» Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat » Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) » Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia » Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan » Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Isu Hangat
03-07-2015
Kerjasama Energi Nuklir Indonesia-Rusia
Menyambut Baik Babak Baru Kerjasama Energi Nuklir Indonesia-Rusia

        25 Juni 2015 lalu, nampaknya merupakan babak baru hubungan bilateral Indonesia-Rusia, menyusul kesepakatan kedua negara menandatangani kerjasama di bidang energi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Tentu saja ini baru tahapan awal karena belum jelas waktu realisasi kerjasama ini. Namun kita cukup beralasan untuk menaruh optimisme mengingat kontruksi pembangunan PLTN ini ditargetkan harus selesai pada 2025 mendatang.


17-06-2015
Kodama dan Sasakawa, Kekuatan di Belakang “Tirai Hitam” Politik Jepang Pasca Perang Dunia II

Banyak kalangan kalau mendengar tentang gembong mafia Jepang, yang ada di benak selalu Yakuza. Padahal ada yang lebih mengerikan dari itu, yaitu sebuah perkumpulan bernama Dark Ocean Society, dibentuk oleh Toyama Mitsuru pada akhir abad ke-19. Mereka berikrar memuja kaisar, mencintai dan menghormati bangsa serta mempertahankan hak-hak rakyat.


04-06-2015
Turnkey Project: Modus Perang Asimetris ala Cina

Meski masih banyak kekurangan disana-sini, topik asymmetric warfare (peperangan asimetris) pernah diulas panjang lebar baik mengenai sifat, bentuk, sumber, dan lain-lain (baca: Mengenal Perang Asimetris: Sifat, Bentuk, Pola dan Sumbernya) di web theglobal-review. Namun mengawali tulisan tak ilmiah lagi sederhana ini, akan dijelaskan sedikit atau garis besarnya tentang peperangan asimetris guna menebalkan kembali pemahaman bersama.


08-05-2015
Mengingatkan Kembali Tiga Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Kejahatan perang tentara Jepang di Indonesia antara 1942-1945 merupakan sejarah hitam  yang tidak boleh kita lupakan. Adanya kebijakan pemerintahan fasisme Jepang di Indonesia yang secara sistematis dan terencana merekrut kaum perempuan Indonesia untuk direkrut secara paksa sebagai “budak seks” tentara Jepang (Ianfu), perekrutan paksa warga masyarakat untuk direkrut paksa sebagai tenaga kerja (Romusha), maupun perekrutan paksa sebagai wajib militer (Heiho) merupakan tragedi dan penderitaan lahir dan batin yang dialami para leluhur bangsa kita saat. Betapa kemajuan yang dicapai Jepang saat ini, ternyata bertumpu pada penderitaan rakyat Indonesia.


16-04-2015
Peringatan 60 Tahun KAA
SURAT TERBUKA KEPADA PRESIDEN JOKOWI DAN IBU MEGAWATI SUKARNOPUTRI

Kepada Yang Terhormat

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)

Di Tempat

 

Kepada Yang Terhormat

Ketua Umum PDIP Perjuangan Ibu Megwati Sukarnoputri


17-04-2015
Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Paparan materi seminar oleh salah satu peserta aktif oleh Paul Litaay, Pengurus Ikatan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).


17-04-2015
Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Paparan materi seminar oleh salah satu peserta aktif oleh Paulus Londo, Pengurus Ikatan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).


17-04-2015
Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Paparan materi seminar oleh salah satu peserta aktif oleh Indra Soegandi, Tokoh Senior Gerakan Marhaenis Bung Karno.


17-04-2015
Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Paparan materi seminar oleh salah satu peserta aktif oleh Entjeng Shobirin Nadj, Wakil Sekretaris Jenderal  Pengurus Besar Nahdlatul Utama (PBNU).


17-04-2015
Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Paparan materi seminar oleh salah satu peserta aktif oleh Nurrochman Oerip, mantan Dubes Indonesia untuk Kamboja dan Rusia.




PREVIOUS   1234567891011   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Panglima TNI: Generasi Penerus TNI Harus Sensitif Terhadap Isu Global

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Panglima TNI: Tujuh Langkah untuk Menguasai Indonesia

Mengapa China Bersemangat Membangun Infrastruktur di Indonesia?

Tentara Filipina Tewaskan 10 Aktivis Garis Keras Guna Bebaskan Sandera

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »