» Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik » Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik » Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Sosial Budaya
25-06-2016
'Indonesia Butuh Kedaulatan Cyber untuk Bendung Radikalisme'

Internet menjadi pintu utama bagi banyak informasi termasuk paham radikal. Indonesia harus punya kedaulatan cyber terlebih dahulu, sehingga arus informasi termasuk paham radikal bisa dikontrol dengan standar negara demokratis namun mengutamakan kepentingan nasional.


25-06-2016
Hapus Diskriminasi!

Catatan sejarah membuktikan bahwa hubungan antara bangsa Indonesia pribumi dan bangsa nonpribumi, khususnya Cina, selalu menyimpan persoalan bak api dalam sekam. Sebagai bangsa yang ber-Pancasila, kita bersepakat: hilangkan diskriminasi! Tetapi, untuk itu tentu ada prasyarat yang harus terpenuhi.


24-06-2016
Ejaan dan Strategi Pengembangan Bahasa Jawa
Upaya pelestarian dan pengembangan bahasa Jawa, seperti halnya upaya pelestarian dan pengembangan bahasa-bahasa daerah lain yang ada di Indonesia, mesti dimaknai sebagai upaya menjaga dan merayakan keanekaragaman yang pada akhirnya bermuara pada: demi kejayaan Indonesia yang bhinneka tunggal ika, bukannya sebagai menambah potensi keberjarakan antara satu etnis dan etnis lain. UU No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan pun telah memberikan ruang yang cukup untuk upaya-upaya itu. 
 

18-06-2016
Seri Sejarah
Mempertimbangkan Sejarah (Bagian 2)

Sesampai di Nusantara, Baron van der Capellen segera jatuh cinta kepada alam lingkungan dan kedahsyatan kemungkinan-kemungkinan yang bisa ia usahakan untuk melampiaskan bakat-bakat kenegaraannya. Ia melihat bahwa kehidupan berbangsa sudah sangat maju.


17-06-2016
Renungan Jelang Sahur

Negeri dan bangsa ini, jika masih ingin meraih kejayaan sebagaimana keemasan leluhurnya dulu, maka butuh rekontruksi total. Kenapa? Karena SISTEM yang terlanjur terbangun justru menggiring kekayaan negara ini ke luar, hanya dinikmati segelintir orang. Ini yang kini tengah berlangsung masiv namun mayoritas bangsa ini tak menyadari karena digaduhkan/dialihkan oleh isu-isu kulit, atributif, dll di tataran hilir.


16-06-2016
Mempertimbangkan Sejarah (Bagian 1)

Eropa itu terbentuk oleh kiprahnya raja-raja yang saling berebut kekuasaan dan membentuk kerajaan-kerajaan. “The making of Europe is the making of Kings”. Begitu kata orang. Pembentukan bangsa-bangsa tidak lancar karena terhalang oleh perebutan wilayah diantara dinasti raja-raja.


14-06-2016
Surono, Pemecah Batu yang Hidupi 65 Anak Yatim

Surono (58), laki-laki kelahiran Kebumen Jawa Tengah tahun 1958, datang menuju Ibukota dengan harapan untuk meraup pundi-pundi rupiah demi membantu kehidupan orangtua di kota kelahirannya.


13-06-2016
Kehidupan masyarakat Melayu dan Cina di Malaysia
Masyarakat Melayu dan Cina di Malaysia hidup dalam ketegangan abadi, karena masing-masing menyimpan bara stereotype dalam hatinya.

10-06-2016
LGBT dan Ancaman Keamanan Negara
Pendahuluan
 
Istilah LGBT merupakan kepanjangan dari Lesbian Gay Bisexual dan Transgender, istilah ini digunakan sejak dekade 90-an (Gunderloy, 1989). Gerakan ini mulai mengemuka secara luas pasca Perang Dunia II dibuktikan dengan munculnya kelompok advokasi yang mendukung hubungan gay dan lesbian. Di tahun 1951, Donald Webster Cory mempublikasikan The Homosexual in America (Cory, 1951), menuntut bahwa gay dan lesbian merupakan kelompok yang diakui, dan di 1953, Dr. Evelyn Hooker mendapatkan dana dari National Institute of Mental Health (NIMH) untuk mempelajari gay. Kemudian, di tahun 1973 American Psychiatric Association menghapuskan prilaku homoseksual sebagai penyakit mental (American Psycological Association).  

03-06-2016
Museum Louvre Paris Ditutup, Karya Seni Diungsikan akibat Banjir

Otoritas berwenang telah menutup Museum Louvre, Paris, Perancis, karena adanya ancaman banjir. Petugas pun mengungsikan karya seni dari lantai dasar atau bawah tanah.




PREVIOUS   123456789   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik
Belakangan ini, persaingn global AS versus Cina di Asia Pasifik semakin menajam. Indonesia, yang sejatinya merupakan pelopor strategi perimbangan kekuatan di antara dua kutub yang sedang ...

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Lihat lainya »
   Arsip
Iran Harap Perang Yaman Tidak Sulut Konfrontasi Iran-Saudi

RI -Jepang Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Kesehatan

Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing

Pemerintah Pastikan Blokir Telegram

Dilihat Dari Gelagatnya, NATO Memang Ingin Agresi Militer ke Rusia

KPK Dalami Proses Penentuan Opini Kasus Kemendes-BPK

Anggaran Polri Naik di Masa Presiden Jokowi

Ketua OPEC Optimistis Stok Minyak Global Turun

Mengunjingkan Epistemologi Keraton

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »