Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi
Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Podcast
    • Galeri
GFIEST. 2007

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Sosial

Makna di Balik Kisah Mitologi Yunani KunoMitologi Yunani Kuno

Rusman

Rusman·14 Agustus 2023·2 menit baca

Bagikan
Makna di Balik Kisah Mitologi Yunani Kuno

Sigmund Freud dan Carl Jung sama-sama meyakini bahwa Mitologi kuno itu hal yang penting karena dalam kisah mitologi itu terdapat berbagai karakter yang merupakan refleksi dari karakter manusia yang berasal dari alam bawah sadar kita,

Misal karakter mitologi yang terkenal adalah karakter kebapakan, ibu, kesatria atau pahlawan, perawan (simbol kesucian) penjahat dan sebagainya

Tapi ada satu karakter yang jarang dibahas yaitu “Trickster” atau karakter penipu, penghasut atau pencuri.

Dewa trickster yang terkenal adalah dewa Loki dan dewa Hermes yang terkenal suka menipu, menghasut dan mencuri.

Dalam mitologi Yunani kuno ada satu dewa Trickster terkenal yaitu dewa Prometheus, karakter khas Prometheus adalah dia sangat pintar, kreatif, pemberontak dan independen.

Karena sifatnya ini, Prometheus bersimpati pada manusia yang menurutnya dihambat kemajuan peradabannya oleh dewa Zeus, maka Prometheus mencuri api dari gunung Olympus dan memberikan kepada manusia agar manusia bisa menggunakan api untuk kemajuan peradabannya.

Karena hal ini, Zeus menghukum Prometheus dengan mengikatnya diatas tebing, dan setiap hari burung elang memakan hati Prometheus, karena Prometheus adalah dewa yang tidak bisa mati maka dimalam hari lukanya sembuh kembali dan hari berikutnya burung elang memakan hatinya dan seterusnya.

Prometheus sebagai dewa Trickster mungkin jika dilihat dari sudut pandang manusia adalah sosok pahlawan yang mengorbankan dirinya untuk kemajuan manusia, tapi disisi lain dia telah bersalah karena mencuri api, yang mungkin bagi dewa Zeus adalah pelanggaran besar yang bisa mengancam keberadaan dewa jika manusia bisa lebih maju nantinya.

Jadi tokoh Trickster ini bukan tokoh suci, bukan juga tokoh jahat, dia berada dalam kategori abu-abu.

Tokoh Odysseus dalam buku Homer juga masuk dalam kategori Trickster karena dia yang mengusulkan membuat kuda Trojan saat perang Trojan, juga dia membuat beberapa tipu muslihat agar bisa kembali ke kota lagi.

Dalam dunia nyata, orang dengan karakter trickster ini saat mudanya jadi pemberontak, tidak mau diatur tapi sangat kreatif, ketika dewasa mereka cocok menjadi diplomat, perantara atau pekerjaan lainnya yang tidak dalam birokrasi yang rumit.

Jadi bagaimana menurut anda, apa pernah bertemu dengan orang dengan karakter trickster ini?

Susan Devy, Pemerhati Sosial-Budaya, Saat Ini Tinggal Mexico, Amerika Latin

Rusman

Penulis

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

SebelumnyaSepintas Soal PallubasaSelanjutnyaSekilas Pada Era Dinasti Tang dan Dinasti Abbasiah

Lainnya di Sosial

Lihat semua
Anak Sekarang Tidak Suka Baca Buku
Sosial

Anak Sekarang Tidak Suka Baca BukuBaca Buku

14 Agustus 2026 · 1 menit baca

Dieng, Obyek Wisata Yang Indah dan Kaya Kearifan Lokal
Sosial

Dieng, Obyek Wisata Yang Indah dan Kaya Kearifan LokalKearifan Lokal

28 Juli 2026 · 5 menit baca

Sejatinya Amerika di Balik Pundi-Pundi Dollar Ajang Piala Dunia Amerika Serikat 2026
Geopolitik

Sejatinya Amerika di Balik Pundi-Pundi Dollar Ajang Piala Dunia Amerika SerikatAmerika Serikat 2026

24 Juli 2026 · 7 menit baca

Terpopuler

  1. 01Antara Pax Silica dan WAICO, Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif
  2. 02Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali Geopolitik?
  3. 03Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
  4. 04Ketika Artificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi
  5. 05Berita Besar

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents