Teater Indonesia Gelar Pentas dengan Lakon UKORO

Bagikan artikel ini

UKORO. Ini tentang sebuah obsesi yang cukup gila. Ukoro memenjarakan orang-orang yang dianggapnya melanggar hukum. Di sebuah ruang bawah tanah, empat terpidana menjadi korban dari pikiran-pikiran Ukoro, yang akhirnya berujung pada kematian. Dan di luar rencana, akhirnya Ukoro pun terkapar bersimbah darah.”

UKORO, sebuah lakon yang mengisahkan tentang kompleksitas kehidupan manusia dari berbagai sudut pandang. Lakon yang mengisahkan kompleksitas sosial ini akan dimainkan oleh Teater Indonesia pada Selasa, 16 Oktober 2018 di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki pukul 20.00 WIB.

Pementasan UKORO digelar oleh Teater Indonesia, sebuah wadah kesenian yang “bermarkas” di kawasan Jakarta Pusat, yang memiliki telah banyak penghargaan di bidang seni, khususnya seni teater. Teater Indonesia adalah peserta dari festival teater jakarta yang bernaung dibawah Asosiasi Teater Jakarta Pusat.

“Kali ini kami menggelar acara pertunjukan tunggal dengan Tema 12 tahun Perjalanan Teater Indonesia. Acara ini diselenggarakan untuk memperingati HUT Teater Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus. Teater Indonesia itu sendiri didirikan di Jakarta pada tanggal 17 Agustus 2006,” jelas Andi Maulana, Pimpinan Grup.

Di pementasan ini, Teater Indonesia akan kembali menampilkan lakon UKORO dalam bentuk berbeda dari penampilan sebelumnya. “Pementasan teater dengan judul UKORO ini pernah di pentaskan pada 2012 di Festival Teater Jakarta, dan mendapatkan penghargaan juara ke II untuk beberapa kategori di antaranya: naskah terbaik, sutradara terbaik, aktor pembantu terbaik dan grup terbaik 2 di tingkat DKI Jakarta,” kata Budi Kecil, Sutradara dan penulis naskah UKORO.

Lakon UKORO yang disutradarai Budi Kecil ini akan diperankan oleh Yossy Amoy (pembunuh bayaran), Jubir Mustaqin (koruptor), Budi Kecil (Markus), Ferry Nyoe (Rentenir), Linda Tanjung (istri), Piala (mucikari), dan Olis Tegal (UKORO).

“Selain pertunjukan tunggal teater, Teater Indonesia juga menggelar diskusi interaktif dan beberapa sajian seni lain yang berkaitan dengan tema sebagai pendukung acara,” ujar Pimpinan Produksi Teater Indonesia.

Agaknya, diusia 12 tahun, Teater Indonesia yang telah malang melintang di setiap festival teater Jakarta, masih terus menjaga komitmenya, utamanya di bidang kesenian. Sebagai bentuk dedikasi di bidang kesenian, Teater Indonesia kembali mementaskan pertunjukan tunggal teater secara mandiri dengan lakon UKORO.

Siapapun layak untuk hadir dan menyaksikan pentas teater dengan lakon UKORO, yang digelar Teater Indonesia ini.

Facebook Comments