About UsBook ReviewsEditorialGalleryPodcastContact
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi
Perkembangan Dunia
  • Analysis
  • International
    • Southeast Asia
    • East Asia
    • South Asia
    • Central Asia
    • Australia
    • Middle East
    • Africa
    • Latin America
  • Geopolitics
  • Politics & Security
  • Economy & Business
  • Issues

    • Diplomacy
    • Law
    • Society
    • Culture
    • Environment
    • Science & Tech
    • Health

    Special Coverage

    • Profiles
    • Features
    • Media

    Channels

    • Book Reviews
    • Podcast
    • Gallery
GFIEST. 2007

Published by

Global Future Institute (GFI)

A geopolitics and foreign-policy think tank, established 11 October 2007. The Global Review is its journalistic channel.

About GFI
The Global Review

Your Guide to World Affairs

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Institution

  • About Global Future Institute
  • GFI Board
  • Contact

Media

  • About Us
  • Editorial
  • Book Reviews
  • Gallery
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Analysis

Membaca Rencana EvakuasiRencana Evakuasi 1000 Warga Gaza Ke Indonesia

Rusman

Rusman·14 April 2025·2 min read

Share
Membaca Rencana Evakuasi 1000 Warga Gaza Ke Indonesia
Tinjauan Kecil Geopolitik Meski dengan alasan kemanusiaan serta bersifat nonpermanen atau sementara, bahwa wacana evakuasi 1000 warga Gaza ke Indonesia, sesungguhnya tidak mencerminkan sikap dan kebijakan yang berbasis geopolitik (global), bahkan terkesan justru miskin polesan geopolitik/geostragegi. “Kenapa?” Ada beberapa alasan strategis, antara lain yaitu: Pertama: Geopolitik itu ilmu negara (science of the state), kata Friedrich Ratzel (1844-1904). Seyogianya, pokok-pokok kebijakan negara mutlak merujuk kepada geopolitik. Kedua: Bahwa pengosongan Gaza nantinya justru membuat Israel semakin leluasa menduduki alias mencaplok teritoti Gaza/Palestina, sedang hal itu merupakan sasaran invasi Israel selama ini di Palestina (Gaza). Ketiga: Tujuan utama (hidden agenda) Israel berupaya mencaplok Gaza dengan berbagai cara ialah: 1. Jangka Pendek/Menengah, misalnya, A) Projek Kanal Ben Gurion ialah projek Israel membangun kanal/terusan melalui Israel menghubungkan Teluk Aqabah dengan Laut Tengah. Kanal ini kelak bisa menyaingi Terusan Suez yang membentang melalui Mesir dan telah mengalami ‘beberapa gangguan’ dalam lintasan sejarah, contoh, pemblokiran Israel melalui Terusan Suez dan Selat Tiran; penutupan Terusan Suez (1956 – 1957); penutupan Terusan Suez (1967 – 1975); gangguan Terusan Suez 2021, dan lainnya. B) Faktor gas alam yang di Laut Mediterania Timur, khususnya temuan gas di lepas pantai Gaza. Namanya Ladang Gas Levant. Posisinya terletak di pesisir Palestina di antara Israel, Gaza, Suriah dan Lebanon. Prakiraan deposit Ladang Levant ini sekitar 122 triliun kaki kubik gas alam; 2. Jangka Panjang. Inilah proses menuju Israel Raya (Greater Israel’s) yang wilayahnya meliputi Yordania, Lebanon hingga sebagian Suriah, Irak, dan Mesir. Nah, ketika Indonesia bersemangat untuk mengevakuasi 1000 warga Gaza ke Indonesia, bahwa secara kemanusiaan sah-sah saja bahkan patut diacungi jempol oleh karena selaras dengan Sila ke-2 Pancasila. “Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab”. Akan tetapi, secara geopolitik justru merupakan musibah bagi bangsa Palestina, sebab pengosongan Gaza justru mempercepat akuisisi Tanah Palestina oleh penjajah Israel. Demikian tinjauan kecil ini dibuat. Tak ada maksud menyinggung atau menggurui siapapun terutama senior dan para pihak yang berkompeten, melainkan sekadar sharing pemikiran berbasis geopolitik. Terima kasih. M Arief Pranoto, Pengkaji Geopolitik Global Future Institute (GFI)
Rusman

Author

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

PreviousTujuh Tahun Cina dan AmerikaNextPengerahan Sistem Rudal Typhon AS di Asia Pasifik, Dapat Memicu Perang Dingin Gaya Baru

More in Analysis

View all
Antara Pax Silica dan WAICO, Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif
Analysis

Antara Pax Silica dan WAICO, Politik Luar NegeriPolitik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif

23 August 2026 · 5 min read

Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali Geopolitik?
Analysis

Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali GeopolitikHidupkan Kembali Geopolitik?

18 August 2026 · 10 min read

Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
Analysis

Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCWOPCW di Tengah Rivalitas Global

18 August 2026 · 3 min read

Most Read

  1. 01Antara Pax Silica dan WAICO, Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif
  2. 02Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali Geopolitik?
  3. 03Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
  4. 04Ketika Artificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi
  5. 05Berita Besar

Latest Podcasts

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

All podcasts

Book Reviews

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Featured book

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Read the review

Follow on Facebook

theglobal-review.com

2.147 followers

Like Page

Reference Network

The sources and partners we monitor, from official domestic institutions to analytical media across regions.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

International

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents