Akal Sehat menurut Antonio Gramsci

Bagikan artikel ini

Antonio Gramsci mengembangkan konsep “akal sehat” sebagai bagian mendasar dari analisisnya tentang hegemoni serta perjuangan politik dan sosial. Menurut Gramsci, “akal sehat” mengacu pada keyakinan, nilai-nilai, dan ideologi yang diterima dan disebarkan oleh masyarakat secara keseluruhan, biasanya dengan cara yang tak perlu dipertanyakan lagi. Ide-ide tersebut membentuk rasa normalitas dan kewajaran yang membentuk persepsi sehari-hari terhadap realitas.

Gramsci mengidentifikasi “akal sehat” sebagai salah satu cara dominasi budaya dan politik yang terwujud dalam suatu masyarakat. Dia menegaskan bahwa kelas penguasa menggunakan akal sehat untuk mempromosikan kepentingan mereka, menampilkan pandangan mereka tentang dunia sebagai hal yang normal dan alami. Gramsci, pada gilirannya, menganggap bahwa ide-ide hegemonik tersebut tidak melekat atau tidak dapat diubah, namun dapat ditantang dan diubah melalui tindakan politik dan budaya.

Jadi bagi Gramsci, “akal sehat” mewakili ideologi dan persepsi umum yang diterima oleh suatu masyarakat, dan memainkan peran penting dalam mereproduksi hegemoni dan dominasi politik. Pemahaman kritis terhadap “akal sehat” merupakan hal mendasar dalam perjuangan menciptakan pandangan dunia baru dan pembebasan dari pengaruh hegemonik terhadap masyarakat.

P.R

Facebook Comments
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com