Satgas Indobatt Bantu Warga Lokal di Darfur Barat

Bagikan artikel ini

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt (Indonesian Battalion) dibawah pimpinan Letkol Inf M. Herry Subagyo selaku Komandan Satgas (Dansatgas), selain bertugas sebagai pasukan perdamaian yang membawa nama baik bangsa dan negara, juga melaksanakan kegiatan Cimic (Civil Military Coordination) dalam bentuk kegiatan sosial di El Geneina, Darfur Barat, Afrika, Kamis (21/5/2015).

 

Kegiatan Cimic Satgas Indobatt yang dilaksanakan secara rutin diselenggarakan dalam bentuk kegiatan sosial guna memberikan bantuan kepada warga lokal di wilayah konflik, dan juga agar masyarakat dapat menerima keberadaan dari Pasukan Indobatt.

Kali ini, wilayah yang menjadi fokus pelaksanaan kegiatan Cimic Satgas Indobatt adalah wilayah Addar dan Habilla Kanari, dimana kedua tempat tersebut masih dalam wilayah tanggung jawab operasi pasukan perdamaian Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid, di Darfur Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas Indobatt Letkol Inf M. Herry Subagyo memberikan bantuan Al-Quran dan perlengkapan Ibadah kepada warga lokal yang memang mayoritas beragama muslim, dimana bantuan tersebut diberikan langsung kepada para tokoh agama (Syeikh) dan tokoh masyarakat setempat.

Dansatgas Indobatt Letkol Inf M. Herry Subagyo mengatakan bahwa, kehadiran Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda dari Indonesia di misi United Nations Mission In Darfur harus dapat memberikan warna dan dampak positif pada pelaksanaan misi tersebut.

“Kita harus dapat menjalankan tugas sebagai Peacekeeper sebaik mungkin, karena kita bukan saja membawa nama pribadi, tetapi nama baik bangsa dan negara ada di pundak kita,” ujar Letkol Inf M. Herry Subagyo.

Satgas Indobatt Konga XXXV-A/UNAMID, merupakan satgas pertama TNI untuk misi PBB di Darfur Afrika, dan rencananya akan bertugas selama 1 tahun hingga 2016 mendatang sejak diberangkatkan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko pada Februari lalu.

Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-A/Unamid berjumlah 800 personel, yang terdiri 650 personel TNI AD, 100 personel TNI AL dan 50 personel TNI AU. Dalam pelaksanaan tugasnya, Pasukan Indonesia ditempatkan di dua UN Camp, yaitu Markas Batalyon beserta Kompi Bantuan dan 3 Kompi Senapan yang berada di Supercamp Secwest Unamid di El Geneina dan 1 Kompi Senapan Berdiri Sendiri berada di Masteri Camp dengan jarak lebih kurang 70 km dari Supercamp El Geneina. (TGR/PTNI)

Facebook Comments
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com