Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi
Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Podcast
    • Galeri
GFIEST. 2007

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Bedah Buku

Japanese MilitarismJapanese Militarism & Its War Crimes in Asia Pacific Region

Yudi Kobo·25 Juli 2026·1 menit baca

Bagikan
Japanese Militarism & Its War Crimes in Asia Pacific Region

Kajian militerisme Jepang dan kejahatan perangnya di Asia Pasifik, hingga sinyal kebangkitan kembali kekuatan militernya hari ini.

Buku berbahasa Inggris yang disunting Hendrajit ini bermula dari sebuah paradoks pascaperang. Setelah Perang Dunia II, Jepang dipaksa melucuti seluruh kekuatan bersenjatanya, termasuk kepemilikan persenjataan strategis. Dalam skema itu, Amerika Serikat justru menjadi aktor kunci: ia menerima penyerahan Jepang sebagai kekuatan militer fasis, lalu mengubahnya menjadi raksasa ekonomi di Asia Pasifik.

Persoalannya, konstelasi global bergeser. Ketika Washington mulai memandang Cina sebagai adidaya baru sekaligus ancaman utama di kawasan, posisi Jepang sebagai sekutu tradisional ikut dihitung ulang. Para penyunting menangkap kemungkinan yang tidak nyaman: upaya memperkuat kembali kekuatan militer Jepang boleh jadi memperoleh dukungan diam-diam dari para pengambil keputusan keamanan nasional AS.

Sinyal itu, menurut buku ini, tampak pada pembentukan panel ahli oleh pemerintah Jepang untuk merevisi kebijakan pertahanan yang selama ini bersifat defensif semata. Perubahan tersebut dibaca sebagai tanda proses pengambilan keputusan yang dapat mengaktifkan kembali angkatan bersenjata Jepang — dari karakter pasif menjadi kekuatan militer yang agresif, bahkan lebih ekspansif dari masa lalu.

Bagian penutupnya membawa persoalan itu pulang ke Indonesia. Berkaitan dengan kejahatan perang Jepang sepanjang 1942–1945, buku ini menyerukan agar seluruh elemen strategis bangsa bersama-sama menuntut pertanggungjawaban moral maupun material atas kerusakan besar yang ditimbulkan — pada ekonomi, sumber daya alam, politik, martabat manusia, sosial, hingga kebudayaan.

Penulis

Yudi Kobo

Redaksi

Redaktur The Global Review.

SebelumnyaMembaca Arah Nasionalisme Ekonomi Indonesia dari Buku Eve WarburtonSelanjutnyaBedah Buku “Politik Kesetaraan” Karya Heiner Bielefeldt

Lainnya di Bedah Buku

Lihat semua
Ketika Artificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi
Bedah Buku

Ketika Artificial IntelligenceArtificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi

16 Agustus 2026 · 12 menit baca

Membaca “Defensive Nationalism” dalam Konteks Indonesia
Bedah Buku

Membaca “Defensive NationalismDefensive Nationalism” dalam Konteks Indonesia

12 Agustus 2026 · 8 menit baca

Mengapa Presiden Indonesia Terlihat Sangat Kuat, tetapi Selalu Harus Berkompromi?
Bedah Buku

Mengapa Presiden IndonesiaPresiden Indonesia Terlihat Sangat Kuat, tetapi Selalu Harus Berkompromi?

7 Agustus 2026 · 5 menit baca

Terpopuler

  1. 01Antara Pax Silica dan WAICO, Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif
  2. 02Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali Geopolitik?
  3. 03Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
  4. 04Ketika Artificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi
  5. 05Berita Besar

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents