PMPP TNI Latih 20 Diplomat Uni Eropa

Bagikan artikel ini

Komandan Pusat PMPP Brigadir Jenderal Achmad Marzuki menjelaskan Program HEAT adalah kerja sama yang bersejarah antara PMPP dengan UE. “Program HEAT ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan antara Indonesia dan Uni Eropa,” jelasnya.

“Program HEAT ini merupakan pilot project dan dapat menjadi role model bagi kerja sama serupa di masa depan. Saya berharap melalui program HEAT ini kita dapat membuka peluang lebih besar dalam meningkatkan kerja sama PMPP TNI dengan Uni Eropa di masa-masa mendatang,” tambahnya.

Vincent Guerend, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam mengatakan, program terserbut merupakan kerja sama konkrit antara UE dengan Indonesia, khususnya dengan PMPP TNI.

Uni Eropa, ungkapnya, ingin belajar dari Indonesia yang selalu berupaya hadir untuk misi memelihara perdamaian di dunia di bawah PBB. “Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada PMPP TNI dan seluruh pihak yang terlibat. Saya juga berharap agar program ini dapat dilakukan secara reguler,” kata Vincent Guerend.

Sementara itu, Direktur Kerja Sama Intrakawasan dan Antarkawasan Amerika dan Eropa Kemlu Dewi Gustina Tobing menjelaskan bahwa program HEAT merupakan bukti baiknya hubungan bilateral Indonesia dan UE.

Hubungan keduanya semakin meningkat dengan kunjungan Presiden RI ke Uni Eropa di Brussel, April 2016. Kerja sama Program HEAT juga menjadi bagian dari implementasi perjanjian bilateral Partnership Cooperation Agreement antara Indonesia dan Uni Eropa.

“Melalui program ini, Indonesia telah sharing kapasitas dan knowledge kepada Uni Eropa dengan memberikan pelatihan kepada para diplomat UE yang menunjukkan kemampuan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Indonesia,” kata Dewi Gustina Tobing.

Para diplomat UE yang ikut dalam pelatihan ini memuji fasilitas dan kemampuan profesionalisme personil PMPP TNI. Selain itu, peserta juga menunjukkan kesan yang sangat positif terhadap muatan program praktek di lapangan, antara lain, penanganan terorisme, negosiasi pembebasan tawanan, dan berkendara di alam tropis yang sulit. (TGR07/KLRI)

Facebook Comments
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com