» Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia » AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang » Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Hankam
17-04-2016
HUT ke-64 Kopassus
Panglima TNI: Kopassus Itu Ibarat Angin

Tugas Kopassus adalah berlatih dan berlatih untuk siap melaksanakan tugas-tugas khusus yang tidak boleh gagal.  Kopassus itu ibaratnya angin, bisa dirasakan sejuknya, bisa dirasakan panasnya tetapi tidak tahu bentuknya seperti apa. Demikian ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada awak media pada acara Peringatan HUT ke-64 Kopassus di Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (16/4/2016).


13-04-2016
Prajurit TNI di Afrika Bagikan 2.000 Baju Batik Untuk Warga Lokal

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Konga XXXVII-B/Minusca  (Multi Dimensional Integrated Stabilization Mission in The Central African Republic) dibawah pimpinan Letkol Czi Denden Sumarlin selaku Dansatgas Kizi TNI, selain bertugas sebagai pasukan perdamaian juga melaksanakan kegiatan Cimic (Civil Military Coordination) di Republik Afrika Tengah, Selasa (12/4/2016).


12-04-2016
Kasal Tinjau Kesiapan Pelaksanaan Komodo 2016

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi meninjau kesiapan pelaksanaan rangkaian kegiatan Komodo 2016, di Hotel Inna Muara, Padang, Sumatera Barat, Senin (11/4/2016). Peninjauan Kasal ini dilakukan menjelang Pembukaan “Komodo 2016” yang  rencananya akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo di Padang, Sumatera Barat pada Selasa (12/04/2016)


09-04-2016
TNI Tuan Rumah CISM Asia Meeting ke-4 di Bali

Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komite Olahraga Militer Indonesia (KOMI) dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan CISM (Conseil International du Sport Militaire) Asia Meeting ke-4 tahun 2016. Perhelatan CISM Asia Meeting ke-4 ini akan dilaksanakan pada 10-15 April 2016 di Hotel Discovery Kartika Plaza Kuta Bali. Rencananya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo akan membuka acara tersebut pada 11 April 2016.
 


07-04-2016
Hikmah Kejayaan dan Keruntuhan Yunani bagi Indonesia
Sejarah membuktikan, masa kejayaan Yunani mencapai puncaknya di era Iskandar Zulkarnaen, putra Raja Philip dari Makedonia. Raja Makedonia, awalnya menduduki dan menaklukkan Yunani di tengah-tengah perseteruan tak kunjung usai antara Athena dan Sparta.
 
Uniknya Raja Philip dari Makedonia, ketika menaklukkan Yunani yang sedang terpecah-belah, bukan untuk menjarah sumber daya alamnya atau menghisap perekonomian Yunani. Melainkan karena cita-cita luhurnya untuk menyatukan seluas mungkin elemen-elemen bangsa yang yang ada di bumi Yunani. Karena Raja Philip punya sasaran pokok: Menaklukkan Persia.

30-03-2016
Korea Selatan
Militer Korsel Umumkan Rencana Pertahanan Jangka Menengah

Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengumumkan rencana pertahanan jangka menengah mulai tahun 2017 hingga 2021. Selain itu Korsel juga menetapkan anggaran pertahanan selama 5 tahun sebesar 226 triliun 500 miliar won.


28-03-2016
Menteri Susi, Retno Marsudi, dan Krisis Laut Cina Selatan
Baru-baru ini, Sabtu 19 Maret 2016, aparat Indonesia menangkap kapal KW Kway Fey 10078 milik Tiongkok. Hal ini memicu protes pihak Tiongkok yang menyatakan bahwa penangkapan tersebut terjadi di wilayah laut mereka. Klaim sepihak itu sangat disesalkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

28-03-2016
TNI Tambahkan Kekuatan Perang di Natuna
KRI Lemadang 632 disiagakan di dermaga Pangkalan Paling utama TNI AL ‎ (Lantamal) XII Pontianak. Kapal patroli type kapal cepat ini ‎berada di Pontianak mulai sejak tiga hari kemarin.

23-03-2016
China Ngotot Tak Langgar Kedaulatan Indonesia
Pemerintah China melalui Kedutan Besar-nya di Jakarta menegaskan bahwa kapal nelayan mereka tidak melanggar wilayah kedaulatan Indonesia. Kapal dan delapan anak buah kapal (ABK) China ditangkap aparat keamanan Indonesia di perairan Natuna Sabtu pekan lalu karena mencuri ikan (illegal fishing). Penegasan itu disampaikan oleh Kuasa Usaha Kedutaan Besar China di Jakarta, Sun Wei Dei.

21-03-2016
Ini Kronologis Jatuhnya Helikopter TNI AD di Poso

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman membenarkan bahwa pada hari Minggu (20/3/2016) sekitar pukul 17.55 WITA telah terjadi musibah yaitu jatuhnya Helikopter milik TNI AD jenis Bell 412 EP dengan nomor HA 5171 yang sedang melaksanakan tugas operasi perbantuan kepada Polri di Poso Pesisir Selatan, Kab Poso Sulawesi Tengah.




PREVIOUS   1234567891011   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak
Kalau benar manuver diplomatik AS melalui DK-PBB tersebut dimaksudkan untuk mengajak seluruh dunia mengisolasi dan mengembargo Korea Utara, lantas bagaimana sikap Indonesia? ...

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara

Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia

AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang

Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Turki Dukung RI Jadi Anggota DK PBB

Dibalik Sukses Pengendalian Harga-harga Pangan pada Idul Fitri 2017

Freeport: Memperpanjang Pelecehan dan "Freedom of Looting"

Arab Saudi dan Sekutu Beri Tambahan Waktu Dua Hari kepada Qatar

TNI Belum Berencana Kirim Pasukan ke Marawi

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »