Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi
Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Podcast
    • Galeri
GFIEST. 2007

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Internasional

FPNFPN: Indonesia Harus Waspada dengan Jebakan Kolonialisme-Imperialisme

Rusman

Rusman·31 Mei 2025·1 menit baca

Bagikan
FPN: Indonesia Harus Waspada dengan Jebakan Kolonialisme-Imperialisme

Menyikapi polemik pernyataan Presiden terkait Israel dan Palestina di hadapan Presiden Macron dan delegasi Prancis, Sekretaris Jenderal Free Palestine Network (FPN), Furqan AMC, mengingatkan agar kita waspada dengan jebakan Kolonialisme-Imperialisme.

“Perlu ditegaskan bahwa Indonesia dan Presiden Prabowo selama ini telah menunjukkan konsistensi dalam mendukung kemerdekaan Palestina, terlihat dari pidato-pidato yang secara tegas menentang imperialisme dan apartheid. Namun, di tengah lanskap diplomasi yang kompleks, ketidaktepatan dalam pemilihan bahasa dapat menjadi celah yang dapat dimanfaatkan oleh imperialisme,” tegas Furqan.

Oleh karena itu menurut Furqan, konsistensi ini perlu dijaga dan diwaspadai dengan penuh kehati-hatian dalam berdiplomasi. Komitmen terhadap Palestina tidak boleh dirusak oleh pendekatan normatif yang ambigu, apalagi jika dapat dimanfaatkan untuk menciptakan kesan keliru tentang perubahan arah politik luar negeri Indonesia.

“Indonesia harus tetap teguh, menolak segala bentuk normalisasi dengan Israel sampai semua hak rakyat Palestina sepenuhnya ditegakkan—bukan hanya dijanjikan. Sikap ini sejalan dengan konstitusi Indonesia dan sejarah panjang perjuangan anti-kolonialnya,” tegas Furqan lebih lanjut.

“Saat ini, Palestina sesungguhnya adalah front terdepan anti-kolonialisme/ imperialisme, sedangkan Israel adalah benteng terakhir dari kolonialsme/imperialisme, jelas Furqan.

Israel terus memblokade dan menghancurkan Gaza. Bahkan para elite Israel, termasuk PM Netanyahu, secara terbuka menyatakan ingin mengosongkan Gaza dan meminta negara-negara lain untuk menampung warga Gaza. Di saat yang sama, Israel juga melanjutkan proyek pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat.

Semua tindakan Israel ini menunjukkan bahwa Israel sedang menuju dibentuknya “Israel Raya”, sama sekali tidak berniat mewujudkan ide “dua negara yang hidup berdampingan.”

“Israel harus dimintai pertanggungjawaban melalui pengadilan di Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas kejahatan genosidanya terhadap rakyat Palestina,” pungkas Furqan.

*
Furqan AMC
Sekjen FPN
0811-200-7788

Rusman

Penulis

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

SebelumnyaTerpilihnya Indonesia Sebagai Auditor Eksternal, Momentum Mendorong OPCW Lebih Independen, Netral dan ObyektifSelanjutnyaMembaca Kejelasan Kebijakan Luar Negeri Donald Trump di Kawasan Arktik

Lainnya di Internasional

Lihat semua
Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
Analisis

Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCWOPCW di Tengah Rivalitas Global

18 Agustus 2026 · 3 menit baca

USAID Organ Terselubung Washington Untuk Mengendalikan Dunia
Analisis

USAIDUSAID Organ Terselubung Washington Untuk Mengendalikan Dunia

10 Agustus 2026 · 6 menit baca

FPN: Indonesia Harus Hentikan Seluruh Hubungan dengan Israel
Internasional

FPNFPN: Indonesia Harus Hentikan Seluruh Hubungan dengan Israel

8 Agustus 2026 · 4 menit baca

Terpopuler

  1. 01Antara Pax Silica dan WAICO, Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif
  2. 02Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali Geopolitik?
  3. 03Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
  4. 04Ketika Artificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi
  5. 05Berita Besar

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents