Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi
Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Podcast
    • Galeri
GFIEST. 2007

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Internasional

Ribuan Massa Free Palestine NetworkFree Palestine Network Tumpah Ruah di Majene Sulbar

Rusman

Rusman·29 Juni 2025·2 menit baca

Bagikan
Ribuan Massa Free Palestine Network Tumpah Ruah di Majene Sulbar

Matahari baru mulai menampakkan diri ketika ribuan massa Free Palestine Network (FPN) memenuhi jalan-jalan di Kota Majene, Sulawesi Barat, Sabtu pagi (28/6/2025).

Tampak siswa beberapa sekolah menengah, mahasiswa berbagai kampus, remaja masjid dari berbagai wilayah, majelis taklim, ormas, perwakilan 15 kelurahan dari 2 kecamatan, serta masyarakat umum lainnya ambil bagian dalam Pawai dan Festival Tahun Baru Islam 1447 H dengan Tema “Free Palestine” yang diselenggarakan FPN.

“Pawai dilepas secara resmi oleh Ibu Wakil Bupati Majene di stadion Prasamya Majene dan finish di Gedung Assamaleuwang, taman kota Majene,” ungkap Andi Arifah, Koordinator Pokja FPN Majene yang sekaligus bertindak sebagai ketua pelaksana kegiatan.

“Adapun anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) kita kenalkan dengan spirit Palestina melalui Lomba Mewarnai di gedung Assamaleuwang” tambah Arifah.

Acara Pawai Muharram Bela Palestina ini juga dimeriahkan dengan pentas seni. Selain musik, juga ada pembacaan puisi dan menolog dari Ketua KPU Provinsi Sulbar. Tak ketinggalan 24 UMKM lokal Majene ikut serta meramaikan bazar di pelataran gedung.

Sementara itu Dr. Usri, M.Pd., salah seorang motor penggerak FPN di Majene menyebut kegiatan ini adalah upaya mengimplementasikan teori gerakan perubahan yang telah dipelajari dalam Workshop FPN.

“Di FPN kami diajarkan untuk memahami persoalan Palestina secara ilmiah dan bergerak secara terpimpin, terorganisir, berlipat ganda. Kegiatan hari ini adalah upaya praxis dari kami, menyatukan teori dan praktek dalam gerakan perubahan,” terang Uci, sapaan akrab dosen STAIN Majene ini.

Sementara itu dihubungi terpisah, Sekjen FPN, Furqan AMC, mengaku sangat optimis dengan aksi yang dipelopori kader-kader FPN Majene.

“Aksi kader-kader FPN Majene adalah bagian dari gerakan solidaritas semesta yang mendukung kemerdekaan Palestina. Sekaligus sebagai mata rantai perlawanan terhadap kolonialisme/imperialisme,” jelas Furqan.

“Sedari awal Bapak Pendiri Israel Theodor Herzl menyebut dalam kongres zionisme pertama, bahwa pendirian negara Israel adalah dalam rangka menopang kolonialisme dan imperialisme di Asia Barat (Timur Tengah),” ungkap Furqan.

“Karena itu sesungguhnya Israel adalah benteng terakhir kolonialisme/imperialisme dan Palestina adalah front terdepan anti-kolonialisme/imperialisme,” tegas Furqan.

Menurut Furqan, sebenarnya kolonialisme secara legal sudah tumbang pada saat konferensi Asia Afrika 1955 mengadopsi Dasasila Bandung. Namun ketika pohon angkara murka itu ditebang, uratnya saat ini masih tersisa di bumi Palestina.

“Palestina adalah satu-satunya bangsa yang hadir pada konferensi Asia Afrika 1955 yang sampai sampai sekarang belum merdeka. Karena itu mendukung kemerdekaan Palestina adalah tugas sejarah yang harus kita tunaikan. Kemerdekaan Palestina adalah hutang sejara kita semua,” pungkas Furqan.

Selain di Majene, FPN juga melakukan aksi di berbagai kab/kota di seluruh Indonesia. Di antaranya, di Bandung, Bogor, Surabaya, Pekanbaru, Palembang, Kendari, Tarakan, Medan dan Jakarta.

Di Jakarta, 20 Juni lalu, ratusan massa FPN menggeruduk Kedubes Amerika Serikat menuntut dihentikannya genosida di Palestina dan Memaksa Amerika Serikat untuk berhenti mempersenjatai Israel. Amerika Serikat adalah penyumbang 80% senjata yang digunakan Israel menggenosida rakyat Palestina.

Rusman

Penulis

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

SebelumnyaDilema Zionis: Menjaga Rahasia Atau Melancarkan Serangan Prematur?SelanjutnyaAksi FPN di Ibu Kota Asia Afrika Bandung: “Stop Genocide, Stop Arming Israel!”

Lainnya di Internasional

Lihat semua
Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
Analisis

Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCWOPCW di Tengah Rivalitas Global

18 Agustus 2026 · 3 menit baca

USAID Organ Terselubung Washington Untuk Mengendalikan Dunia
Analisis

USAIDUSAID Organ Terselubung Washington Untuk Mengendalikan Dunia

10 Agustus 2026 · 6 menit baca

FPN: Indonesia Harus Hentikan Seluruh Hubungan dengan Israel
Internasional

FPNFPN: Indonesia Harus Hentikan Seluruh Hubungan dengan Israel

8 Agustus 2026 · 4 menit baca

Terpopuler

  1. 01Antara Pax Silica dan WAICO, Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif
  2. 02Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali Geopolitik?
  3. 03Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
  4. 04Ketika Artificial Intelligence (AI) Memasuki Ruang Redaksi
  5. 05Berita Besar

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents