Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi
Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Podcast
    • Galeri
GFIEST. 2007

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Sains & Teknologi

Kaspersky Menemukan Kampanye Phishing Baru yang Memanfaatkan Notifikasi Google TasksGoogle Tasks untuk Mencuri Kredensial Perusahaan

Rusman

Rusman·9 Maret 2026·2 menit baca

Bagikan
Kaspersky Menemukan Kampanye Phishing Baru yang Memanfaatkan Notifikasi Google Tasks untuk Mencuri Kredensial Perusahaan

Kaspersky telah mengungkap skema phishing baru yang menyalahgunakan notifikasi Google Tasks yang sah untuk mengelabui pengguna korporat agar mengungkapkan kredensial login perusahaan. Dengan memanfaatkan domain email @google.com dan sistem notifikasi Google yang terpercaya, penyerang melewati filter keamanan email tradisional dan mengeksploitasi kepercayaan pengguna pada layanan yang sudah dikenal.

Dalam kampanye ini, korban menerima notifikasi yang tampak otentik dari Google Tasks dengan subjek “Anda memiliki tugas baru.” Pesan tersebut menciptakan ilusi bahwa perusahaan penerima telah mengadopsi alat manajemen tugas Google, sehingga menekan mereka untuk bertindak cepat. Notifikasi tersebut seringkali menyertakan unsur urgensi, seperti bendera prioritas tinggi dan tenggat waktu yang ketat, untuk mendorong respons segera dari korban.

Sebuah email yang dikirim oleh penyerang melalui Google Tasks

Setelah mengklik tautan yang disematkan, pengguna diarahkan ke formulir palsu yang disamarkan sebagai halaman “verifikasi karyawan (employee verification)”, di mana karyawan diminta untuk memasukkan kredensial perusahaan dengan dalih untuk mengkonfirmasi status mereka. Kredensial yang dicuri ini kemudian dapat digunakan untuk akses tidak sah ke sistem perusahaan, pencurian data, atau serangan lebih lanjut.

“Ekosistem layanan Google yang luas dieksploitasi oleh penipu. Skema dengan Google Tasks adalah bagian dari tren lebih luas yang diamati sebelumnya dan berlanjut hingga tahun 2026, di mana pelaku kejahatan siber menyalahgunakan platform sah untuk menyebarkan penipuan dan phishing. Notifikasi yang berasal dari domain yang sah secara alami menghindari banyak filter spam dan phishing, sementara aspek rekayasa sosial – membuatnya tampak seperti proses internal perusahaan sehingga berpotensi menurunkan kewaspadaan korban,” komentar Roman Dedenok, Pakar Anti-Spam di Kaspersky.

Baca artikel tentang taktik ini di blog Kaspersky.

Untuk menangkal ancaman ini dan ancaman serupa, Kaspersky merekomendasikan:

  • Waspadai undangan yang tidak diminta dari platform mana pun, bahkan jika tampaknya berasal dari sumber tepercaya.
  • Periksa URL dengan cermat sebelum mengklik.
  • Jangan menghubungi nomor telepon yang tertera dalam email mencurigakan – jika Anda perlu menghubungi dukungan layanan tertentu, sebaiknya cari nomor telepon di halaman web resmi layanan tersebut.
  • Laporkan email mencurigakan ke penyedia platform dan gunakan otentikasi multi-faktor untuk semua akun.
  • Bagi pengguna korporat, Kaspersky Security for Mail Server dengan mekanisme pertahanan berlapis yang didukung oleh algoritma pembelajaran mesin memberikan perlindungan yang kuat terhadap berbagai ancaman berkembang dan menawarkan ketenangan pikiran bagi bisnis dalam menghadapi risiko siber yang terus berubah.
  • Bagi pengguna individu, Kaspersky Premium menawarkan fitur anti-phishing berbasis AI yang dirancang untuk membantu menghindari serangan phishing dan meningkatkan keamanan siber secara keseluruhan.
Rusman

Penulis

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

SebelumnyaUntuk Mencegah Masuk Perangkap Orbit AS atau Cina, Saatnya Indonesia Memprakarsai Non-Aligned Cyber DiplomacySelanjutnyaMembangun SOC Di Asia Pasifik: Antara Biaya, Jangka Waktu, dan Hambatan

Lainnya di Sains & Teknologi

Lihat semua
Chatbot AI Dapat Mempengaruhi Hasil Pemilihan Umum
Budaya

Chatbot AIChatbot AI Dapat Mempengaruhi Hasil Pemilihan Umum

15 Juli 2026 · 6 menit baca

140 Juta Upaya Phishing dan Penipuan di Kuartal Pertama 2026, Kaspersky Merespons Dengan Perlindungan Berbasis AI
Sains & Teknologi

140 Juta Upaya PhishingUpaya Phishing dan Penipuan di Kuartal Pertama 2026, Kaspersky Merespons Dengan Perlindungan Berbasis AI

9 Juli 2026 · 3 menit baca

Malware yang Menyamar Sebagai Layanan AI Terhadap UMKM di Asia Tenggara Meningkat Hampir Tujuh Kali Lipat di Tahun 2026
Sains & Teknologi

Malware yang Menyamar Sebagai Layanan AI Terhadap UMKM di Asia TenggaraAsia Tenggara Meningkat Hampir Tujuh Kali Lipat di Tahun 2026

6 Juli 2026 · 3 menit baca

Terpopuler

  1. 01Antara Pax Silica dan WAICO, Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif
  2. 02Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali Geopolitik?
  3. 03Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
  4. 04Ketika Artificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi
  5. 05Berita Besar

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents