Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi
Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Podcast
    • Galeri
GFIEST. 2007

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Analisis

Tanpa Implemasi Geopolitik Di Setiap Kebijakan Publik, Indonesia Rawan Menjadi Bagian Strategi PertahananStrategi Pertahanan Asing

Rusman

Rusman·20 September 2023·2 menit baca

Bagikan
Tanpa Implemasi Geopolitik Di Setiap Kebijakan Publik, Indonesia Rawan Menjadi Bagian Strategi Pertahanan Asing
Menyikapi Rumor Revolusi Warna di 2024
Secara geostrategi, apakah Paman Sam akan diam saja melihat China cq Xinyi Glass hendak meluaskan ruang hidup (via investasi)-nya di Pulau Rempang? Sedang Rempang sangat dekat dengan Selat Malaka, perairan tersibuk kedua di dunia setelah Selat Hormuz, Iran.
Urgensi Pulau Rempang bagi China, nantinya — disamping mengawasi 80-an % ekspor – impornya yang lewat Selat Malaka, terutama pengamanan jalur ‘Energy Security’ cq strategi String of Pearls dimana strategi dimaksud telah membidani One Belt One Road (OBOR) atau kini diubah jadi Belt and Road Initiative. Dan juga, keberadaan Armada Ke-7 Amerika Serikat (AS) yang bercokol di Selat Malaka dapat direduksi apabila Pulau Rempang dalam kendali China.
Dengan kata lain, jika kondisi geopolitik di Laut China Selatan (LCS) membara lagi bergolak kencang, Rempang pun dapat diubah oleh China menjadi pangkalan militer, memperkuat military base yang sudah ada di Kepulauan Spartly dan Paracel. Paling utama ialah mengantisipasi blokade Armada Ke-7 atas jalur Energy Security-nya di Selat Malaka. Barangkali, itulah pokok-pokok pikiran geostrategi China yang bisa diendus.
Nah, bagaimana dengan Indonesia?
Geostrategi mengisyaratkan, bahwa kebijakan terkait investasi, misalnya, jika tanpa dibarengi pemahaman serta implementasi geopolitik secara mendalam oleh para elit politik dan pengambil kebijakan, kelak Indonesia tak hanya menjadi medan tempur (proxy war) para adidaya, tetapi juga buffer zone. Sekadar zona penyangga belaka. Yang lebih memprìhatinkan lagi, Indonesia nantinya justru menjadi wilayah strategi pertahanan bagi kekuatan-kekuatan asing dalam koridor konflik geopolitik global.
Hal lain, bocoran akan ada Color Revolution (Revolusi Warna) di Indonesia pada 2024 —pas Pemilu— boleh jadi hanya hoaks, namun bisa jadi merupakan prakondisi yang dilempar CIA via NED mengulang sukses isu ‘Dokumen Gilchrist’ dulu di Era Orde Lama, sehingga isu Dewan Jenderal tersebut memancing kaum komunis melakukan gerakan (mendahului) yang dikenal dengan istilah G 30 S/PKI.
Ya. Seandainya rumor Revolusi Warna sekedar prakondisi seperti isu Gilchrist, siapa kelak yang memancing, dan terpancing?
Di Bumi Pertiwi ini, masih banyak tamu tak diundang di antara rerumpun kembang sore dan bunga-bunga sedap malam.
M Arief Pranoto, Pengkaji Geopolitik Global Future Institute (GFI)
Rusman

Penulis

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

SebelumnyaWaspadai Calon Presiden Yang Pro Amerika dan Mengabaikan Skema Politik Luar Negeri RI Bebas-AktifSelanjutnyaAbsentee of Lord Di Pulau Rempang – Batam

Lainnya di Analisis

Lihat semua
Antara Pax Silica dan WAICO, Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif
Analisis

Antara Pax Silica dan WAICO, Politik Luar NegeriPolitik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif

23 Agustus 2026 · 5 menit baca

Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali Geopolitik?
Analisis

Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali GeopolitikGeopolitik?

18 Agustus 2026 · 10 menit baca

Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
Analisis

Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCWOPCW di Tengah Rivalitas Global

18 Agustus 2026 · 3 menit baca

Terpopuler

  1. 01Antara Pax Silica dan WAICO, Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif
  2. 02Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali Geopolitik?
  3. 03Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
  4. 04Ketika Artificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi
  5. 05Berita Besar

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents