» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Sosial Budaya
25-10-2016
Festival Keraton Nusantara
Persatuan Kerajaan dan Kesultanan Nusantara (Sebuah Catatan dari Festival Keraton Nusantara X Kutawaringin Pangkalanbun Kalteng)
Selesai sudah perhelatan Festival Keraton Nusantara yang dilaksanakan di Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, 9-13 Oktober 2016. Hajatan yang oleh Forum Komunikasi dan Informasi Keraton Nusantara (FKIKN) dilaksanakan sekali dua tahun ini, kini dilaksanakan sekali setahun dan tahun ini Keraton KutawaringinPangkalanbun menjadi tuan rumah. Mulai dari welcomedinner, upacara pembukaan, kirab prajurit, peragaan busana keraton nusantara, pameran benda pusaka, malam seni, seminar kebudayaan, dialog kebangsaan keraton nusantara, menjadi mata acara yang sayang jika kita lewati begitu saja. Penampilan pengisi acara selalu menampilkan karya asli keraton dan budaya asli daerah masing-masing sehingga terkesan jauh dari modern dan kelihatan asli nusantara. Sengaja panitia menampilkan kebudayaan asli daerah karena unjuk kebolehan bahwa karya seni asli daerah pantas tampil dalam hajatan nasional bahkan dunia. Seluruh warga rela menunggu hingga malam demi mengikuti setiap poin acara, suatu hal yang mengindikasikan betapa tingginya antusiasme warga terhadap acara tahunan FKIKN ini.

25-10-2016
China Harapkan Lebih Banyak Mahasiswa ASEAN

Pemerintah China mengharapkan lebih banyak lagi pelajar asal negara-negara anggota ASEAN untuk menimba ilmu di negeri tirai bambu itu sebagai upaya meningkatkan kerjasama di bidang pendidikan dan budaya antara ASEAN dan China.


21-10-2016
FGD Global Future Institute (GFI) - Lembaga Studi Informasi Strategis-Indonesia (LSISI)
Satrio Arismunandar: Di Era Digitalisasi Masyarakat Mengalami Kebingungan dalam Memilah Informasi

Pesatnya perkembangan teknologi informasi itu sendiri, maupun kecepatan arus informasi saat ini yang sedemikian rupa sulit untuk dibendung. Ironisnya, masyarakat sebagai penerima dan pengguna informasi justru hanya memiliki peran pasif seiring dengan menjamurnya berbagai media massa baik cetak, elektronik maupun online atau internet. Paradoks yang terlihat kemudian, masyarakat di era digital yang sesungguhnya sangat haus informasi, pada perkembangannya justru cenderung mengkonsumsi sumber-sumber informasi dan pemberitaan yang tidak mempedulikan kualitas informasi. Sehingga, masyarakat di era digital dan abad informasi seperti sekarang ini, justru menjelma menjadi masyarakat yang tidak well-informed.


02-09-2016
Diki, Bocah Indonesia Jadi Mahasiswa Termuda di Universitas Waterloo

Ada pemandangan istimewa saat proses perkuliahan di Universitas Waterloo, Ontario, Kanada, dimulai pada bulan September 2016 ini.


30-08-2016
Api dan Air di Atas Danau Limboto, Karya Kritis Seniman Indonesia dan Rusia

Suara seruling mengalun lirih dan merdu dari sebuah panggung bambu. tabuhan marwas dan pukulan polo palo, alat musik khas Gorontalo, menimpalinya. Lalu ada suara musik eletronik, seolah mencumbui komposisi bebunyian itu. Pada kedua sisi panggung, dua pasang lelaki dan perempuan berada di atas perahu yang dikayuh perlahan, perempuannya bergerak gemulai.


26-08-2016
Oleh : Tarli Nugroho
Chairul Saleh
Di tengah kemacetan, beruntunglah tadi sempat membawa buku ini. Daripada mengeluhkan macet, lebih baik membaca bukan?!
 
Ada sejumlah fragmen menarik dalam buku ini, meskipun sayang kiprah Chairul sewaktu menjadi Menteri Pertambangan pada masa nasionalisasi perusahaan-perusahaan asing minim sekali diulas. Salah satu yang menarik adalah kisah tentang lahirnya Deklarasi Juanda.

12-08-2016
Perempuan Israel
Seorang profesor perempuan Israel bernama Nurit Peled Elhanan aktif menyuarakan penghentian pendudukan Palestina sejak putrinya, Smadar, 13 tahun, tewas akibat bom bunuh diri di Jerusalem, September 1997. Alih-alih membenci orang Palestina, justru muncul kesadaran dalam diri Elhanan, bahwa berbagai kekerasan yang terjadi di Palestina-Israel bersumber dari pendudukan dan kebrutalan militer Zionis sendiri.

08-08-2016
Melawan Budaya Postmodernisme
Masyarakat Posmodernisme, sebenarnya merupakan kesinambungan dari tahapan mutakhir dari kapitalisme. Jadi semacam kapitalisme gelombang ketiga begitu deh. Dalam masyarakat kapitalisme pasar, budaya yang mendominasi adalah realisme.

05-08-2016
Mendikbud Tolak Permintaan Turki Tutup Sembilan Sekolah di Indonesia

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menolak permintaan Pemerintah Turki agar Indonesia menutup sembilan sekolah yang diduga terkait Fethullan Gulen.


25-06-2016
'Indonesia Butuh Kedaulatan Cyber untuk Bendung Radikalisme'

Internet menjadi pintu utama bagi banyak informasi termasuk paham radikal. Indonesia harus punya kedaulatan cyber terlebih dahulu, sehingga arus informasi termasuk paham radikal bisa dikontrol dengan standar negara demokratis namun mengutamakan kepentingan nasional.




PREVIOUS   1234567   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Catatan Terkait Pilkada 2017

Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"

Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Bela Negara adalah Kewajiban bagi Setiap Warga Negara Menyikapi Anarkisme (Geo) Politik Global

Kaji Ulang Makna Globalisasi dan Implementasinya

China dan Rusia sepakat balas penempatan rudal AS di Korsel

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »