Temuan Gavin Menzies: Menginspirasi Cina Hidupkan Kembali Kejayaan Maritimnya lewat Skema OBOR?

Bagikan artikel ini

Bangsa Cina dalam gerakannya menuju Samudra Hindia lebih suka meraih tujuannya melalui perdagangan, pengaruh dan penyuapan daripada konflik terbuka dan kolonisasi langsung.

Inilah sekelumit kisah yang terungkap tentang Cina di era Kaisar Zhu Di dan Laksamana Cheng Ho.

Di Asia Tenggara. Malaka, cikal bakal Malaysia, Jawa, Sumatra, Siam atau Thailand, tunduk pada kaisar Zhu Di dari dinasti Ming. Sehinnga dianugrahi gelar, hadiah dan hak berdagang.

Di era kekaisaran Zhu Di ini pula Cina pada 1421 berhasil menemukan dunia baru yaitu benua yang kelak 68 tahun kemudian Colombus menemukan benua yang diberi nama Amerika yang semula disangkanya India.

Temuan Gavin Menzies dalam bukunya yang berjudul 1421 menggambarkan peran strategis Laksamana Cheng Ho dalam mengembangluaskan kekuatan maritim Cina sebagai poros maritim dunia. Jepang. Korea. Dan Manchuria tunduk ke dalam sistem upeti Cina.

Meskipun sasaran pokok Cina adalah menarik semua negara di Asia Tenggara dan Asia Timur ke dalam orbit pengaruhnya. Cina di bawah kekaisaran Zhu Di mempelajari sejarah, letak geografis, adat kebiasaan dan budaya negara negara itu.

Upaya Cina menguasai dunia bertumpu pada Laksamana Cheng Ho sebagai Panglima Armada Kelima. Melalui armada lautnya Cheng Ho bertugas mempromosikan perdagangan Cina dan pengaruhnya ke seluruh Asia, Afrika, dan Timur Tengah.

Di era Presiden Xi Jinping Cina agaknya bermaksud menghidupkan kembali kejayaan maritim Cina di era dinasti ming pimpinan kaisar Zhu Di. Melalui skema OBOR.

Sebab begitu kaisar Zhu Di lengser. Kebijakan maritim Zhu Di dan Cheng Ho dihentikan oleh kaisar penerusnya dengan alasan menguras anggaran negara. Laksamana Cheng Ho sendiri tersingkir dari pentas politik seiring terjadinya pergeseran kekuasaan dari klan para kasim istana ke kubu Mandarin yaitu kaum terdidik/teknokrat menguasai birokrasi pemerintahan Cina.

Alhasil semua arsip dan dokumen sejarah terkait superioritas bahari Cina era abad 13 hilang lenyap. Sehingga jejak Cina melintasi Lautan Atlantik menuju benua Amerika, 68 tahun sebelum Colombus, luput dari pengamatan para sejarawan yang mempelajari Cina.

Untunglah Gavin Menzies yang pensiunan kapten angkatan laut Inggris namun punya gairah besar terhadap sejarah. Berhasil menemukan kembali fakta fakta sejarah kejayaan maritim Cina pada era kekaisaran Zhu Di pada abad ke13. Melalui kedua bukunya yang monumental. 1421 dan 1434.

Hendrajit, Pengkaji Geopolitik, Global Future Institute. 

Facebook Comments
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com