Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi
Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Podcast
    • Galeri
GFIEST. 2007

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Bedah Buku

Neo Kolonialisme AS di Asia: Perspektif IndonesiaPerspektif Indonesia

Yudi Kobo·25 Juli 2026·1 menit baca

Bagikan
Neo Kolonialisme AS di Asia: Perspektif Indonesia

Membaca wajah baru kolonialisme Amerika Serikat di Asia — bukan lewat pendudukan wilayah, melainkan penguasaan ekonomi, politik, dan arah kebijakan.

Jika kolonialisme klasik ditandai bendera yang ditancapkan di tanah jajahan, neo-kolonialisme bekerja jauh lebih halus: melalui kesepakatan dagang, ketergantungan modal, dan penyelarasan kebijakan. Buku ini menempatkan Asia sebagai medan utama tempat pola tersebut berlangsung, dengan Amerika Serikat sebagai aktor yang paling konsisten memainkannya.

Yang membedakan buku ini dari kajian sejenis adalah sudut pandangnya yang tegas: perspektif Indonesia. Para penulis tidak memotret Asia dari kacamata pengamat luar, melainkan dari posisi sebuah negara yang berada tepat di persilangan kepentingan kekuatan besar — dan karena itu paling merasakan konsekuensinya.

Pembahasannya menautkan dimensi ekonomi, politik, dan keamanan sebagai satu kesatuan. Penguasaan sumber daya, arsitektur perjanjian regional, hingga pembentukan opini publik dibaca sebagai instrumen yang saling menopang, bukan peristiwa yang berdiri sendiri.

Ditulis keroyokan oleh sejumlah pengkaji — antara lain Hendrajit, Rahadi Teguh Wiratama, Abriyanto Satrio, Arismunandar, dan Agung Marsudi D. Susanto — buku ini hadir sebagai bunga rampai, bukan risalah tunggal. Keragaman latar penulisnya membuat satu tema besar dibedah dari beberapa sudut sekaligus.

Terbit pada 2024 lewat Indonesia Consulting Group, buku ini melengkapi jalur pemikiran yang telah dirintis Global Future Institute mengenai perang asimetris dan penjajahan gaya baru. Ia menawarkan kerangka bagi pembaca yang ingin memahami mengapa kemerdekaan politik tidak otomatis berarti kemerdekaan dalam menentukan arah kebijakan.

Penulis

Yudi Kobo

Redaksi

Redaktur The Global Review.

SebelumnyaMembaca Arah Nasionalisme Ekonomi Indonesia dari Buku Eve WarburtonSelanjutnyaBedah Buku “Politik Kesetaraan” Karya Heiner Bielefeldt

Lainnya di Bedah Buku

Lihat semua
Ketika Artificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi
Bedah Buku

Ketika Artificial IntelligenceArtificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi

16 Agustus 2026 · 12 menit baca

Membaca “Defensive Nationalism” dalam Konteks Indonesia
Bedah Buku

Membaca “Defensive NationalismDefensive Nationalism” dalam Konteks Indonesia

12 Agustus 2026 · 8 menit baca

Mengapa Presiden Indonesia Terlihat Sangat Kuat, tetapi Selalu Harus Berkompromi?
Bedah Buku

Mengapa Presiden IndonesiaPresiden Indonesia Terlihat Sangat Kuat, tetapi Selalu Harus Berkompromi?

7 Agustus 2026 · 5 menit baca

Terpopuler

  1. 01Antara Pax Silica dan WAICO, Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif
  2. 02Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali Geopolitik?
  3. 03Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
  4. 04Ketika Artificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi
  5. 05Berita Besar

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents