Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi
Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Podcast
    • Galeri
GFIEST. 2007

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Bedah Buku

Patut Jadi Rujukan Seluruh Pemangku KepentinganPemangku Kepentingan Bangsa

Rusman

Rusman·9 Mei 2025·1 menit baca

Bagikan
Patut Jadi Rujukan Seluruh Pemangku Kepentingan Bangsa

Kartunis Sudi Purwono Mengulas Buku Neokolonialisme AS Di Asia, Perspkektif Indonesia, Karya Hendrajit Dkk. Penerbit, Indonesia Consulting Group (ICG).

Dapat kenang-kenangan yang mencerahkan dari bapak Hendrajit, Direktur Eksekutif Global Future Institute (GFI).

Buku setebal 400 halaman ini enak dibaca dengan gaya bahasa jurnalistik yang gampang dicerna namun sarat informasi dan rujukan ini menunjukkan bahwa Penulisnya sangat berpengalaman dan ahli.

Bahkan, masyarakat yang awam politik, apalagi politik luar negeri, akan dengan mudah memahami pokok permasalahan yang sedang dibahas, misalnya kasus perang AS-Irak yang berakhir dengan runtuhnya kekuasaan Saddam Hussein (Persenyawaan Gelap Para Elite Gedung Putih Dengan Korporasi Multinasional AS – Hendrajit).

Perang Irak – AS yang berlangsung 8 tahun (2003-2011) itu ternyata menyimpan banyak skandal politik tingkat tinggi yang melibatkan politisi Gedung Putih dan korporasi multinasional AS.

Banyak lagi kupasan-kupasan isu-isu penting lainnya yang diulas secara ringkas, runtut tetapi tetap menarik dan asyik untuk dinikmati tanpa melupakan informasi penting yang disajikan.

Sebagai kartunis/karikaturis yang berkecimpung di bidang opini (politik, ekonomi dan sosial) buku “NEO KOLONIALISME AS DI ASIA (Perspektif Indonesia)” Diterbitkan oleh Indonesia Consulting Group ini sangat membantu memahami centang perenang politik Amerika Serikat dengan sepak terjangnya di Asia Tenggara yang dampaknya tentu saja mempengaruhi suhu politik, ekonomi dan sosial di Indonesia.

Kumpulan artikel tulisan kolaboratif para pakar/penulis seperti: Hendrajit, Rahadi Teguh Wiratama, M Abriyanto, Satrio Arismunandar, Agung Marsudi D. Susanto dan Dina Y Sulaeman ini kiranya patut dijadikan rujukan dan catatan penting bagi pemangku kekuasaan, politisi, pemerhati bidang sosial, politik dan ekonomi, juga mahasiswa.

Terimakasih mas Hendrajit atas bukunya yang hebat ini. Selamat menjalankan tugas.

Salam!
Non-O S Purwono, Kartunis, Tinggal di Jakarta

Rusman

Penulis

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

SebelumnyaMengulas Buku Antologi Puisi Filsafat ImajinasiSelanjutnyaGerakan Buruh Pasca Pemberontakan yang Gagal

Lainnya di Bedah Buku

Lihat semua
Ketika Artificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi
Bedah Buku

Ketika Artificial IntelligenceArtificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi

16 Agustus 2026 · 12 menit baca

Membaca “Defensive Nationalism” dalam Konteks Indonesia
Bedah Buku

Membaca “Defensive NationalismDefensive Nationalism” dalam Konteks Indonesia

12 Agustus 2026 · 8 menit baca

Mengapa Presiden Indonesia Terlihat Sangat Kuat, tetapi Selalu Harus Berkompromi?
Bedah Buku

Mengapa Presiden IndonesiaPresiden Indonesia Terlihat Sangat Kuat, tetapi Selalu Harus Berkompromi?

7 Agustus 2026 · 5 menit baca

Terpopuler

  1. 01Antara Pax Silica dan WAICO, Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif
  2. 02Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali Geopolitik?
  3. 03Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
  4. 04Ketika Artificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi
  5. 05Berita Besar

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents