarak menengah Korea Utara (Korut) meskipun ...

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Lihat lainya »
   Arsip
Holding BUMN dan Bancakan Kekuasaan

Federasi Nusantara dan Segala Hal yang Perlu Diperjuangkan

Nahdha Project Iringi Naiknya Morsi Menjadi Presiden Mesir

Presiden Lantik 9 Pengarah dan Kepala UKP PIP

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Embargo dan Isolasi Qatar, Tahapan Awal Aksi Destabilisasi Inggris-AS di Timur Tengah

7 Negara Arab Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Qatar

Perdana Menteri Malaysia Resmikan Siaran TV Digital

KPK Tetapkan 6 Tersangka Kasus Suap DPRD Jatim

Kemana Isu Qatar Hendak Berlabuh?

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »