» Asia Pasifik dalam Pusaran Kekuatan-kekuatan Global » Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea » Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points » Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia » Berebut Kedaulatan Spratly, Memicu Ketegangan Baru di Asia Tenggara Pada Era Donald Trump
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Sosial Budaya
10-06-2016
LGBT dan Ancaman Keamanan Negara
Pendahuluan
 
Istilah LGBT merupakan kepanjangan dari Lesbian Gay Bisexual dan Transgender, istilah ini digunakan sejak dekade 90-an (Gunderloy, 1989). Gerakan ini mulai mengemuka secara luas pasca Perang Dunia II dibuktikan dengan munculnya kelompok advokasi yang mendukung hubungan gay dan lesbian. Di tahun 1951, Donald Webster Cory mempublikasikan The Homosexual in America (Cory, 1951), menuntut bahwa gay dan lesbian merupakan kelompok yang diakui, dan di 1953, Dr. Evelyn Hooker mendapatkan dana dari National Institute of Mental Health (NIMH) untuk mempelajari gay. Kemudian, di tahun 1973 American Psychiatric Association menghapuskan prilaku homoseksual sebagai penyakit mental (American Psycological Association).  

03-06-2016
Museum Louvre Paris Ditutup, Karya Seni Diungsikan akibat Banjir

Otoritas berwenang telah menutup Museum Louvre, Paris, Perancis, karena adanya ancaman banjir. Petugas pun mengungsikan karya seni dari lantai dasar atau bawah tanah.


26-05-2016
Indonesia Lanjutkan Moratorium Pengiriman PRT ke Timur Tengah

Setahun berlaku, larangan penempatan pembantu rumah tangga di kawasan Timur Tengah masih akan diperpanjang. Hal itu ditegaskan Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri di sela lawatannya ke Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab hingga 23-28 Mei 2016.


08-05-2016
Meruntuhkan "Teori Indianisasi" atas Peradaban Besar Bangsa Nusantara Mahawangsa (Bagian 2)

Tulisan kecil ini saya persembahkan untuk bangsa serumpun Indonesia Malaysia,Singapura,Brunai,Thailand, Vietnam (Campa), Philipina (Maharlika), Madagaskar (Malagasi) khususanya bangsa rumpun Melayu yg berdiam di Asia Tenggara (Nusantara/Polynesia)


09-04-2016
JOKO DOLOG (1)
Kertanagara Nan Tangguh

JOKO Dolog, masih ingat, kan? Itu lo, patung di depan kantor gubernuran di Surabaya, yang katanya sebagai patung perwujudan Prabu Kertanagara, Raja Singasari terakhir (1268-1292).


30-03-2016
Eksploitasi ISIS Melalui Media Sosial
Laporan Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC) mendalami sejarah aktivisme online di Indonesia, dari Imam Samudera ke ISIS, adalah ternyata radikalisasi dan rekrutmen pada umumnya perlu adanya hubungan face-to-face dan situs radikal, sosmed menjadi reinforcement yang cukup penting.

28-03-2016
Menpar Ajak Masyarakat Datang ke Festival Mentawai 2016

Kabupaten Mentawai menggelar Festival Pesona Mentawai, 19-25 April 2016. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengajak masyarakat datang menikmati keindahan pantai lepas Sumatera Barat itu.


28-03-2016
SIARAN PERS: PELARANGAN IBADAH JEMAAT AHMADIYAH SUBANG
BISMILLAAHIRROHMAANNIRROHIIM
 
Sehubungan dengan Surat Kecamatan Subang No: 450.1/35/Tib tertanggal 29 Januari 2016 perihal Larangan Aktivitas Kegiatan Jemaat Ahmadiyah di Wilayah Kecamatan Subang yang ditandatangani Tatang Supriyatna, S.JP/NIP: 196510151987031007 selaku Camat Subang, berikut adalah respon dan rilis kami atas hal tersebut:

24-03-2016
Adji Subela, Cerpenis Betawi dari Ponorogo
TERLAHIR bukan sebagai orang Betawi, namun kecintaan dan ketertarikannya pada budaya dan tradisi Betawi tidak diragukan lagi. Bahkan, saking cintanya pada budaya penduduk asli Jakarta ini, mantan wartawan harian nasional ini menulis cerita pendek bergenre Betawi.
 
Cerpen-cerpen Betawinya dimuat di berbagai media nasional dan lokal, di antaranya Sinar Harapan, Waspada, Suara Karya, Terbit dan Majalah Idola.

24-03-2016
Pemerintah RI Menolak Melakukan Penelitian Mengenai Sejarah Agresi Belanda 1945-1950
Rekan-rekan yang budiman,
 
Saya forward ulang berita yang disampaikan oleh teman saya, sejarawati Belanda/Italia, Dr. Stef Scagliola, bulan Februari 2013. 
 
Dr. Stef Scagliola memberikan informasi, bahwa tiga lembaga penelitian sejarah terbesar di Belanda: NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdokumentatie/Institut Belanda untuk Dokumentasi Perang), KITLV (Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde/Lembaga Kerajaan untuk Ilmu Bahasa, Negara dan Antropologi) dan NMH (Netherlands Institute for Military History) membuat proposal untuk melakukan penelitian yang sangat rinci mengenai berbagai peristiwa yang terjadi di Indonesia selama agresi militer Belanda antara tahun 1945 – 1950. Namun pemerintah Indonesia yang menolak.



PREVIOUS   123456789   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia
Pada 2014 lalu, Global Future Institute sempat menyorot secara khusus etnis Tatar yang bermukim di Crimea. Waktu itu, beberapa tokoh etnis Tatar dari seluruh dunia berkumpul ...

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Tiga Negara Ajukan Pertemuan Darurat untuk Bahas Rudal Balistik Korut

Membendung Radikalisme dan Mempertahankan Keutuhan NKRI

Benarkah Kebebasan Pers Makin Memburuk?

Menyimak Konflik Sosial di Indonesia

Menjaga dan Merawat Kerukunan Beragama di Papua

Membendung Radikalisme dan Mempertahankan Keutuhan NKRI

Lewat Sepucuk Surat Trump Cairkan Hubungan dengan China

Khayalan Tingkat Dewa, Komunis Bangkit Lagi

Pilkada: Untuk Rakyat atau Politisi

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »