Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi
Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Podcast
    • Galeri
GFIEST. 2007

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Politik-Keamanan

Waspadai Pembusukan Dari Lingkar Dalam GerindraLingkar Dalam Gerindra

Rusman

Rusman·8 Maret 2025·2 menit baca

Bagikan
Waspadai Pembusukan Dari Lingkar Dalam Gerindra
Menarik sekali hasil Kongres Luar Biasa Gerindra tahun 2025 di Jakarta. Cukup menggelitik lagi sarat makna. Ya. Selain terjadi perubahan mendadak dari semula Rapimnas menjadi Kongres Luar Biasa (KLB) Gerindra ke-7 di Hambalang, Jabar (13/02/25), juga dalam KLB tersebut melahirkan 5 (lima) keputusan, dimana dua keputusan di antaranya cukup menggelitik, yakni:
1. Memilih kembali Prabowo Subianto (PS) sebagai Ketua Umum Gerindra sekaligus menetapkan PS sebagai Dewan Pembina pada 2025-2030;
2. Meminta PS menjadi calon presiden dari Gerindra pada pemilihan presiden 2029.
Dimana sarat maknanya?
Perubahan mendadak dari Rapimnas menjadi KLB menimbulkan pertanyaan publik, apa yang sesungguhnya terjadi dalam KLB tersebut?
Secara kronologis, bahwa kerja Presiden RI ke-8 baru selesai Program 100 hari, sedang keberhasilannya masih debatable, namun wacana untuk periode kedua kepemimpinan (2029-2034) digelorakan. Orang Jawa bilang, “Nggege mongso”. Mendahului kehendak. Nasehat kekuasaan berkata, seyogianya tuntaskan dulu janji kampanye dan program-program strategis hingga mendekat di 2029-an. Rakyat selaku stakeholders akan menilai. Apakah berhasil, setengah berhasil, atau gagal? Begitulah lazimnya. Selanjutnya, PS baru mendeklarasikan diri untuk periode kedua (2029-2034).
Politik praktis bukankah yang tersurat melainkan apa yang tersirat, kata Pepe Escobar, wartawan senior AsiaTimes (2006). Dan di dunia intelijen pun berkembang semacam dogma tua, yaitu; 1) apa yang terlihat bukanlah seperti itu; 2) apa yang tak terlihat bukan berarti tidak ada.
Nah, jika melihat dinamika KLB Gerindra ke-7 di Hambalang kemarin, seyogianya PS harus mengambil sikap dan waspada atas isu-isu yang melingkarinya, misal:
1. PS jangan terlalu percaya dengan dukungan-dukungan politik untuk pencalonan dirinya pada 2029 nanti. Mengapa? Gak ilok. Selain masih jauh, juga kerja dan program belum usai;
2. Prabowo harus hati-hati dengan inner circle di sekelilingnya. Jangan-jangan itu hanya trik menjerumuskan Prabowo, kenapa? Sebab, dinamika politik 2024 – 2029 nantinya justru berkutat pada copras-capres 2029-2034 yang akan menimbulkan kegaduhan, sedang program ketahanan pangan dan energi harus dirasakan oleh rakyat;
3. Seyogianya, PS bekerja dahulu hingga di ujung periode pertamanya, baru kemudian ia mendeklarasikan diri untuk periode berikut.
Demikianlah adanya, demikian sebaiknya.
M Arief Pranoto, Pengkaji Geopolitik Global Future Institute (GFI)
Rusman

Penulis

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

SebelumnyaPengerahan Sistem Rudal Typhon AS di Asia Pasifik, Dapat Memicu Perang Dingin Gaya BaruSelanjutnyaBalada Orang-Orang Yang Lengah

Lainnya di Politik-Keamanan

Lihat semua
Pilpres 2029: Perebutan Senyap Dua Mesin Suara Paling Strategis
Analisis

Pilpres 2029Pilpres 2029: Perebutan Senyap Dua Mesin Suara Paling Strategis

9 Juni 2026 · 3 menit baca

Untuk Mencegah Masuk Perangkap Orbit AS atau Cina, Saatnya Indonesia Memprakarsai Non-Aligned Cyber Diplomacy
Analisis

Untuk Mencegah Masuk Perangkap Orbit AS atau Cina, Saatnya Indonesia Memprakarsai Non-Aligned Cyber DiplomacyNon-Aligned Cyber Diplomacy

1 Mei 2026 · 9 menit baca

Kebijakan Industrialisasi Hilir Indonesia: Kontra Skema Mengakhiri Skema Neokolonialisme AS di Indonesia
Analisis

Kebijakan Industrialisasi Hilir Indonesia: Kontra Skema Mengakhiri Skema NeokolonialismeSkema Neokolonialisme AS di Indonesia

29 April 2026 · 12 menit baca

Terpopuler

  1. 01Antara Pax Silica dan WAICO, Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif
  2. 02Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali Geopolitik?
  3. 03Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
  4. 04Ketika Artificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi
  5. 05Berita Besar

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents